Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kalimat Berdasarkan Tata Bahasa Struktural dalam Cerita Pendek Berjudul Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis: Sentence Analysis Based on Structural Grammar in a Short Story entitled The Collapse of Our Surau by A.A. Navis Agustin Linawati; Thomas Vacum Fitonis; UmmiMulyaningsih; Asep Purwo Yudi Utomo
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.005 KB) | DOI: 10.55606/jurribah.v1i1.119

Abstract

Salah satu komponen penting dalam bahasa adalah kalimat. Bahasa dan kalimat merupakan suatu kesatuan yang berkorelasi antara satu dengan lainnya. Penelitian yang berjudul Analisis Kalimat Berdasarkan Tata Bahasa Struktural daIam Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A. Navis bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kaIimat yang terdapat pada cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A.Navis. Kajian yang dilihat adalah struktur kaIimat berdasarkan tata bahasa struktural. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kalimat dalam cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis dengan berpedoman pada tata bahasa struktural. Pada penelitian pada artikel ini menggunakan metode penelitian kuaIitatif. Data kajian diperoleh secara langsung dari kutipan-kutipan kalimat yang terdapat pada cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis. Adapun kalimat yang akan dibahas pada penelitian ini yaitu struktur kalimat berdasarkan pada tata bahasa struktural. Hasil analisis mengungkapkan bahwa kalimat bisa diuraikan melalui penetapan satuannya sampai pada elemen terkecilnya yaitu kata. Terdapat perbedaaan kategori dan fungsi sintaksis, serta peran semantik didalam komponen-komponen kalimat. Selanjutnya, kalimat tersebut akan diidentifikasi berdasarkan bentuk, kategori, fungsi, dan peran. Analisis tersebut menunjukkan bahwa antara bentuk, kategori, fungsi, dan peran itu mempunyai korelasi atau persamaan baik dari ragam kaIimat dasar, unsur kalimat inti beserta konstituennya, dan pola kalimat topik komen. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para pembaca supaya bisa memperdalam pengetahuannya di bidang bahasa dan sastra.
DARI MITOS KE MAKNA ANALISIS TRANSFORMASI DEDES DALAM AROK DEDES MENGGUNAKAN MORFOLOGI VLADIMIR PROPP Agustin Linawati; U'um Qomariyah; Teguh Supriyanto
sarasvati Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL SARASVATI
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The novel Arok Dedes by Pramoedya Ananta Toer reconstructs the mythological narrative of Ken Arok and Ken Dedes into a historically critical discourse rich in ideological significance. In traditional myth, Dedes is commonly portrayed as a passive and symbolic figure whose role is limited to legitimizing male power. In contrast, this novel presents Dedes as an active, reflective, and strategic subject within the dynamics of power. This article aims to analyze the transformation of Dedes from myth to meaning through Vladimir Propp’s morphological approach. By mapping Propp’s narrative functions within the structure of Arok Dedes, particularly those related to actantial roles such as the princess, donor, and dispatcher, this study reveals a significant shift and expansion of Dedes’s narrative functions. She is no longer positioned merely as an object of the narrative but emerges as an agent of change who influences the direction of conflict and resolution. Employing a library research method with a structural and qualitative literary analysis approach, this study finds that Pramoedya Ananta Toer deconstructs traditional myth by modifying narrative functions, especially those associated with female characters, thereby positioning Dedes as a center of historical consciousness and power relations. Keywords: Arok Dedes, morphological approach, transformation Abstrak Novel Arok Dedes karya Pramoedya Ananta Toer merekonstruksi kisah mitologis Ken Arok dan Ken Dedes menjadi narasi historis-kritis yang sarat dengan muatan ideologis dan kesadaran sejarah. Dalam mitos tradisional, tokoh Dedes kerap diposisikan sebagai figur pasif, simbolik, dan sakral yang berfungsi sebagai legitimasi kekuasaan laki-laki. Namun, dalam novel ini, Dedes mengalami transformasi signifikan menjadi subjek yang aktif, reflektif, dan strategis dalam dinamika kekuasaan. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi tokoh Dedes dari ranah mitos menuju pembentukan makna melalui pendekatan morfologi cerita Vladimir Propp. Analisis dilakukan dengan memetakan fungsi-fungsi naratif Propp dalam struktur cerita Arok Dedes, terutama fungsi-fungsi yang berkaitan dengan peran aktan seperti putri, donor, dan dispatcher. Hasil pemetaan menunjukkan adanya pergeseran dan perluasan fungsi naratif yang dialami tokoh Dedes, dari objek narasi menjadi agen perubahan yang turut menentukan arah konflik dan resolusi cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan struktural dan analisis sastra kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pramoedya Ananta Toer secara sadar mendekonstruksi struktur mitos lama dengan memodifikasi fungsi-fungsi naratif, khususnya dalam representasi tokoh perempuan, sehingga Dedes tampil sebagai pusat kesadaran sejarah, ideologi, dan relasi kekuasaan. Kata kunci: Arok Dedes, Pendekatan Morfologi, transformasi