Mustakin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Kontekstual Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Mustakin
Journal of Global Research Education Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62194/gphfmj95

Abstract

Pembelajaran Matematika merupakan bagian dari perhitungan yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Selama ini siswa kesulitan meningkatkan nilai positif, karena banyak mendapat nilai negatif dan pembelajaran yang bersifat abstrak dengan Implementasi Pendekatan Kontekstual. Untuk membantu siswa dalam meningkatkan prestasi belajar, maka diterapkan  pembelajaran dengan Implementasi Pendekatan Kontekstual yang divariasikan dengan LKS. Penelitian ini didesain melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  peningkatan  prestasi belajar. Klasifikasi pembelajaran matematika melalui penerapan Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar di kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII UPT SMP Negeri 1 Ranah Ampek Hulu pada semester ganjil, dengan jumlah siswa 22 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga  siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Indikator keberhasilan penelitian ini adalah: Peningkatan persentase  siswa  yang  memperoleh  nilai prestasi ≥ 65  atau  jumlah siswa  yang  belajar tuntas meningkat menjadi 85%. Ketuntasan keaktifan klasikal ≥ 75%. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data kenaikan prosentase pencapaian ketuntasan belajar klasikal pada siklus I 77, 5% dan siklus II 87,5%, sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I 61,25% dan siklus II 76,25%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar pada materi Klasifikasi matematika dapat meningkatkan prestasi siswa siswa di kelas VII. Sedangkan saran penelitian ini adalah hendaknya Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar perlu diterapkan pada materi-materi matematika yang  lain karena Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan meningkatkan prestasi belajar  memudahkan   siswa   dalam memahami materi yang dipelajari.
DARI CATATAN KE KEMANDIRIAN BELAJAR: PRAKTIK PEMBIASAAN MENCATAT SANTRI DALAM PEMBELAJARAN FIQIH DI PESANTREN Mustakin; Efendy, Rustan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fiqh learning in Islamic boarding schools requires not only mastery of Islamic legal concepts but also students’ learning readiness, active participation, and independence in understanding and internalizing the material. However, note-taking is often perceived as a mechanical activity carried out after the teacher explains the lesson, rather than as an independent learning strategy before classroom instruction begins. This study aims to describe students’ note-taking habituation practices in Fiqh learning, analyze their function as a learning strategy, and identify the supporting and inhibiting factors in the formation of this habit. This research employed a qualitative approach with a case study design at Al-Urwatul Wutsqaa Islamic Boarding School. The informants consisted of eight tenth-grade students, one Fiqh teacher, and the head of the boarding school, selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed thematically through open coding, categorization, and theme development. The findings show that students’ note-taking practices occur in reactive, proactive, and mixed patterns. Notes function cognitively to support comprehension and memory, socially to facilitate discussion and question-and-answer activities, evaluatively as a learning resource for examinations, and affectively to foster discipline. Note-taking habituation is influenced by personal awareness, teacher guidance, peer influence, and the boarding school culture, but is hindered by laziness, fatigue, dormitory distractions, and difficulties in identifying key points. These findings are significant because they position note-taking as a pre-learning strategy that supports students’ learning independence. Practically, this study can serve as a basis for teachers and Islamic boarding schools to develop a more structured, reflective, and meaningful Fiqh learning culture.