Atika Ayuni Febiana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SUPERVISI PENDIDIKAN Atika Ayuni Febiana; Rusli Dedi Mustofa; Erika Lia Pradita; Anisa Kumala Dewi; Bahtiyar Heru Susanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1567

Abstract

Supervisi merupakan rangkaian aktivitas yang dilakukan oleh supervisor untuk memonitor lembaga sekolah dalam menjalankan proses administrasinya. Supervisi memiliki andil besar dalam kesuksesan baik itu dalam proses belajar mengajar hingga berbagai pengelolaan lainnya. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa penting supervisi dalam lembaga pendidikan. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa sebagai lembaga pendidikan yang menjadi pabrik dimana menghasilkan generasi penerus bangsa sudah selayaknya melakukan upgrading level pendidikan sesuai dengan kebutuhan zaman. Atau dengan kata lain, sekolah terbaik adalah sekolah yang menjawab tantangan zaman serta mampu melayani warga sekolah dengan administrasi yang berkualitas. Maka dari itu, aktivitas supervisi pendidikan secara kontinyu bisa menjadi solusi terbaik dalam memajukan kualitas lembaga pendidikan serta merevisi program maupun praktik ilegal yang menjadi hambatan bagi lembaga pendidikan terkait.
Medan semantik pada pemerolehan bahasa anak: literatur review Muhardila Fauziah; Atika Ayuni Febiana; Anggi Ariyanto; Vindika Rahayu Wilujeng; Siti Nur Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i3.900

Abstract

Pemerolehan bahasa ataupun disebut akuisisi bahasa merupakan prosedur yang terjadi secara alamiah pada seorang anak pada saat ia memperoleh bahasa pertama ataupun bahasa ibu. Proses pemerolehan bahasa mencakup beberapa aspek antara lain sintaksis, fonologi, pragmatik dan leksikon. Metode penelitian menerapkan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur. Analisis data yang diterapkan yaitu analisis data deskriptif. Medan semantik merupakan salah satu tahapan yang terjadi antara umur 2 setengah tahun hingga lima tahun dimana anak-anak dapat melakukan pengelompokkan perkataan yang berhubungan ke dalam medan semantik. Pada mulanya proses ini berlangsung jika makna kata-kata yang digeneralisasikan secara berlebihan semakin sedikit setelah kata-kata baru untuk benda-benda yang termasuk pada generalisasi ini dikuasai anak-anak. Dikatakan individu memiliki kemampuan semantik jika sudah mampu memaknai kata-kata yang memiliki keterhubungan makna.
Analisis Implementasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Materi di Sekolah Dasar Atika Ayuni Febiana; Mutia Irma Fatmawati; Vindika Rahayu Wilujeng; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mediapembelajaran digital berbasis Canva dalam meningkatkan pemahaman materi pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada kajian kependidikan, khususnya terkait pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah dasar. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dengan penggunaan Canva dalam pembelajaran. Pemilihan pendekatan kualitatif didasarkan pada pertimbangan bahwa metode ini memungkinkan peneliti menganalisis fenomena secara mendalam, komprehensif, dan mampu menggali informasi secara mendalam mengenai efektivitas Canva dalam membantu siswa memahami materi. Penggunaan Canva sebagai media pembelajaran digital di sekolah dasar memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Media Canva membantu siswa dalam memahami materi abstrak melalui visualisasi menarik dan interaktif, sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Canva juga meningkatkan motivasi belajar siswa dengan mendorong kreativitas dan ekspresi ide serta memperkuat keterlibatan aktif dalam proses belajar. Meski ada kendala seperti perangkat, kesiapan guru, dan akses internet, Canva tetap berkontribusi signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21.
KESULITAN LITERASI NUMERASI DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP DAN SELF-EFFICACY SISWA Atika Ayuni Febiana; Danuri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42958

Abstract

This study aims to analyze numeracy literacy learning difficulties among fifth-grade students at SD Negeri 3 Kadipiro, Yogyakarta, viewed from mathematical conceptual understanding and self-efficacy. The study focuses on identifying students’ difficulties in understanding problem contexts, interpreting mathematical information, and determining appropriate problem-solving strategies in contextual situations. It also examines the role of conceptual understanding and mathematical self-efficacy in supporting numeracy literacy skills at the elementary school level. This research employed a descriptive qualitative approach. The research subjects included the school principal, the fifth-grade teacher, and fifth-grade students at SD Negeri 3 Kadipiro. Data were collected through a conceptual understanding test, a mathematical self-efficacy questionnaire, in-depth interviews, classroom observations, and documentation. Data analysis was conducted inductively through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing with verification. Data validity was ensured through technique triangulation and source triangulation. The results indicate that students’ numeracy literacy difficulties were at a moderate level. The main difficulties involved understanding problem contexts, converting verbal language into mathematical representations, and applying systematic problem-solving steps. Students’ mathematical conceptual understanding was uneven and contributed to numeracy literacy difficulties. Although students’ mathematical self-efficacy was generally good, it was not sufficient to overcome cognitive barriers. Therefore, improving numeracy literacy requires balanced strengthening of conceptual understanding and self-efficacy through contextual and sustainable learning approaches. Keywords: Numeracy Literacy, Conceptual Understanding, Mathematical Self-Efficacy