Analisis advokasi kebijakan melibatkan pengujian strategi dan dampak dari advokasi kebijakan tertentu dalam konteks pemerintahan dan organisasi. analisis ini menyelidiki bagaimana kelompok advokasi dan individu mempengaruhi keputusan kebijakan melalui lobi, kampanye, dan komunikasi strategis. Elemen-elemen kunci seperti pembentukan koalisi, keterlibatan media, dan mobilisasi akar rumput dikaji untuk memahami peran mereka dalam membentuk kebijakan publik. Dengan mensintesis wawasan-wawasan ini, abstrak ini menyoroti pentingnya advokasi yang efektif dalam memajukan perubahan masyarakat dan mendorong pemerintahan yang demokratis. Tujuan diberlakukannya UKT adalah untuk menyederhanakan proses pembayaran biaya pendidikan dan menghilangkan lainnya biaya tambahan yang sulit diawasi oleh negara. Dalam penelitian ini mengkaji terkait advokasi mahasiswa dan respon pemerintah terkait kebijakan kenaikan uang tunggal kuliah (UKT) pada perguruan tinggi di indonesia, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik studi literatur melalui refrensi dari penelitian terdahulu dan mengambil sumber-sumber melalui media masa, Hasil menunjukkan bahwa pemerintah menanggapi kebijakan dan berkomunikasi dengan pihak terkait, sementara mahasiswa mengadvokasi kepentingan mereka melalui demonstrasi, petisi, dan diskusi dengan pihak terkait. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya advokasi untuk membentuk kebijakan publik dan betapa pentingnya mahasiswa berbicara dengan pemerintah untuk membuat keputusan yang lebih inklusif dan memenuhi kebutuhan masyarakat pendidikan di Indonesia.