Asmara, Aditya Hari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REASONS FOR COMMITTING OR AVOIDING ACADEMIC DISHONESTY AND SOLUTIONS AMONG PRECLINICAL DENTAL STUDENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC: A GROUNDED THEORY APPROACH Asmara, Aditya Hari; Rahayu, Gandes Retno; Prihatiningsih, Titi Savitri
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 12, No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.75689

Abstract

Background: Virtual education implemented during the COVID-19 pandemic has various limitations and one of the biggest challenges is academic dishonesty. Global research related to reasons for committing or avoiding academic dishonesty among preclinical dental students during the COVID-19 pandemic is still very limited. This study aimed to explain the reasons for committing and avoiding academic dishonesty as well as the solutions among preclinical dental students during the COVID-19 pandemic.Methods: The grounded theory approach was used by conducting semi-structured virtual in-depth interviews with preclinical dental students. Participants were selected using purposive, snowball, and maximum variation sampling. Interview transcripts were analyzed using a constant comparative approach.Results: The reasons for committing and avoiding academic dishonesty as well as the solutions among preclinical dental students during the COVID-19 pandemic can be explained by the same two factors: internal and external. Internal factors are students, while external factors are teachers and learning activities.Conclusion: Teaching adequate professionalism to students, effective faculty development, and "especially" improving learning activities can be preventive efforts against academic dishonesty.  
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP ERUPSI GIGI TETAP PREMOLAR KEDUA RAHANG ATAS PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN Ilmianti, Ilmianti; Asmara, Aditya Hari; Lasari, Abdullah HD; Abdi, Muhammad Jayadi; Aulia, Thysyah Shabrina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55198

Abstract

Kondisi gizi memiliki peran penting dalam perkembangan anak, termasuk dalam pertumbuhan tubuh dan erupsi gigi, terutama pada masa krisis gizi usia 10 hingga 12 tahun. Kondisi gizi yang tidak normal pada periode ini dapat memengaruhi waktu erupsi gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap erupsi gigi tetap premolar kedua rahang atas pada anak usia 10–12 tahun. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan jumlah sampel 107 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, dan pemeriksaan klinis rongga mulut, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (63,6%), dengan mayoritas telah mengalami erupsi gigi (57,0%). Status gizi kurang ditemukan pada 25,2% siswa, dengan 11,2% telah mengalami erupsi dan 14,0% belum mengalami erupsi gigi. Pada kelompok status gizi lebih (11,2%), sebanyak 9,3% telah mengalami erupsi dan 1,9% belum mengalami erupsi. Uji korelasi menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara status gizi dan erupsi gigi premolar kedua rahang atas pada anak usia 10–12 tahun (p = 0,000). Hasil analisis odds ratio menunjukkan nilai OR sebesar 10,893 dengan interval kepercayaan 95% (3,663–32,396). Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara status gizi dengan erupsi gigi premolar kedua rahang atas pada anak usia 10–12 tahun, dan anak dengan status gizi kurang memiliki peluang mengalami keterlambatan erupsi gigi sekitar 10,9 kali lebih besar dibandingkan anak dengan status gizi normal.