Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN INTERNET OF THINGS (IOT) PADA SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH YANG BERKELANJUTAN Enda Apriani; M. Sigit Cahyono; M.Noviansyah Aridito; Hb. Sukarjo; Sapriani Gustina; Jemadi Jemadi; Feri Febria Laksana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3875

Abstract

Sampah merupakan salah satu sumber masalah yang dihadapi oleh manusia apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA adalah melalui penerapan sistem Supply Chain Management (SCM) dan Internet of Things (IoT) mulai dari sumber timbulan sampah sampai di lokasi pengolahan di Tempat Penampungan Sampah (TPS), seperti yang ada di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Agung Rejeki, Jetis, Bantul. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menerapkan sistem SCM dan IoT dalam pengelolaan sampah yang produktif dan ramah lingkungan di KSM Agung Rejeki. Tahap kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi, dilanjutkan dengan pembuatan SCM dan IoT, sosialisasi dan serah terima, pelatihan, pendampingan, dan monitoring evaluasi serta pelaporan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya sistem SCM dan IoT yang diterapkan dengan baik di KSM Agung Rejeki, sehingga bisa membantu meningkatakan efisiensi proses pemilahan di KSM Agung Rejeki. Kata Kunci: supply chain management, internet of things, pengolahan sampah, kelompok swadaya masyarakat
Analisis Kualitas Briket Biomassa dari Limbah Sekam Padi dan Daun Kering sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan Apriani, Enda; Andika, Markus Nanda
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2025): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v9i1.1635

Abstract

Rice husk waste and dry leaves can be found all around us. If not managed properly, it can pollute the environment. For this reason, this waste can be used to make products with economic value, for example briquettes are an alternative energy source. The trial design for making briquettes in this study used a comparison ratio (75: 25). Mixing rice husk charcoal and ground dry leaves with a ratio of 75% rice husk charcoal and 25% dry leaf charcoal, as well as adding 5% tapioca adhesive and 30% water. The briquette compression test results show that sample 1 with a maximum force of 6038.5 N has the highest compression value of 9.67 Mpa. Sample 2 with a maximum force of 713.46 N produces a compression value of 1.88 Mpa, while sample 3 with a maximum force of 1121.14 N has a compression value of 3.00 Mpa. The result is that sample 1 has the highest pressure value. The results of observing the microstructure using SEM testing showed that the size was larger, namely at 50x magnification compared to other particle size magnifications (300x, 500x 800x, and 1,000x), namely 500 µm.  Keywords: Briquettes, dry leaves, pressure test, rice husk waste, SEM test  
Kajian Pengaruh Kandungan Lempung Terhadap Permeabilitas Dan Porositas Batuan Reservoir di Laboratorium Irmaya, Aisyah; Apriani, Enda; Juwita Sari, Rena
Jurnal Migasian Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i2.372

Abstract

Kualitas reservoir batuan sangat dipengaruhi oleh sifat petrofisika, terutama porositas dan permeabilitas, yang kerap menunjukkan hubungan tidak linier akibat keberadaan mineral lempung. Pada batuan karbonat seperti Formasi Sambipitu, potensi porositas yang relatif baik akibat keberadaan fragmen fosil berpori tidak selalu diikuti oleh permeabilitas yang tinggi, sehingga peran jenis dan distribusi mineral lempung perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kandungan mineral lempung terhadap sifat petrofisika batuan reservoir, khususnya porositas dan permeabilitas, dengan memanfaatkan sampel singkapan Formasi Sambipitu dan Formasi Oyo di Kabupaten Gunungkidul sebagai analogi. Metode yang digunakan meliputi analisis petrografi, X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM) dengan EDS mapping, serta uji porositas dan permeabilitas. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas reservoir batuan karbonat pada Formasi Sambipitu dan Formasi Oyo secara dominan dikontrol oleh jenis dan distribusi mineral lempung, dengan illite dan smectite berperan utama dalam menurunkan permeabilitas akibat mekanisme pengisian pori, bridging antarbutir, dan sifat ekspansif saat berinteraksi dengan fluida, sedangkan kaolinite relatif mempertahankan porositas efektif karena cenderung tidak menghalangi jalur alir. Analisis integratif menunjukkan Formasi Sambipitu yang didominasi kaolinit dan fragmen fosil berpori memiliki kualitas reservoir lebih baik dibanding Formasi Oyo yang kaya mikrit, semen karbonat, serta illit. Nilai porositas yang diperoleh berkisar antara 7,03–20,80% dan permeabilitas 33,57–298,16 mD, dengan hubungan yang tidak selalu linier akibat pengaruh distribusi lempung.