Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Satisfaction of Livable House Assistance Recipients with the Implementation of the Self-Help Housing Stimulant Assistance Program Atmaja, Wahana Riyan; Devi, Sihtasari; Hermawan, Ferry; Sriyana, Sriyana
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 6 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i6.408

Abstract

The house is one of the primary needs that must be met by Indonesian people who do not meet livable standards. One of the efforts to be carried out in the infrastructure section, aims so that people get a decent place to live. To realize having a livable house must be planned and prepared properly. This research is reviewed from the problem of many houses that do not yet have decent housing standards. The Government's Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) is intended to encourage and increase the self-sufficiency of low-income people in improving the quality of their homes, as seen from the quality of roofs, floors and walls of the house along with infrastructure, public facilities and facilities that meet health, safety, comfort requirements. and bathroom facilities. In the BSPS program as an alternative to poverty alleviation policies by providing direct material assistance for the housing construction process. Based on the intent of the BSPS program objectives according to the BSPS program implementation team in Indonesia, especially in Rembang Regency, the aim of the BSPS program is to improve the quality of life of low-income people to obtain livable housing. that most people respond well to the BSPS program in Japrejo Village and Sumberejo Village Recipients of the Self-Help Housing Stimulant Assistance Program (BSPS), however, it is not uncommon for people to refuse due to limited funds which are considered insufficient. Satisfaction of building recipients after receiving assistance from Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) in obtaining assistance. Construction/improvement of houses for low-income people to ensure their quality meets the livable requirements of the BSPS program where assessment is carried out in the Structural and Non-Structural sections according to the house criteria livable
Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Infrastruktur Kota Lama Semarang Pasca Revitalisasi Devi, Sihtasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4559

Abstract

Penataan Kawasan Kota Lama Semarang merupakan suatu kegiatan pemeliharaan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Semarang yang telah terlaksana selesai hingga tahap ke 2. Pembenahan perbaikan serta pemeliharaan sarana dan prasarana infrastruktur jalan secara berkala perlu dilaksanakan untuk kedepannya dalam upaya pelestarian Kawasan cagar budaya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas perubahan sarana dan prasarana infrastruktur jalan Kawasan Kota Lama pasca revitalisasi serta menganalisis hal-hal yang perlu mendapat perhatian penting dan perlu ditingkatkan terhadap sarana dan prasarana infrastruktur jalan terkini Kawasan Kota Lama dengan menggunakan metode kuantitatif survey. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner terhadap pengunjung Kawasan Kota Lama Semarang dan data responden adalah nama, jenis kelamin dan pekerjaan. Responden tambahan dari ahli yang berkompetensi dan berpengalaman dengan kriteria responden diharapkan merupakan pelaku yang terlibat langsung mengenai penataan kawasan kota lama semarang ataupun dari instansi pemerintahan yang terkait. Hasilnya berupa kepuasan masyarakat yang kemudian dianalisis menjadi pemetakan mengenai atribut sarana dan prasarana infrastruktur jalan KKLS pasca revitalisasi yang menjadi bagian atribut prioritas-prioritas mana saja untuk selanjutnya diperoleh pendapat ahli dari pihak yang terkait. Diperoleh hasil perhitungan Customer Satisfaction Indeks dengan menentukan Mean Importance Score (MIS) dan Mean Satisfaction Score (MSS) sebesar 72,07 % dari nilai CSI tersebut masuk dalam kategori Puas, terletak di range kriteria antara 66% - 88%. Sedangkan untuk hasil perhitungan IPA (Important Performance Analysis) didapatkan kepuasan masyarakat pengunjung terhadap sarana dan prasarana infrastruktur jalan Kawasan Kota Lama pasca revitalisasi masuk dalam 4 kuadran, yang kemudian dianalisis sehingga diperlukan perawatan perbaikan berkelanjutan kedepan.