Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI SUMBER DAYA ALAM DI LAHAN MAKAM KOTA MALANG Pawestri, Arum
PANGRIPTA Vol. 2 No. 1 (2019): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.05 KB) | DOI: 10.58411/esn0y314

Abstract

Kegiatan pembangunan di suatu wilayah sangat tergantung dari ketersediaan sumberdaya alam di wilayah tersebut, misalnya saja pengembangan Kota Malang sebagai kota pendidikan. Untuk lebih memaksimalkan upaya memperbaharui sumberdaya alam di wilayah kota, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni melakukan optimalisasi di area lahan makam dengan melakukan pengujian di bidang Sosiologis dan ekologis. Pengujian yang dimaksud mencakup uji sosial, uji tata ruang, dan uji kualitas tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta mengembangkan sumber daya alam pada tempat pemakaman umum dan memberikan rekomendasi pengembangan ruang terbuka hijau pada tempat pemakaman umum. Metode penelitan ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar masyarakat setuju bila dilakukan optimalisasi lahan makam dan masyarakat juga siap berpartisipasi dalam proses optimalisasi. Lahan makam di Kota Malang dapat dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau, tempat pelestarian flora, lokasi wisata, sarana pendidikan, dan perkebunan. Rekomendasi optimalisasi sumber daya alam yang sesuai dengan kondisi makam di Sukun, Kasin dan Samaan adalah perkebunan tanaman buah dalam pot (tabulampot) karena dalam praktiknya tabulampot tidak memerlukan lahan yang luas. Dan rekomendasi yang bisa digunakan untuk budi daya dilahan makam adalah jahe, Kopi, kakao, dan Lamtoro.
ANALISIS KEBUTUHAN PENANGANAN LIMBAH B3 (BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN) DI KOTA MALANG Mudji, Arti; Pawestri, Arum
PANGRIPTA Vol. 1 No. 2 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.032 KB) | DOI: 10.58411/r6zcp274

Abstract

Di Kota Malang persoalan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) benar-benar menjadi ancaman serius masyarakat Malang. Terutama limbah B3 yang dihasilkan rumah sakit baik milik pemerintah atau swasta. Masalah ini tidak ditangani secara benar, tepatnya sejak Rumah Sakit Saiful Anwar tidak boleh lagi mengelola limbah dari luar. hingga kini masih dicari solusi mengatasi limbah B3 tersebut. Banyak pengelola rumah sakit yang tidak tahu ke mana harus membuang limbahnya sejak Rumah Sakit Saiful Anwar tidak lagi menerima limbah B3Pada kegiatan Penyusunan Analisa Kebutuhan Penanganan Limbah B3, dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis untuk menjelaskan masalah-masalah aktual secara sistematis, faktual dan akurat melalui diskripsi kondisi Penanganan Limbah B3 eksisting. Sedangkan analisa yang digunakan adalah analisa kualitatif dan kuantitatif.
KAJIAN PEMBANGUNAN EKONOMI DAN SUMBER DAYA ALAM KOTA MALANG Indajani, Ganis; Pawestri, Arum
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/rgs0vn07

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses di mana pemerintah daerah dan masyarakat mengelola sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja atau kesempatan kerja baru dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari kajian Informasi Pembangunan Ekonomi dan Sumber Daya Alam Kota Malang adalah untuk menjelaskandan menginformasikan ketersediaan akurasi data dan informasi pembangunan ekonomi dan sumberdaya alam di Kota Malang.Pendekatan kebijakan penjabaran dari visi dan misi walikota, sehingga sosok walikota mempunyai peranan yang sangat ber-pengaruh dalam pembuatan kebijakan. Kebijakan pengembangan di Kota Malang merupakan kebijakan yang bersifat meneruskan bukan radikal Secara lebih spesifik pendekatan yang akan dilakukan. Pendekatan kelembagaan dilakukan dengan oordinasi dan komunikasi dalam frekuensi yang tinggi akan sangat membantu kelancaran dan keberhasilan perencanaan dan pendekatan teknis, kajian terhadap kriteria atau metode perhitungan yang akan digunakan meliputi neraca sumberdaya alam dan penghitungan ekonomi wilayah.