Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat, dengan menggunakan analisis regresi data panel pada 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat dalam kurun waktu 10 tahun (tahun 2012 "“ tahun 2022). Adapun hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan kointegrasi atau keseimbangan jangka panjang antara kinerja keuangan daerah, pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan dan berdasarkan pemilihan model pada uji chow dan uji hausman model yang terbaik adalah fixed effect model dengan hasil kinerja keuangan daerah memiliki pengaruh yang negatif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai nilai prob. 0,0008 0,05 dengan nilai t-statistik -3,412124. Sedangkan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai prob. 0,0005 0,05 dengan nilai t-statistik 3.574139. Berdasarkan nilai Adjusted R-square diperoleh nilai yaitu 0,950759 atau 95%, yang mengindikasikan bahwa kuatnya pengaruh kinerja keuangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjelaskan bahwa semakin baik kinerja keuangan maka akan menurunkan angka kemiskinan namun pertumbuhan ekonomi tidak dapat menurunkan angka kemiskinan yang disebabkan oleh ketidakmerataan pembangunan ekonomi. oleh sebab itu pemerintah daerah harus lebih fokus pada pemerataan pendapatan, serta sektor-sektor yang dapat berpengaruh langsung terhadap masyarakat miskin.
Copyrights © 2025