Pandu Negoro, Yanuar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE JSA DAN HAZOP DI PT. CAHYA MANDIRI GEMILANG Khusnul Romadhon, Ananda; Hidayat, Hidayat; Pandu Negoro, Yanuar
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 5 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/nnw1br68

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam proses instalasi pipa industri yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini dilakukan di PT Cahaya Mandiri Gemilang dengan tujuan mengidentifikasi potensi bahaya serta mengevaluasi tingkat risiko pada aktivitas kerja di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). metode JSA digunakan untuk menganalisis setiap langkah kerja secara sistematis, guna mengidentifikasi bahaya spesifik dari aktivitas kerja sedangkan Metode HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi deviasi dalam sistem dan menilai risiko berdasarkan dua parameter utama, yaitu likelihood dan consequences. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari sepuluh aktivitas kerja yang diamati, terdapat 2 temuan dengan level risiko ekstrem (5%), 6 temuan dengan risiko tinggi (15%), 13 temuan dengan risiko sedang (32,5%), dan 1 temuan dengan risiko rendah (2,5%). Aktivitas dengan risiko tertinggi adalah instalasi di ketinggian dengan skor risiko 15. Penggunaan metode gabungan JSA dan HAZOP terbukti efektif dalam memberikan gambaran menyeluruh dan detail terkait potensi bahaya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan perbaikan sistem keselamatan kerja. Kata Kunci:Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Hazard and Operability Study (HAZOP), Job Safety Analysis (JSA), Instalasi Pipa, Identifikasi Bahaya dan Risiko Kerja
Penerapan Mesin Crusher Untuk Pengolahan Limbah Cangkang Kerang Berbasis Pemberdayaan Bumdes Pandu Negoro, Yanuar; Hidayat, Hidayat; Soelistya, Djoko; Subali, Subali; Prasetyo, Irwan Dwi
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v6i1.12544

Abstract

Penumpukan limbah cangkang kerang di Desa Banyuurip dan Desa Ngemboh, Ujungpangkah, Gresik belum dikelola optimal dan belum terintegrasi dengan kelembagaan ekonomi desa. Gap kegiatan sebelumnya terletak pada minimnya penerapan alat penghancur sebagai tahap awal pengolahan limbah berbasis BUMDes. Novelty kegiatan ini adalah penerapan mesin crusher cangkang kerang sebagai teknologi tepat guna untuk mengurangi limbah sekaligus membuka peluang usaha desa. Kegiatan dilakukan melalui brainstorming, survei lokasi, identifikasi kebutuhan desain, perancangan dan pembuatan mesin, sosialisasi, demonstrasi, praktik penggunaan, serta evaluasi terhadap 54 peserta yang terdiri atas pengurus BUMDes, ibu PKK, dan warga. Mesin crusher berhasil disediakan dan digunakan untuk mengecilkan ukuran cangkang. Evaluasi menunjukkan 87% peserta memahami dampak limbah, 91% memahami fungsi mesin, 83% mampu mengoperasikan, 89% menilai mudah digunakan, 85% melihat peluang usaha, dan 93% puas. Program meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat BUMDes, dan mendukung ekonomi sirkular desa sebagai model awal pengelolaan limbah pesisir yang berkelanjutan dan partisipatif.   Shell waste accumulation in Banyuurip and Ngemboh Villages, Ujungpangkah, Gresik is poorly managed and unintegrated with village economic institutions. The gap in previous programs lies in the limited application of crushing equipment as an initial stage of BUMDes-based waste processing. The novelty of this program is the implementation of a shell crusher machine as appropriate technology to reduce waste while creating business opportunities. The program was conducted through brainstorming, site surveys, design needs identification, machine design and fabrication, socialization, demonstration, hands-on practice, and evaluation involving 54 participants consisting of BUMDes administrators, women’s community groups, and residents. The crusher machine was provided and used to reduce shell size. Evaluation showed that 87% understood waste impacts, 91% understood machine functions, 83% could operate it, 89% found it easy to use, 85% saw business potential, and 93% were satisfied. The program strengthened community capacity, BUMDes roles, and circular economy.