Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ENHANCING MATHEMATICS LITERACY IN VOCATIONAL SCHOOLS: THE KEY ROLE OF PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) AMONG TEACHERS: MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIKA DI SMK: PERAN KUNCI PENGETAHUAN KONTEN PEDAGOGIS (PCK) DI KALANGAN GURU Patimbangi, Andi; Kasmah; Hidayati, Rahma
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 11 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2023v11n2a2

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK) is an ability that is very necessary to improve students' mathematical literacy skills. For this reason, this research describes in depth the ability of Pedagogical Content Knowledge (PCK) teachers and the relationship between these abilities in building mathematical literacy. This type of research used a mixed method through data collection techniques using triangulation, namely interviews, observation, and questionnaires. The research results show that Pedagogical Content Knowledge (PCK) is still at level 1 in terms of the teaching knowledge component, student knowledge component, and content knowledge component. Besides that, the research results also found that Pedagogical Content Knowledge (PCK) teachers have a relationship with students' mathematical literacy skills. The better the ability of the Pedagogical Content Knowledge (PCK) teacher the greater the potential for students to have good mathematical literacy skills. One of the learning models needed to improve students' literacy skills is a learning model that can accommodate differences in student characteristics including differences in intelligence.
Dampak Objek Wisata Religi Terhadap Pendapatan dan Peluang Usaha Masyakarat di Sekitar Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary Kasmah; Maulida, Sri
JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : PPJP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jiep.v7i2.538

Abstract

This study aims to analyze the income and business opportunities of the community around the religious tourism site of Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari in Kelampaian Tengah Village. The research employed a descriptive method, with data collected through interviews, documentation, and questionnaires. The findings reveal that the existence of this religious tourism site has a positive impact on the local community's income. Various types of businesses, such as selling goods and services, have developed around the site, providing residents with economic opportunities to sustain their livelihoods. Tourist visits significantly create economic prospects for the surrounding community. This research is expected to provide information and insights to various stakeholders about the potential of the Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari religious tourism site in improving the welfare of the local population.
Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dengan Model Countenance Stake dalam Konteks Kurikulum Berbasis Teknologi Digital Jumardi; Kasmah; Hasanuddin, Sultan
Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ekspose.v25i1.10868

Abstract

Artikel ini membahas tentang Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam kontek Kurikulum berbasis Teknologi Digital, di SMP Islam Athirah Bone Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan, dan model evaluasi Countenance Stake difokuskan pada tiga fase: konteks (antecedents), proses (transactions), dan hasil (outcomes). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam konteks kurikulum berbasis teknologi digital (kurikulum PAI digital). Intrument yang digunakan meliputi panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dari bagian konteks (antecedents) bahwa sekolah memiliki landasan kebijakan yang kuat dalam mendukung implementasi kurikulum PAI berbasis teknologi digital, sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengikuti perkembangan teknologi pendidikan. Bagian proses (transactions), Proses pelaksanaan kurikulum PAI berbasis teknologi digital di sekolah berlangsung dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran, seperti Canva, video interaktif, e-learning, aplikasi Al-Qur’an digital, YouTube, Muslim Pro, serta layanan kecerdasan buatan. Guru PAI menggunakan media tersebut untuk membuat pembelajaran lebih visual, menarik, dan mudah diakses siswa. Dan hasil (outcomes), Penggunaan teknologi mendorong siswa untuk belajar secara mandiri melalui akses informasi luas dan cepat. Selain itu, guru menilai bahwa media digital memiliki potensi besar dalam memperkuat nilai spiritual dan moral siswa apabila digunakan dengan benar.  Selain itu terdapat kendala yaitu Minimnya pengawasan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan teknologi, misalnya mengakses konten lain di luar materi pelajaran. Hal ini mengindikasikan perlunya sistem pengawasan digital yang lebih terstruktur serta peningkatan literasi digital bagi guru dan siswa. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, penguatan regulasi, dan pendampingan guru, pembelajaran PAI digital berpotensi menjadi model pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan generasi religius yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era modern ini.