Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Impact of Technological Advances on Digital Tax Policy: A Literature Review of Online Content Creators' Taxation Dhayan, Hana
International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences Vol. 2 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijarss.v2i9.2556

Abstract

This study explores the challenges and potential solutions for addressing tax evasion among digital content creators, specifically focusing on TikTokers in Indonesia. As the digital economy grows, the increasing income generated by content creators has prompted concerns about tax compliance. Using a qualitative approach with in-depth interviews and a literature review, this study identifies several factors contributing to low tax compliance, including a lack of understanding of tax obligations, unclear tax classification for content creators, and difficulties in tracking digital transactions by tax authorities. The findings suggest the need for enhanced education, clearer tax regulations specific to content creators, and improved monitoring mechanisms. Recommendations are provided for the government to increase voluntary tax compliance among content creators, contributing to more effective taxation in the digital economy.
EFEKTIFITAS KINERJA KEUANGAN DAERAH DI KALIMANTAN BARAT Azwani, Arina; Dhayan, Hana
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v14i2.82948

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat, dengan menggunakan analisis regresi data panel pada 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat dalam kurun waktu 10 tahun (tahun 2012 "“ tahun 2022). Adapun hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan kointegrasi atau keseimbangan jangka panjang antara kinerja keuangan daerah, pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan dan berdasarkan pemilihan model pada uji chow dan uji hausman model yang terbaik adalah fixed effect model dengan hasil kinerja keuangan daerah memiliki pengaruh yang negatif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai nilai prob. 0,0008 0,05 dengan nilai t-statistik -3,412124. Sedangkan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai prob. 0,0005 0,05 dengan nilai t-statistik 3.574139. Berdasarkan nilai Adjusted R-square diperoleh nilai yaitu 0,950759 atau 95%, yang mengindikasikan bahwa kuatnya pengaruh kinerja keuangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjelaskan bahwa semakin baik kinerja keuangan maka akan menurunkan angka kemiskinan namun pertumbuhan ekonomi tidak dapat menurunkan angka kemiskinan yang disebabkan oleh ketidakmerataan pembangunan ekonomi. oleh sebab itu pemerintah daerah harus lebih fokus pada pemerataan pendapatan, serta sektor-sektor yang dapat berpengaruh langsung terhadap masyarakat miskin.
DETERMINAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA OPD KABUPATEN LANDAK Febriansyah, Erwin; Muliawati, Muliawati; Nasution, Hilfa Mora Marito; Dhayan, Hana
JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jaakfe.v14i2.97400

Abstract

This research was conducted to analyze the influence of the use of information technology, the quality of human resources and work experience on the quality of financial. The theories used in this research are agency theory and decision-use theory. This type of research is quantitative research. The sample used in this research was state civil servants (ASN) who were involved in the process of preparing financial reports for regional apparatus organizations (OPD) in Landak Regency. Hypothesis testing uses an analysis method with a Structural Equation Modeling (SEM) approach based on Partial Least Square (PLS) with WarpPLS 8.0 software. The results of this research show that the use of information technology, quality of human resources, and work experience has a significant effect on the quality of reports with a positive effect on the use of information technology and the quality of human resources, work experience has a negative effect on the quality of financial reports.
Green Accounting Reporting Practices Among SMEs in Pontianak: Readiness, Challenges, and Implications for Sustainable Financing Pahlevi, Reza; Yulindisti, Elga; Putri, Nadya Eka Putri; Dhayan, Hana
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 9 No 2 (2025): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v9i2.7439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pelaporan akuntansi hijau di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pontianak, Indonesia. Penelitian ini mengidentifikasi tingkat kesiapan UMKM dalam menerapkan akuntansi hijau, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap akses pendanaan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Pontianak memiliki pemahaman yang terbatas tentang akuntansi hijau, dengan 42% responden memiliki pemahaman rendah dan 33% memiliki pemahaman sedang. Hanya 25% dari responden yang menunjukkan pemahaman tinggi tentang konsep tersebut. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kendala keuangan, kesenjangan pengetahuan, keterbatasan rantai pasokan, ketidakjelasan peraturan, kompleksitas sistem pelaporan, keterbatasan sumber daya, dan infrastruktur yang tidak memadai. Meskipun demikian, semua UMKM yang disurvei menunjukkan minat tinggi dalam pelatihan akuntansi hijau, dengan motivasi utama termasuk tanggung jawab lingkungan, pengembangan bisnis, dan akses pendanaan. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan pusat dukungan akuntansi hijau untuk UMKM, pengembangan panduan sektoral, dan implementasi insentif keuangan yang ditargetkan. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa UMKM siap untuk menerapkan praktik akuntansi berkelanjutan dengan dukungan yang tepat, dan keberhasilan transisi ini memerlukan pendekatan terpadu yang menggabungkan insentif keuangan, pembangunan kapasitas, dan kerangka peraturan yang fleksibel.