Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Lembaga Swadaya Masyarakat Rumah Perempuan Dalam Mencegah Terjadinya Penjualan Perempuan di Kota Kupang Ima, Samuel Nggaba; Selly, Frans K; Liunokas, Maksi
Education For All Vol 1 No 1 (2021): OCTOBER
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/efapls.v1i1.6238

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan LSM Rumah Perempuan Dalam Mencegah Terjadinya Penjualan Perempuan di Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian dimana peneliti dalam melakukan penelitiannya menggunakan teknik-teknik observasi, wawancara atau interview, analisis isi dan metode pengumpul data lainnya untuk menyajikan respons dan perilaku subjek. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kekerasan terhadap perempuan dapat berakibat buruk terhadap kaum perempuan. Hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian pemerintah dan lembaga terkait dalam menangani masalah yang di hadapi kaum perempuan. Oleh karena itu diperlukan pengawasan dari pemerintah dan pemerintah harus membuat suatu aturan atau undang-undang yang mengatur khusus tentang penjualan perempuan supaya lebih mengikat dan pelaku akan jera saat akan bertindak.
PARTISIPASI PEMUDA KARANG TARUNA SEHATI DALAM MEMBANGUN PROGRAM POSYANDU REMAJA DI DESA OEBELO KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG Sara, Theodora Selvi; Selly, Frans K; Simbolon, Gallex
Education For All Vol 4 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/efapls.v4i1.14646

Abstract

The objectives of this study are 1) To find out how the participation of Karang Taruna Sehati Oebelo Youth in building the Youth Posyandu Program 2) To find out the supporting and inhibiting factors of Karang Taruna SehatiOebelo Youth participation in the Youth Posyandu Program. This research method uses qualitative methods with a descriptive approach. The location of the study was in Oebelo Village, Central Kupang District, Kupang Regency. The subjects in the study were the head of Karang Taruna SehatiOebelo, a member of Karang Taruna SehatiOebelo and the head of a youth posyandu. Data collection using observation techniques, interviews and documentation studies. Data analysis techniques in the form of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The participation of the implementation stage, the participation of the Karang Taruna Sehati Youth is still less active. Participation in the utilization stage, after the Youth Posyandu Program has been implemented, there are benefits for Karang Taruna Sehati and for adolescents as program targets. The inhibiting factor for the participation of Karang Taruna Sehati Youth in the Youth Posyandu Program is that in addition to time issues, Conclusion The form of participation of the Karang Taruna Sehati Youth from planning, implementation to utilization has not fully run well because involvement in the implementation is only involved by 2 people in carrying out all activities at the place of implementation of the Youth Posyandu.
PERAN TUTOR DALAM MENANAMKAN NILAI KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI DI PKBM FINORIKEN OEPURA KOTA KUPANG Hoar, Yuliarni; Kale, Sartika; Selly, Frans K
Education For All Vol 3 No 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/efapls.v3i2.11613

Abstract

This study aims to: determine the of tutors in instilling early childhood discipline in PKBM finoriken kupang city, with a focus on research on the role of tutors as educators, mentors, and directors in instilling the value of discipline in early childhood at PKBM finoriken kupang city. This study uses descriptive qualitative methods conducted at PKBM finoriken oepura city kupang. The data collection techniques used in this research is interview, observation and documentation. The results showed that (1) the discipline of children at PKBM finoriken oepura, kupang city that before entering class, the tutor first checked student attendance through the attendance list, students had to be diligent in coming to school so that attendance was assessed to be guite increased, students got used to tidying up toys after when used, students must put their shoes on the shoe rack, students can throw garbage in its place and students must pay attention to the tutor during the learning process. (2) the role of the tutor in instilling the value of discipline in early childhood at PKBM finoriken oepura kupang city, which is in accordance with the approach method used in PKBM finoriken oepura kupang is the method of singing and playing games.
PENGUATAN KAPASITAS PEMERINTAH DESA, MASAYARAKAT DAN SATUAN PENDIDIKAN NON FORMAL (SPNF) DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KEC. MALAKA TENGAH – KAB. MALAKA – PROV. NUSA TENGGARA TIMUR Soares, Serlina Tince; Syukur, Abdul; Selly, Frans K; Lima, Stofiani Susana; Sogen, Josephina K; Makleat, Nirwaning
Journal of Community Empowerment Vol. 4 No. 1 (2026): Pendidikan dan Penguatan Masyarakat
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v4i1.46843

