Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Metode Simple Queue untuk Meningkatkan Kualitas Jaringan Manajemen Bandwith Firmansyah, Ahmad; Ijudin, Ahmad; Seha, Nurholis; Rahmawati, Restika Ningrum; Rustamaji; Peritami, Suci Ayu; Thoyyibah
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja metode Simple Queue dalam meningkatkan kualitas jaringan manajemen bandwidth. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan akan manajemen bandwidth yang efektif seiring dengan semakin kompleksnya jaringan komunikasi data. Metode Simple Queue, yang merupakan salah satu teknik antrian yang digunakan dalam manajemen bandwidth, dianalisis untuk menentukan efektivitasnya dalam mengoptimalkan alokasi bandwidth dan mengurangi kemacetan jaringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan pengujian pada jaringan simulasi yang diberi beban lalu lintas data yang berbeda. Parameter kinerja yang diukur meliputi throughput, latency, packet loss, dan jitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Simple Queue mampu meningkatkan kualitas jaringan secara signifikan dengan peningkatan throughput dan penurunan latency serta packet loss pada kondisi beban lalu lintas tinggi. Selain itu, jitter yang dihasilkan juga lebih stabil dibandingkan dengan metode manajemen bandwidth lainnya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode Simple Queue dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kinerja jaringan, khususnya dalam lingkungan yang memiliki variasi beban lalu lintas yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode Simple Queue dapat meningkatkan kualitas jaringan manajemen bandwidth secara keseluruhan, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi kinerjanya dalam skenario jaringan yang lebih kompleks dan dinamis. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknik manajemen bandwidth yang lebih efisien dan handal.
Analisis Kinerja Metode Simple Queue untuk Meningkatkan Kualitas Jaringan Manajemen Bandwith Firmansyah, Ahmad; Ijudin, Ahmad; Seha, Nurholis; Rahmawati, Restika Ningrum; Rustamaji; Peritami, Suci Ayu; Thoyyibah
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja metode Simple Queue dalam meningkatkan kualitas jaringan manajemen bandwidth. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan akan manajemen bandwidth yang efektif seiring dengan semakin kompleksnya jaringan komunikasi data. Metode Simple Queue, yang merupakan salah satu teknik antrian yang digunakan dalam manajemen bandwidth, dianalisis untuk menentukan efektivitasnya dalam mengoptimalkan alokasi bandwidth dan mengurangi kemacetan jaringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan pengujian pada jaringan simulasi yang diberi beban lalu lintas data yang berbeda. Parameter kinerja yang diukur meliputi throughput, latency, packet loss, dan jitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Simple Queue mampu meningkatkan kualitas jaringan secara signifikan dengan peningkatan throughput dan penurunan latency serta packet loss pada kondisi beban lalu lintas tinggi. Selain itu, jitter yang dihasilkan juga lebih stabil dibandingkan dengan metode manajemen bandwidth lainnya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode Simple Queue dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kinerja jaringan, khususnya dalam lingkungan yang memiliki variasi beban lalu lintas yang tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode Simple Queue dapat meningkatkan kualitas jaringan manajemen bandwidth secara keseluruhan, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi kinerjanya dalam skenario jaringan yang lebih kompleks dan dinamis. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknik manajemen bandwidth yang lebih efisien dan handal.
Comparison of Analog Modulation and Demodulation Using MATLAB Rustamaji; Muhammad Razu; ⁠Amanda Eka Adelia; Abnah Dwi Firmansyah
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v6i1.377

Abstract

Analog communication systems remain foundational in applications such as radio broadcasting and low-power wireless transmission, where low-frequency signals require modulation to overcome bandwidth limitations and noise susceptibility. This study aims to compare the modulation-demodulation performance of Amplitude Modulation (AM), Frequency Modulation (FM), and Phase Modulation (PM) using MATLAB simulations in the time-frequency domain under varying Additive White Gaussian Noise (AWGN) conditions. Using a quantitative simulation-based comparative approach, the study evaluates three main analog modulation types across SNR variations of 10–30 dB with Nyquist-compliant sampling. The main instrument is MATLAB software; data analysis includes time-domain waveform comparison, FFT-based frequency spectrum analysis, and pre/post-demodulation SNR metrics. Results show that AM experiences significant waveform distortion at low SNR (10–20 dB), with narrow bandwidth but prominent sidebands in the frequency spectrum. FM and PM demonstrate superior demodulated waveform stability and greater noise resilience, despite wider bandwidth requirements consistent with Carson's rule. In conclusion, FM and PM are more suitable for noisy transmission channels, such as rural radio communication in Indonesia, providing a practical simulation-based reference for electrical engineering education and low-cost analog communication system design. Future work is recommended to extend validation toward analog-digital hybrid architectures using real hardware platforms such as Software-Defined Radio (SDR).
Noise Analysis in 5G Network Transmission Systems ⁠Alan Abdus Somad; ⁠Bayu Nugroho; Varissa Nisrina Yakin; Rustamaji
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v6i1.381

Abstract

The advancement of 5G networks offers high-speed communication, low latency, and massive connectivity, but faces challenges from noise and interference in the sub-6 GHz and mmWave bands (Rappaport et al., 2019). This study aims to analyze the characteristics and dominance of noise in 5G transmission systems and evaluate efficient mitigation strategies such as adaptive beamforming. Using a qualitative approach to secondary data analysis, the population includes publications on 5G noise from 2016 to 2025 from Google Scholar, with a purposive sample of 20-25 primary sources including 3GPP standards. The instruments are scientific articles and technical reports; analysis techniques include thematic clustering, comparative interpretation, and source triangulation (Sugiyono, 2021). The results show that thermal noise dominates sub-6 GHz due to user density, while mmWave shifts to phase noise and intra-cell interference in dense deployments (Rebato et al., 2016). In conclusion, dynamic noise mitigation through beamforming improves the spectral efficiency and reliability of 5G rollout in Indonesia.