Ferida, Yuni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pembacaan Pesan Pada Kolaborasi Pertunjukkan Performance Art Dengan Video Mapping Sebagai Media Kontemporer Putri Gayanti, Syarifah Arsitadewi; Cindylaras, Nadya; Ferida, Yuni; Murwonugroho, Wegig
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i3.8276

Abstract

Seni rupa kontemporer merupakan suatu bentuk seni yang tidak terikat dengan peraturan era terdahulu, juga seni rupa kontemporer berkembang menyesuaikan pada jamannya. Seni kontemporer tidak terpisahkan dari peristiwa sejarah dalam kehidupan sosial manusia hingga sekarang ini dan bersifat transformatif, yang berarti sebagai sebuah karya seni, performance art akan terus mengikuti perkembangan pemikiran dalam kehidupan sosial masyarakat. Performance art merupakan sebuah karya seni yang melibatkan pergerakan tubuh seorang individu maupun suatu kelompok pada waktu dan tempat tertentu yang mengandung kritik-kritik sosial kemasyarakatan dan umumnya melibatkan empat unsur: ruang waktu, hubungan audiens dengan seniman, serta anggota tubuh sang seniman. Dewasa ini, gagasan penggabungan performance art dengan teknologi telah dilakukan oleh seniman kontemporer, salah satunya melalui media video mapping yang merupakan teknik pencahayaan dan proyeksi guna menciptakan konten visual dengan merubah suatu permukaan exterior maupun interior objek, sehingga menciptakan suatu ilusi optis. Penulisan artikel ilmiah ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis terhadap bagaimana peran tampilan video mapping sebagai media visual kontemporer pada performance art. Artikel ini menggunakan metode fenomenologi, yaitu studi yang membahas tentang pengalaman seseorang dan bagaimana proses suatu pengalaman tersebut terbentuk, yang terdiri dari bracketing, intuiting, analizing, dan describing. Berdasarkan analisis pembahasan dapat diketahui bahwa video mapping dan performance art saling mengisi dan membentuk suatu gambaran yang saling mendukung, sehingga ketika pemaknaan intuiting, analizing, dan describing pada proses berikut, penggambaran yang ditangkap dan dimaknai oleh audience lebih terbangun, pemaknaan suatu karya seni kontemporer performance art lebih banyak terbaca ketika terjadi kolaborasi, dari pada tidak terdapatnya kombinasi antara kedua media tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa kolaborasi pemanfaatan video mapping pada performance art meningkatkan pemaknaan narasi suatu konten media seni rupa kontemporer pada masyarakat modern.