Alvi Hidayatusholihah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN GERAK IPA Rahmawan Candra M; Zulfa Muthi’a Batrisyia; Alvi Hidayatusholihah; Wahyu Kurniawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.760

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang mempunyai dampak besar terhadap pembangunan suatu negara. Proses pembelajaran merupakan salah satu bagian yang dapat mewujudkan keberhasilan dalam pendidikan. Pengembangan adalah proses penciptaan bahan pembelajaran untuk menyampaikan materi tersebut kepada peserta didik. Keunggulan Media Pembelajaran Media pembelajaran dapat membuat penyajian pesan dan informasi menjadi lebih jelas sehingga memudahkan dan meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Keuntungan menggunakan lingkungan belajar interaktif ini adalah sebagai berikut: Penyajiannya menarik karena memuat permainan warna, huruf, animasi, serta gambar animasi dan foto. Metode penelitian dalam kualitatif. Hasil penelitian pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke subtansi makna pengembangan menunjukkan bahwa penerapan lingkungan pembelajaran interaktif di sekolah dasar sangat baik, karena dengan bantuan media berbasis ICT, siswa dapat belajar menggunakan teknologi yang belum mereka ketahui sebelumnya, dan media berbentuk video cocok digunakan. dan media yang efektif untuk menggunakan kegiatan belajar mengajar di layar-Layar internal memungkinkan siswa lebih aktif dan bersemangat berpartisipasi dalam pembelajaran.
PERAN FLASH CARD DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KREATIF BAGI GURU DAN SISWA DI SD NEGERI PULUHAN Zulfa Muthi’a Batrisyia; Alvi Hidayatusholihah; Risty Agnata; Hermawan Wahyu Setiadi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran flash card dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif bagi guru dan siswa di SD Negeri Puluhan. Flash card sebagai alat bantu visual diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan guru dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flash card dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, merangsang kreativitas guru dalam merancang materi ajar, serta menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan menarik. Flash card juga terbukti efektif dalam mempercepat pemahaman konsep dasar bagi siswa, terutama dalam pembelajaran mata pelajaran yang membutuhkan banyak hafalan seperti bahasa Indonesia dan Matematika. Flash card tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai media yang dapat memperkaya proses pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi guru dan siswa.
STUDI LITERATUR: ANALISIS HUBUNGAN DAN PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR, RESILIENSI MATEMATIS, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Alvi Hidayatusholihah; Taufik Muhtarom
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48335

Abstract

This study aims to analyze the relationship and influence of the learning environment on learning motivation, mathematical resilience, and mathematics learning outcomes of elementary school students. This research method uses a literature study method by reviewing 43 relevant journal articles published between 2020-2025. Data collection techniques are carried out through the Google Scholar database using specific keywords. The article selection process is carried out through the process stages, include, exclude. Includes: (1) researchers enter the keyword "Learning Environment" then there are 2,530,000 articles. (2) researchers filter articles by adding the keyword "Elementary School" there are 1,790,000 articles. (3) researchers add the keywords "Learning Motivation, Mathematical Resilience, and Learning Outcomes" there are 2,260. (4) researchers adjust journals that are relevant to the research title and get 1,010. (5) then researchers filter based on the abstract to get 125 articles. (6) researchers download articles that can be opened and the suitability of the title and research subject, namely 43 articles. Data analysis was conducted through four stages, namely: (1) source collection, namely the identification and downloading of 43 relevant articles through the systematic procedures that have been explained; (2) source criticism, namely the assessment of the authenticity and accuracy of the article content through internal criticism that includes a review of the author's credibility, journal reputation, and the suitability of the content to the research focus; (3) interpretation, namely the interpretation of facts obtained from the literature within the framework of reconstructing findings to form factual and logical values ​​and meanings; (4) historiography, namely the systematic preparation of research reports in accordance with applicable scientific provisions. Data validity is guaranteed through source triangulation, member checking by fellow researchers, and reference source validation sheets that have been validated by expert lecturers.The results of the study indicate that the learning environment has a significant relationship and influence on these variables. A conducive learning environment provides stimulation that can increase student engagement, while emotional support can help strengthen student resilience in facing math difficulties. The results of this study indicate that the school environment, such as classroom climate and supportive social interactions (non-physical environment), has a more significant influence than the family and community environment in improving students' mathematics learning outcomes. This study concludes that structuring the learning environment is a key factor in optimizing the mathematical achievement of the remainder of elementary school.