Manalu, Tiara Anita Quasimodogenity
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Jenis Elektroda Dan Waktu Proses Elektrokoagulasi Dalam Menurunkan Kadar Kekeruhan Dan Warna Air Gambut Di Kota Pontianak Manalu, Tiara Anita Quasimodogenity; Akhmadi, Zainal
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.275

Abstract

Air gambut adalah air permukaan yang banyak ditemukan di daerah dataran rendah yang berlahan gambut, dengan banyak zat organik, besi, dan asam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jenis elektroda dan waktu proses elektrokoagulasi mempengaruhi kadar kekeruhan dan warna air gambut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan berbagai jenis elektroda (besi, aluminium, dan tembaga) dan waktu kontak 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, dan 150 menit. Power supply yang digunakan 24 volt dan volume air 15 liter. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar kekeruhan sebelum perlakuan rata-rata 61 NTU, dan setelah perlakuan, elektroda besi menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 19 NTU, elektroda aluminium menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 16 NTU, dan elektroda tembaga menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 18 NTU serta waktu kontak masing-masing 150 menit. Kadar warna sebelum perlakuan adalah 571 TCU dan setelah perlakuan, elektroda besi menurunkan paling sedikit 127 TCU, elektroda aluminium menurunkan paling sedikit 124 TCU dan elektroda tembaga menurunkan paling sedikit 111 TCU serta waktu kontak masing-masing 150 menit. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa ada pengaruh berbagai jenis elektroda dalam menurunkan kadar kekeruhan dan warna air gambut. Diharapkan dapat menjadi alternatif dalam pengolahan air gambut untuk menurunkan kadar kekeruhan dan warna serta dapat mengurangi efek samping terhadap kesehatan akibat dari air gambut yang mengandung asam humus seperti asam humat, asam fulvat, dan humin.