Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM DI DAERAH SUBURBAN KOTA SEMARANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI Hermawan, Ferry; Riyanto, Bambang; Hari Basuki, Kami
Jurnal Transportasi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.18 KB)

Abstract

The growth of Semarang City created residential areas in the pheriperal of the city. The objectives of this study is to analyze the development of public transport based on the geographic information system. The method used is a descriptive method, using isoprice and mobility models. The results show that mobility to the central city is influenced by transportation expenses and potensial amount of people transported.Keywords: Public trasport development, isoprice, and mobility model.
PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM DI DAERAH SUBURBAN KOTA SEMARANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI Hermawan, Ferry; Riyanto, Bambang; Hari Basuki, Kami
Jurnal Transportasi Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.18 KB) | DOI: 10.26593/jt.v9i1.344.%p

Abstract

The growth of Semarang City created residential areas in the pheriperal of the city. The objectives of this study is to analyze the development of public transport based on the geographic information system. The method used is a descriptive method, using isoprice and mobility models. The results show that mobility to the central city is influenced by transportation expenses and potensial amount of people transported.Keywords: Public trasport development, isoprice, and mobility model.
EVALUASI JALUR PEDESTRIAN DI WILAYAH KAMPUS UNDIP Sofian, Devsa Rievky; Mustofa, Khoirul; Hermawan, Ferry; Muhrozi, Muhrozi
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMenjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia membuat Universitas Diponegoro perlu terus mengembangkan fasilitas kampus. Salah satu poin penting fasilitas kampus adalah jalur pedestrian karena banyaknya pergerakan internal kampus oleh civitas akademika. Jalur pedestrian harus baik dalam kondisi teknis dan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Penelitian ini diambil untuk menilai kondisi jalur pedestrian di kawasan kampus secara teknis dan non-teknis. Observasi dilaksanakan di lingkungan kampus Undip dengan sampel jalan di dalam dan luar kampus. Data yang didapatkan kemudian dianalisa menggunakan analisa deskriptif kuantitatif. Hasil yang didapatkan yaitu kondisi jalur pedestrian di kawasan kampus Undip secara teknis masih sedikit yang sesuai standar yang berlaku. Walkability pada jalur pedestrian masih bisa ditingkatkan kualitasnya terutama pada aspek kenyamanan dan aspek aksesibilitas.
PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM BERBASIS KARAKTERISTIK LOKAL STUDI KASUS : KECAMATAN BANYUMANIK-SEMARANG Hermawan, Ferry; Santjojo, Hari
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola pengembangan angkutan umum berbasiskaraktersitik lokal. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif denganmodel spasial Sistem Informasi Geografi berupa simulasi trayek dan isoprice sebagaigambaran sistem pelayanan angkutan umum. Hasil dari studi adalah: penggunaan angkutanumum di daerah studi hanya sekitar 33% saja, pola pelayanan angkutan umum dapatdigambarkan dari isoprice biaya transport menuju ke CBD. Daerah dengan kepadatanpermukiman yang tinggi pola pelayanannya lebih efektif dibandingkan yang kurangpadat Diharapkan di masa mendatang pemecahan persoalan angkutan umum lebih memperhatikankarakteristik lokal seperti biaya transportasi, dan kondisi wilayah sepertijaringan jalan dan feedernya.AbstractThe aim of this study is to analyze the public transportation development patterns basedon the local characteristics. The methology of this study is quantitative method employingspatial mode Geographic Information System by traject simulation and isoprice as the visualof public transportation service. The results of this study are: the use of public transportationin this study area is only about 33%. Public transportation service could be visualizedfrom isoprice of cost transportation to CBD. The region with more populationresidence has effective supply compared with less population of it. It’s hoped that thetransportation problems could be solved by concerning local characteristics such as costtransportation and region condition as street network and their feeder.
Evaluasi Keberhasilan Pelaksanaan Infrastruktur Jalan Desa Terkait dengan Pendanaan Dana Desa Kabupaten Pubalingga Luthfi, Abdullah; Ismiyati, I; Hermawan, Ferry
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 16, No 1 (2020): JPWK Vol 16. No. 1 March 2020
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v16i1.22237

Abstract

The implementation of the Village Fund policy made a very significant change, the villages which had previously received a very limited budget were managed centrally by government agencies on top of which villages now get a substantial budget and are given the authority to manage independently. Village Funds for physical development realized in 2015, 2016 and 2017 that are felt transparently, do not meet the quality of infrastructure in supporting facilities and infrastructure. This study aims to evaluate the successful implementation of village road infrastructure related to village funding. The location of this research is Gondang Village, Kertanegara Village and Karanggambas Village, Purbalingga Regency. The data analysis technique used is data analysis with quantitative and qualitative methods with steps of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study show that (1) Village planning in the research location is not fully in accordance with Permendagri Number 114 of 2014, (2) the highest level of road damage in Karanggambas Village (16.94%), the biggest 2016 and 2017 road damage in the village Gondang (10.73% and 17.77%) (3) commitment and quality of human resources affect the successful implementation of infrastructure planning and development, (4) Implementation of Village Funds in terms of benefits has been felt by the community in meeting basic infrastructure needs, but not fully implemented. said to be successful, (5) the level of maintenance of damage to village road infrastructure is still low.
POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI ALTERNATIF ELEMEN PENGGANTI DI BANGUNAN CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG (Studi Kasus: Soesman Kantoor) Kurniasari, Frista; Hermawan, Ferry; Sudarno, Sudarno
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 25, No 1 (2020): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v25i1.1913

