Astuti, Divana Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Instrumen Distribusi dalam Ekonomi Islam Zabur, Alyawati Putri Kurniasih; Astuti, Divana Dwi; Agnesia, Frisca Aulia; Seriawan, Sebastian Surya; Sohridayani, Sohridayani; Djafar, Mifta Rahmatia; Badu, Ronald S.
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 1 (2024): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Juni)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jamak.v3i1.170

Abstract

Instrumen distribusi ekonomi dalam islam adalah topik penting dalam ekonomi, terutama karena terkait dengan upaya mencapai kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat melalui pemerataan. Dalam artikell ini, kita akan membahas konsep instrumen distribusi dari perspektif ekonomi konvensional yang berbasis kapitalisme serta ekonomi Islam. Kapitalisme, yang dipopulerkan oleh Adam Smith, Bapak Ilmu Ekonomi, menekankan kebebasan individu dalam mengelola aset tanpa campur tangan pemerintah. Namun, kapitalisme sering menyebabkan ketidakmampuaan yang mengakibatkan perselisihan dan kemiskinan permanen di masyarakat. Di sisi lain, Ekonomi Islam memiliki prinsip distribusi kekayaan yang berbeda. Islam melarang penumpukan kekayaan pada segelintir orang dan mendorong distribusi kekayaan ke seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan studi literatur dari berbagai buku dan sumber relevan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah memahami konsep distribusi kekayaan dari sudut pandang ekonomi Islam dan kapitalis. Artikel ini menyimpulkan bahwa sistem distribusi kekayaan kapitalis perlu digantikan dengan sistem ekonomi Islam yang menekankan kebebasan dan perilaku manusia yang sesuai dengan ajaran agama serta nilai keadilan dalam kepemilikan.
Analisis Laporan Keuangan Dana Zakat Infak Sedekah (ZIS) Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Syariah (PSAK) 109 pada Bank Syariah Indonesia Astuti, Divana Dwi; Latif, Febrianti; Hasan, Elistiawati; Pebrianti, Reva; Amran, Ridho Aditya
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3 No 3 (2024): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Desember)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jamak.v3i3.309

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan laporan keuangan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Bank Syariah Indonesia (BSI) berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif non-interaktif dengan metode analisis dokumen. Data primer berupa laporan keuangan BSI tahun 2023 dianalisis untuk menilai kesesuaian penerapan PSAK 109 dari aspek pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan dana ZIS di BSI dilakukan berdasarkan basis akrual, mencatat sumber dana sebesar Rp 341,09 miliar, termasuk kontribusi pegawai, donasi masyarakat, dan sumber internal bank. Pengukuran dilakukan dengan nilai nominal tanpa penyesuaian nilai waktu uang, memastikan saldo akhir dana sebesar Rp 206,68 miliar mencerminkan kemampuan riil distribusi. Penyajian laporan dilakukan secara terpisah, memisahkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk transparansi, dengan penyaluran dana Rp 286,62 miliar. Pengungkapan kebijakan akuntansi, tata kelola, dan rincian arus dana menunjukkan komitmen BSI terhadap prinsip syariah dan akuntansi yang relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BSI telah sepenuhnya mematuhi PSAK 109 dalam pengelolaan dana ZIS, mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan integritas lembaga. Hal ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan di Indonesia.