Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom Pada Kapasitas Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang Walujodjati, Eko; Maulidan, Ripan; Kristalia, Risa
INTER TECH Vol 2 No 1 (2024): INTER TECH
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/i.v2i1.1138

Abstract

Pada perencanaan struktur Gedung Puskesmas Cisaga Ciamis terdapat beberapa kali perubahan dimensi kolom. Sejauh mana perubahan dimensi kolom berpengaruh terhadap kinerja bangunan Gedung terkait bangunan Gedung tahan gempa. Metode penelitian kuantitatif digunakan karena angka angka yang dihasilkan bisa memberi informasi sejauhmana pengaruhnya terhadap permasalahan yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami bagaimana pengaruh perubahan dimensi kolom pada perencanaan Gedung Puskesmas Cisaga terhadap perhitungan gaya gempa serta penulangan elemen struktur kolom dan balok. Pemodelan struktur dilakukan dengan metode simulasi secara tiga dimensi menggunakan program analisis struktur. Perhitungan mengacu pada SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Hasil dari perhitungan, gaya gempa maksimum bangunan dengan kolom 450 x 450 memiliki selisih 27% terhadap bangunan dengan kolom 300 x 300. Simpangan maksimum terjadi pada lantai dua, bangunan dengan kolom 300 x 300 menghasilkan simpangan lebih besar 69 % pada arah-x dan 71 % pada arah-y. Perhitungan penulangan balok menghasilkan perbedaan pada tulangan utama balok 250 x 400 dan 300 x 200 yang mempunyai selisih satu buah tulangan. Perhitungan penulangan kolom 450 x 450 menghasilkan tulangan utama dengan persentase 1,68 %, sedangkan untuk kolom 300 x 300 menghasilkan persentase tulangan sebesar 5,04 %. Kolom 450 x 450 menghasilkan jarak sengkang yang lebih besar pada daerah sendi plastis dibandingkan dengan kolom 300 x 300. Dimensi kolom yang besar menghasilkan gaya geser dan gaya gempa yang lebih besar terhadap bangunan, semakin besar kolom yang digunakan akan memberikan kekakuan yang lebih besar terhadap bangunan.
Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom Pada Kapasitas Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang Walujodjati, Eko; Maulidan, Ripan; Kristalia, Risa
Structure Vol 6, No 2 (2024): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v6i2.11129

Abstract

Abstrak— Pada perencanaan struktur Gedung Puskesmas Cisaga Ciamis terdapat beberapa kaliperubahan dimensi kolom. Sejauh mana perubahan dimensi kolom berpengaruh terhadap kinerjabangunan Gedung terkait bangunan Gedung tahan gempa. Metode penelitian kuantitatif digunakankarena angka angka yang dihasilkan bisa memberi informasi sejauhmana pengaruhnya terhadappermasalahan yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami bagaimanapengaruh perubahan dimensi kolom pada perencanaan Gedung Puskesmas Cisaga terhadapperhitungan gaya gempa serta penulangan elemen struktur kolom dan balok. Pemodelan strukturdilakukan dengan metode simulasi secara tiga dimensi menggunakan program analisis struktur.Perhitungan mengacu pada SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019. Hasil dari perhitungan, gayagempa maksimum bangunan dengan kolom 450 x 450 memiliki selisih 27% terhadap bangunandengan kolom 300 x 300. Simpangan maksimum terjadi pada lantai dua, bangunan dengan kolom300 x 300 menghasilkan simpangan lebih besar 69 % pada arah-x dan 71 % pada arah-y.Perhitungan penulangan balok menghasilkan perbedaan pada tulangan utama balok 250 x 400 dan300 x 200 yang mempunyai selisih satu buah tulangan. Perhitungan penulangan kolom 450 x 450menghasilkan tulangan utama dengan persentase 1,68 %, sedangkan untuk kolom 300 x 300menghasilkan persentase tulangan sebesar 5,04 %. Kolom 450 x 450 menghasilkan jarak sengkangyang lebih besar pada daerah sendi plastis dibandingkan dengan kolom 300 x 300. Dimensi kolomyang besar menghasilkan gaya geser dan gaya gempa yang lebih besar terhadap bangunan,semakin besar kolom yang digunakan akan memberikan kekakuan yang lebih besar terhadapbangunan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangsari Garut Berbasis Kesehatan, Infrastruktur dan Kewirausahaan di Masa Pandemi Pariyatin, Yeni; Rizki, Reza Fauzabill; Syahputra, Muh. Reza; Noviandi, Hasbil Asfahani; Maulidan, Ripan; Rahma, Rima Agnia; Qodari, Melani Nur Lailatul; Yuni, Siti; Rosidin, Ahmad; Mustofa, Aji Nurul; Hidayat, Agung Nurul; Farida, Ida; Fatimah, Raden Dini Destiani Siti
Jurnal PkM MIFTEK Vol 2 No 2 (2021): Jurnal PkM MIFTEK
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/miftek/v.2-2.1124

Abstract

Potensi di bidang perairan, bidang pertanian, dan bidang usaha juga fasilitas untuk protokol kesehatan sudah dimiliki oleh Desa Karangsari. Namun, masyarakat belum cukup baik dalam memanfaatkan potensi serta fasilitas tersebut. Hal ini dikarenakan kesadaran dan pengetahuan masyarakat masih kurang. Kuliah Kerja Nyata Tematik Daring 2021 Institut Teknologi Garut, bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam memberdayakan masyarakat di masa pandemi covid-19 dengan memberikan pengetahuan atau edukasi melalui kegiatan seminar yang dilaksanakan secara online, yang bertema tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan, pembangunan infrastruktur yang tepat dan pemanfaatan peluang usaha. Upaya tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan dimulai dari mengidentifikasi masalah, peningkatan kapasitas melalui beberapa pelayanan webinar yang dilaksanakan serta evaluasi. Hasil pembahasan menunjukan bahwa kegiatan memberdayakan masyarakat dalam upaya peningkatan pengetahuan dan memberikan edukasi melalui kegiatan webinar secara umum mendapatkan tanggapan yang positif.
Pengaruh Perubahan Dimensi Kolom pada Perhitungan Struktur Tahan Gempa Gedung Beton Bertulang Maulidan, Ripan; Walujodjati, Eko
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.1607

Abstract

Columns are one of the structural elements that play a crucial role in supporting the strength of a building, and therefore require careful calculation when determining their dimensions. In the structural planning of the Cisaga Community Health Center (Puskesmas), there were several changes in the column dimensions to be used. The objective of this study is to understand the impact of these dimension changes on the seismic force calculations and reinforcement design of structural elements, particularly columns. The structural modeling was carried out through three-dimensional simulation using the ETABS V19 structural analysis program. Calculations were based on SNI 1726-2019 and SNI 2847-2019 standards. Based on the analysis, the building with 450 x 450 mm columns experienced a maximum seismic force that differed by 27% compared to the building with 300 x 300 mm columns. The maximum displacement occurred on the second floor, where the 300 x 300 mm column configuration resulted in 69% greater displacement in the x-direction and 71% in the y-direction. The reinforcement calculation for the 450 x 450 mm column yielded a main reinforcement ratio of 1.68%, whereas the 300 x 300 mm column required 5.04%. The 450 x 450 mm column also produced a greater stirrup spacing in the plastic hinge region compared to the 300 x 300 mm column. Larger column dimensions result in greater shear and seismic forces acting on the structure. The larger the column dimensions used, the greater the building’s stiffness against seismic loads.