Abstract

Indonesia as the second largest contributor in global were produced about 9.52 million tons plastic or 14% of the total waste. The rapid population growth of urban area in Indonesia indirectly encourages various activities that affect the volume of waste. Semarang city were contributing waste in landfills reaches 850,000 tons per day, where 1,000 tons unmanageable. Unsorted garbage has the potential as new materials option in cultural heritage buildings. To elaborate these potential options, this research has been conducted qualitative method as the best approach to answer the research question. This research investigates the stakeholders’ perspectives about potential of plastic waste for replacement material of heritage buildings. The results show that there is a lack of data on waste management which is one of the challenges to find out how much volume of plastic waste can be reused. In addition, the principle of building cultural heritage is opposed to the use of plastic waste as an alternative material as a substitute element. In conclusion, plastic waste has a little potential from current waste to be applied on heritage buildings are limited element such as roof, furniture or temporary support of the structural element.
Analisis Power-Interest Stakeholder terhadap Asuransi Bencana Infrastruktur Publik di Kota Semarang Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Putri, Dita Mentari; Hermawan, Ferry
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.944 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.32086

Abstract

Penggunaan asuransi bencana pada infrastruktur publik di Indonesia masih jarang, termasuk di Semarang. Keberhasilan adopsi asuransi bencana pada infrastruktur publik tidak dapat dipungkiri bergantung pada penerimaan oleh pemangku kepentingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis power dan interest para pemangku kepentingan terhadap penggunaan asuransi bencana pada infrastruktur publik di Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan diskusi grup dengan para pemangku kepentingan pemerintah Semarang, manajer aset, pengguna, dan lain-lain. Power-interest grid stakeholder membagi pemangku kepentingan berdasarkan tingkat kewenangan (power) dan minat (interest), yang menghasilkan empat kategori, yaitu players, subject, crowds, dan context setters. Penelitian ini mengidentifikasi players adalah Walikota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) (5,5%); kategori subject meliputi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perdagangan, mayoritas Puskesmas (40,7%); Crowds adalah Dinas Pendidikan dan mayoritas sekolah (53,7%); dan tidak ada context setters (0%). Penelitian ini menemukan bahwa rendahnya kepercayaan terhadap pihak asuransi merupakan faktor utama yang menyebabkan kurangnya interest dalam penggunaan asuransi. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk memahami peta pemangku kepentingan Kota Semarang berdasarkan aspek power dan interest, dan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi adopsi asuransi bencana pada infrastruktur publik.
PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM DI DAERAH SUBURBAN KOTA SEMARANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI Ferry Hermawan; Bambang Riyanto; Kami Hari Basuki
Jurnal Transportasi Vol. 9 No. 1 (2009)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.18 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v9i1.344.%p

Abstract

The growth of Semarang City created residential areas in the pheriperal of the city. The objectives of this study is to analyze the development of public transport based on the geographic information system. The method used is a descriptive method, using isoprice and mobility models. The results show that mobility to the central city is influenced by transportation expenses and potensial amount of people transported.Keywords: Public trasport development, isoprice, and mobility model.
Standar Revitalisasi Pasa Tradisional Di Indonesia (Studi Kasus Pasar Tradisional Di Kota Semarang) Gita Anggraini; Dina Amalia; Ferry Hermawan; Ismiyati Ismiyati
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.46 KB)

Abstract

Penurunan minat pengunjung terhadap pasar tradisional menjadi masalah yang harus dihadapi pasar tradisional saat ini. Bentuk upaya pemerintah untuk tetap mempertahankan eksistensi pasar tradisional yaitu dengan melakukan revitalisasi. Tujuan dari penelitian  ini yaitu untuk menganalisa perbandingan pasar tradisional zaman dahulu dan sekarang, dampak yang ditimbulkan oleh revitalisasi, standar penataan pasar tradisional, dan penerapan kebijakan di pasar tradisional. Obyek dari penelitian ini yaitu pasar Rasamala, Bulu, dan Peterongan Semarang dengan metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara kepada dinas pasar, pedagang, pengunjung, dan lurah pasar Rasamala, Bulu, dan Peterongan. Adapun Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan antara pasar tradisional zaman dahulu dan sekarang mulai dari segi jenis dagangan, peran pasar, bentuk interaksi, dan sistem rotasi pasar. Dampak yang ditimbulkan oleh revitalisasi yaitu dari segi bangunan menjadi lebih bagus, lebih bersih, tidak becek lagi jika hujan, tetapi dari segi pendapatan, tidak semua pasar mengalami peningkatan setelah direvitalisasi. Untuk standar penataan pasar tradisional yang direvitalisasi dari SNI Pasar Rakyat, masih ada beberapa hal yang harus diperbarui dan ditambahkan, karena masih belum sesuai jika diimplementasikan di lapangan dan masih ada beberapa standar yang belum disebutkan di dalam SNI tersebut, yaitu tentang standar lebar lorong di dalam pasar tradisional, tipikal dan jumlah lantai bangunan, penataan dan pengelolaan fasilitas, peningkatan aksesibilitas, penataan pedagang lesehan, dan sistem penarikan retribusi. Untuk itu pada penelitian ini diberikan rekomendasi teknis dan manajemen untuk standar dalam penataan dan pengelolaan pasar tradisional yang direvitalisasi.
PERBANDINGAN INVESTASI REVITALISASI BANGUNAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA SEMARANG Dana Aswara; Nadia Tiaramita; Ferry Hermawan; Frida Kistiani
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.589 KB)