Abstract

Abstract Education fundamentally plays a crucial role in the development and advancement of a nation’s assets, particularly its human resources. Data from the Malaka Regency Statistics Agency (BPS) indicate that the Gross Enrollment Rate (GER) for senior high school in 2024 is 77.50%, meaning that 22.50% of youth of upper-secondary school age are not enrolled in school. Meanwhile, the GER for junior high school stands at 91.03%, and the GER for elementary school reaches 98.80%. The high rate of school dropout at the upper-secondary level also contributes to the low Human Development Index (HDI) in 2024, where Malaka Regency ranks 20th out of 23 regencies/municipalities with a score of 65.13%. This community service activity was conducted offline at the Kletek Village Hall, Central Malaka District. The activity involved 50 participants consisting of school-dropout children and their parents, the management of the Lurumutin Community Learning Center (PKBM), as well as the Head of Kletek Village and village officials. The methods employed included lectures, group discussions, and interviews. The results of this activity show an increase in community awareness regarding the importance of the 12-year compulsory education policy, the establishment of collaboration among village authorities, the community, and PKBM in preventing and addressing school dropout cases, marked by the signing of an integrity pact for dropout prevention, and the enrollment of seven school-dropout children into the Package C Equivalency Program at PKBM Lurumutin. Keywords: school dropouts, gross enrollment rate, human development index Abstrak Pendidikan sejatinya memiliki peran yang sangat penting bagi pembangunan dan pengembangan aset-aset negara terutama sumber daya manusia. Data dari BPS Kabupaten Malaka menunjukan bahwa Angka Partisipasi Kasar (APK) Sekolah Menengah Atas tahun 2024 sebesar 77,50 % artinya bahwa sebesar 22,50 % anak usia SMA/sederajat tidak mengenyam pendidikan di sekolah. Sedangkan APK SMP/sederajat adalah 91,03% dan APK jenjang SD/sederajat sebesar 98,80%. Tingginya angka putus sekolah pada tingkat SMA/sederajat juga menjadi penyebab rendahnya Indeks Pembangunan Manusia tahun 2024, dimana Kabupaten Malaka menempati posisi ke-20 dari total 23 Kabupaten/Kota dengan skor 65,13%. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara luring bertempat di Balai Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah. Kegiatan pengabdian ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari anak dan orangtua kasus putus sekolah, pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lurumutin serta Kepala Desa Kletek beserta perangkat. Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya wajib belajar 12 tahun, terciptanya kolaborasi antar pemerintah desa, masyarakat dan PKBM dalam upaya pencegahan dan penanganan anak putus sekolah berupa penandatanganan pakta integritas pencegahan anak putus sekolah serta sebanyak tujuh anak putus sekolah mendaftar Program Kesetaraan Paket C di PKBM Lurumutin. Kata kunci : anak putus sekolah, angka partisipasi kasar, indeks pembangunan manusia
Workshop Pendampingan Persiapan Akreditasi bagi Lembaga PAUD di PKG PAUD Wehali Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka Selly, Frans K; Neonufa, Samrid; Simbolon, Gallex; Makleat, Nirwaning; Sinlae, Reschi Vanchristo Ardi; Pasu, Thessa Adelia; Ndoen, Neldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36958

Abstract

Permasalahan yang dihadapi PAUD di PKG PAUD Wehali di Kabupaten Malaka yaitu kurangnya kemampuan PAUD untuk mengembangkan program-program Pendidikan Anak Usia Dini yang sesuai dengan kebutuhan setempat, dan hampir seluruh PAUD hanya melaksanakan program-program pembelajaran yang ditawarkan oleh pemerintah. Tujuan pendampingan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menanggapi permasalahan-permasalahan yang ditemui dalam mempersiapkan di lembaga PAUD untuk ikut ambil bagian dalam proses akreditasi di tahun 2025, khususnya di Kabupaten Malaka. Kegiatan workshop pendampingan peningkatan mutu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Malaka akan diselenggarakan dalam tiga sesi yang terdiri atas (1) Identifikasi, Assesmen Permasalahan dan Dasar Pengelolaan Lembaga; (2) Petunjuk Teknis Akreditasi Lembaga PKBM berdasarkan Ketentuan BAN-PDM, (3) Praktek Pemenuhan Dokumen dan Pengisian Aplikasi SISPENA BAN-PDM. Hasilnya Pengelola PAUD dapat menjalankan tugas pengelolaan sesuai dengan standar-standar pengelolaan PAUD yang tercantum dalam SN-Pendidikan yang sudah ditetapkan. PKBM yang berada di Kabupaten Malaka dapat menjalankan perencanaan, pengelolaan, pembelajaran dan program-program berbasis masyarakat sesuai dengan ketentuan PERMENDIKNAS Nomor 49 Tahun 2007 dan DAPODIK. PAUD dapat langsung membuat pengajuan untuk mendapatkan akreditasi dari BAN-PDM.