Amanda Clara Puspita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBACAAN TRADISI ASMAUL HUSNA SEBELUM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an Shopia Feliza; Amanda Clara Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1381

Abstract

Jurnal ini merupakan hasil penelitian praktik living qur’an dan hadist disebuah Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an yang berupa tradisi pembacaan Asmaul Husna setiap sebelum memulai menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana tahap-tahap pelaksanaan living Qur’an dan Hadist di Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang di mana dalam pengumpulan datanya melalui observasi, interview dan dokumentasi. Penelitiaan ini menggunakan teori fenomonologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz yang menggambarkan tindakan seseorang dilihat dari dua aspek yaitu because motif dan in order to motif. Dari teori tersebut dapat dipahami bahwa tradisi pembacaan Asmaul Husna Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an dilakukan karena turun temurun dari pimpinan Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an dan bertujuan untuk menggapai keberkahan agar dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, tradisi pembacaan Asmaul Husna sudah ada sejak tahun 2012 di mulai berdirinya Pontren Arrahman Litahfidzil Qur’an. Kedua, dalam prakteknya pembacaan Asmaul Husna dipimpin oleh satu orang dan diawali dengan pembacaan tawashul dan pembacaan 99 Asma Allah dengan mempunyai nada khas tersendiri serta diakhiri dengan do’a . Ketiga, tradisi pembacaan Asmaul Husna dilaksanakan setiap subuh dalam rangka memulai untuk menghafal Qur’an. Keempat, tujuan dari pembacaan Asmaul Husna adalah untuk memperoleh keberkahan dalam menghafal Al-Qur’an supaya di mudahkan untuk menghafal dan dengan amalan ini bisa menjadi jalan menuju syurga nya Allah SWT.
PEMBACAAN TRADISI ASMAUL HUSNA SEBELUM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI RQ MASKANUL MUTTAQIN JAMBI Saila Nur Kamilah; Amanda Clara Puspita; Shofia Feliza
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1309

Abstract

Jurnal ini merupakan hasil penelitian praktik living qur’an dan hadist disebuah Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin yang berupa tradisi pembacaan Asmaul Husna setiap sebelum memulai menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana tahap-tahap pelaksanaan living Qur’an dan Hadist di Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang di mana dalam pengumpulan datanya melalui observasi, interview dan dokumentasi. Penelitiaan ini menggunakan teori fenomonologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz yang menggambarkan tindakan seseorang dilihat dari dua aspek yaitu because motif dan in order to motif. Dari teori tersebut dapat dipahami bahwa tradisi pembacaan Asmaul Husna Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin dilakukan karena turun temurun dari pimpinan Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin dan bertujuan untuk menggapai keberkahan agar dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, tradisi pembacaan Asmaul Husna sudah ada sejak tahun 2021 di mulai berdirinya Rumah Qur’an Maskanul Muttaqin. Kedua, dalam prakteknya pembacaan Asmaul Husna dipimpin oleh satu orang dan diawali dengan pembacaan tawashul dan pembacaan 99 Asma Allah dengan mempunyai nada khas tersendiri serta diakhiri dengan do’a . Ketiga, tradisi pembacaan Asmaul Husna dilaksanakan setiap subuh dalam rangka memulai untuk menghafal Qur’an. Keempat, tujuan dari pembacaan Asmaul Husna adalah untuk memperoleh keberkahan dalam menghafal Al-Qur’an supaya di mudahkan untuk menghafal dan dengan amalan ini bisa menjadi jalan menuju syurga nya Allah SWT.