Abstract

Pasar tradisional Indonesia menurun, baik dari jumlahnya maupun orientasi masyarakat karena beberapa faktor, seperti kurangnya infrastruktur dan ketidaknyamanannya. Sehingga, pasar tradisional seharusnya mempunyai suatu daya saing dan daya tarik untuk mempertahankan keberadaannya dalam jangka panjang. Untuk merevitalisasi pasar tradisional diperlukan investasi yang relatif cukup besar. Pada tahun 2016, pemeritah kota Semarang menyiapkan investasi untuk revitalisasi pasar tradisional sekitar 61,2 milyar rupiah. Investasi revitalisasi bangunan pasar tradisional harus seharusnya dapat memberikan manfaat bagi para stakeholder. Penelitian dilakukan untuk membandingkan investasi revitalisasi beberapa bangunan pasar tradisional yang di Kota Semarang agar selanjutnya diperoleh acuan pola investasi revitalisasi pasar tradisional yang dapat dijadikan masukan terhadap pemerintah dalam melakukan revitalisasi. Data primer yang digunakan pada penelitian diperoleh dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap Dinas Pasar, pedagang, pembeli, dan kepala pasar. Data sekunder berupa DED dan RAB, data pedagang dan fasilitas pasar seperti kios dan los. Ada tiga pasar yang dijadikan objek penelitian yaitu Pasar Pedurungan, Peterongan dan Rasamala. Analisa investasi revitalisasi pasar tradisional ini dibagi menjadi aspek sosial, aspek teknis dan non teknis serta aspek ekonomi. Hasil analisis dari aspek sosial menunjukkan bahwa pemerintah telah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan juga meningkatkan perekonomian. Secara umum, rencana revitalisasi ketiga pasar tersebut sudah dapat memenuhi standar teknis dan non teknis pasar tradisional. Hasil analisis dari aspek ekonomi  yaitu selama 20 tahun umur ekonomis bangunan maka Pasar Rasamala dinilai paling layak. NPV Pasar Rasamala bernilai positif sebesar Rp12,801,195,084.82 dengan B/C Ratio yaitu 5,1 dan IRR 13,99%. 
Co-Authors Adlina Kusumadewi Amelia Kusuma Indriastuti Andri Cahyo Kumoro Arga Satria Arsandi Arif Hidayat Arif Hidayat Atmaja, Wahana Riyan Bagus Hario Setiadji Bambang Purwanggono Bambang Riyanto Bambang Riyanto Budi Warsito Dana Aswara Daud Okt Sakti Hutagalung Devi, Sihtasari Dimas Wahyu R Dina Amalia Dwi Aji Wicaksono Eko Yulipriyono Faizi, Meena Fence Stone Tarigan Firdaus, Naurah Raudhatul Frida Kistiani Frista Kurniasari Gita Anggraini Hari Nugroho Hari Santjojo Haritsa, Rifda Tsaqifarani Ilham Sahid Wismana Putra Islami, Rizky Citra Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati, I Ismiyati, Ismiyati Jati Utomo Dwi Hatmoko Kami Hari Basuki Khasani, Riqi Radian Khitam, Akhmad Firdos Khoiril Kristiani, Frida Kurniasari, Frista Luthfi, Abdullah MARIA BINTANG Maryono Maryono Moammar Zachari Mochamad Agung Wibowo Mohammad Agung Wibowo muhrozi muhrozi, muhrozi Nadia Tiaramita Nasution, Ifan Azwar Novrizal, Dedi Nur Rahman Alhamidi Pakpahan, Daniel Rinsani Praja, Wisnu Kurnia Pranoto, M. Agus Hadi Prasetio, Riki Pratiwi, Anik Nurul Putra, Ade Septia Putri, Dita Mentari Rasinanda Muhammad Rizal Riqi Radian Khasani Rully Rahadian Satria Sentik Herman Merukh Silviana Silviana Sofian, Devsa Rievky Sriyana Sriyana Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sukamta Sukamta Taqy, Muhammad Ravy Arkan Titaley, Audysti Giacinta Tri Susanto Utama, Rahmana Pria Utomo, Jati Hatmoko Dwi Virginia Listiana Wahid, Sifa Nur Wardhani, Hutami Kusuma Wibowo, Mochamad Agung Zein, Ahmad Rifqy