Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Akupresur terhadap Kadar Glukosa Darah Penderita DM Tipe II Harefa, Evi Martalinda; Gulo, Cipta Citra Karyani
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1675

Abstract

Diabetes merupakan kelainan metabolisme gula darah kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah pada penderita. Diabetes melitus mengakibatkan berbagai komplikasi yang menyebabkan kematian sehingga sangat diperlukan tindakan pengendalian terhadap penyakit ini. Terapi akupresure merupakan salah satu strategi untuk mengurangi komplikasi terkait diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh terapi akupresur terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe II. Metode penelitian yang  digunakan adalah quasy experimental dengan pendekatan nonequivalent control group design. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus federer dimana hasilnya untuk kelompok intervensi 16 orang dan untuk kelompok control 16 orang sehingga jumlah total sampel dalam penelitian ini adalah 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive  sampling. Peneliti menggunakan uji wilcoxon dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kadar glukosa darah pre test dan post test pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0.001 (< 0,05), dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar glukosa darah pre test dan post test pada kelompok control dengan nilai p = 0,157. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh terapi akupresure terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Saran kepada penderita diabetes mellitus agar melakukan teknik akupresure minimal 2x dalam seminggu untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darahnya.
Peningkatan Kemampuan Penderita Diabetes Melitus dalam Mengendalikan Kadar Glukosa Darah melalui Pelatihan Teknik Akupresure Harefa, Evi Martalinda; Gulo, Cipta Citra Karyani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6938

Abstract

Diabetes Melitus sering kali disebut sebagai pembunuh senyap, karena penderitanya sering kali tidak menyadari bahwa komplikasi seperti penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kerusakan pada retina yang berpotensi menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat berujung pada impotensi dan gangren dengan kemungkinan amputasi sudah terjadi. Berbagai komplikasi yang terjadi ini mengakibatkan gangguan dalam melakukan aktifitas sehari- hari, menurunnya produktifitas sehingga berdampak negative pada kualitas hidup penderita diabetes melitus. Salah satu tindakan pengendalikan penyakit ini adalah dengan teknik akupresure. Teknik akupresur adalah metode non-farmasi yang efektif menurunkan kadar gula darah penderita diabetes melitus sehingga memperlambat perkembangan penyakit dan meminimalkan komplikasi dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup penderitanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pasien diabetes melitus dalam mengendalikan kadar glukosa darah melalui pelatihan teknik akupresur. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi dengan metode ceramah dan demonstrasi teknik akupresur kepada 141 orang pasien diabetes melitus, serta melibatkan partisipasi aktif peserta dalam diskusi. Penilaian kemampuan teknik akupresure peserta dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan teknik akupresure dengan Standar Operasional Prosedur teknik akupresure sebagai acuannya. Hasil analisis yang dilakukan dengan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan dalam teknik akupresur sebelum dan setelah pelatihan dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0.05). Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa setelah dilakukannya pelatihan tentang teknik akupresur, kemampuan pasien diabetes melitus dalam mengatur kadar gula darah mengalami peningkatan. Rekomendasi untuk pasien diabetes melitus adalah mempraktikkan teknik akupresure secara teratur dalam upaya mengontrol kadar glukosa darah mereka.