Febriana Faridatu Amalia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Tingkat Kecemasan pada Korban Pasca Bencana Tanah Longsor Berulang di Desa Sawangan Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Febriana Faridatu Amalia; Siska Nia Irasanti; Ariko Rahmat Putra
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10520

Abstract

Abstract. Anxiety is a type of mental disorder that often occurs. Landslide disasters can be a stressor and have an influence on the level of anxiety in the victims. Banjarnegara Regency is one of the districts in Central Java that often experiences landslides. This research was conducted with the aim of determining the level of anxiety experienced by victims of repeated disasters in Sawangan Village. This research is a descriptive study with a cross sectional approach. The sampling technique was consecutive sampling and involved 115 research subjects who were victims of repeated landslides in RW 02 Sawangan Village. Data collection was carried out by asking questions and answers to research subjects and using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The research results showed anxiety with the majority having a severe level of anxiety, 37 people (37%). Subjects experienced the most anxiety in late adulthood (36-45 years), were female, had low education, did not work, and had a low income, namely less than the same as RP. 2,500,000.00 and lived in Sawangan Village for more than 2 years. Victims of repeated landslides are vulnerable to experiencing anxiety due to repeated stressors. Abstrak. Kecemasan merupakan salah satu jenis gangguan mental yang sering terjadi. Bencana tanah longsor dapat menjadi stresor dan mempunyai pengaruh terhadap tingkat kecemasan pada korban bencana. Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang sering mengalami bencana longsor. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan yang dialami oleh korban bencana berulang di Desa Sawangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling dan melibatkan 115 subjek penelitian korban bencana longsor berulang di RW 02 Desa Sawangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tanya jawab kepada subjek penelitian dan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan kecemasan dengan mayoritas memiliki tingkat kecemasan berat yaitu 37 orang (37%). Subjek paling banyak mengalami kecemasan pada usia dewasa akhir (36-45 tahun), berjenis kelamin perempuan, berpendidikan rendah, tidak bekerja, dan berpenghasilan rendah yaitu kurang dari sama dengan Rp. 2.500.000,00 dan tinggal di Desa Sawangan selama lebih dari 2 tahun. Korban bencana tanah longsor yang berulang rentan mengalami kecemasan akibat stresor yang berulang.