Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT BREENTAG Wulandari, Suci; Fadillah, Fitri Nur; Luvena, Zachra Apsari; Salafudin, Salafudin; Musadi, Maya Ramadianti; Parapat, Riny Yolandha
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT BREENTAG merupakan perusahaan distributor bahan kimia yang memproduksi formula enzim (textile enzyme). Pada PT BREENTAG telah menerapkan implementasi sistem K3 pada setiap bagian proses produksi. Proses produksi di PT BREENTAG ini memiliki rangkaian kerja yang tidak terlalu kompleks, namun potensi resiko yang ditimbulkan cukup tinggi misalnya terpapar bahan kimia pada proses produksi bagian mixing dan pengecekan laburatorium. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui jenis bahaya penilian resiko berdasarkan jenis bahaya di bagian proses produksi. Identifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode HIRARC untuk mengukur tingkat kemungkinan dan dampak terjadinya resiko bahaya dibagian proses produksi. Hazard Identification and Risk Control (HIRARC) yaitu serangkaian proses identifikasi bahaya dilanjut penilaian resiko kemudian mengendalikan bahaya agar meminimalisir resikonya. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa implementasi pada PT. BREENTAG berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh perusahaan sehingga tidak ada insiden ataupun kecelakaan yang terjadi dan tercapai zero accident. Keberhasilan pelaksanaan program K3 tersebut didukung adanya forum yang mewadahi serta dukungan dari pimpinan serta karyawan.
Efektivitas Bioadsorben dalam Pengolahan Limbah Warna Methyl Orange dengan Menggunakan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L) Suhartono, Jono; Fadillah, Fitri Nur; Pratiwi, Vibianti Dwi; Choerudin; Kurniawan, Ronny
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitk.v10i1.53944

Abstract

Cacao (Theobroma cacao L) is a plant that produces 75% of waste in the form of fruit peels. Cacao pod husk contains coarse fiber, cellulose, hemicellulose, and lignin so it has the potential to be used as an adsorbent. Textile liquid waste generally contains dyes that are difficult to decompose and have the potential to pollute the environment, one of which is methyl orange (MO) which is toxic and mutagenic. This study aims to evaluate the effectiveness of cacao peel as a bioadsorbent in the elimination of MO from liquid waste. The adsorption process is carried out using a packed column with a cacao bed weight of 100g. The initial concentration of the MO waste feed used is 5 ppm with an operating temperature at room conditions between 25 - 27oC. In this study, the influence of flow rate and pH was studied. The best results were compared to cacao bioadsorbents activated using the alkaline method. The results showed that the optimal conditions were achieved at a flow rate of 25 ml/min and pH 7 with an adsorption capacity of 19.81 × 10⁻⁵ mg/g. Cacao bioadsorbent with alkaline activation is able to increase the surface area and pore volume of the adsorbent, so that the adsorption capacity increases even though the activation residue has an effect on the chemical oxygen demand (COD) and total suspended solid (TSS) values.