Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physiotherapy Intervention in Improving The Quality of Life of Scoliosis Individuals: Case Study Naufal, Adnan Faris; Hastuti, Nimah
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2023: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.4245

Abstract

Background: Scoliosis is a spinal problem. If scoliosis is not corrected immediately, the curvature will get worse, which can cause discomfort, an asymmetrical body appearance, and obvious changes in posture. This can also cause the quality of life to decrease. One of the public health services, namely physiotherapy, can help restore body posture by reducing the curve of the spine. Objective: To determine the quality of life of individuals with scoliosis before and after physiotherapy intervention. Method: This research design uses a case study and analytical descriptive qualitative research type. The sampling technique used is a purposive sampling technique where the inclusion and exclusion criteria have been determined and are by the research objectives. After grouping respondents, the next step was a pre-test, physiotherapy intervention and then evaluation. Results: There was an improvement in the quality of life in scoliosis patients after providing physiotherapy intervention.
Intervensi Fisioterapi untuk Mengurangi Nyeri pada Kondisi Postpartum pasca Sectio Caesarea: Studi Kasus Hastuti, Nimah; Susilo, Taufik Eko; Abdullah, Arif
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Persalinan melalui operasi sectio caesarea semakin sering dilakukan di Indonesia, namun menimbulkan risiko nyeri pasca operasi dan keterbatasan aktivitas pada ibu postpartum. Nyeri yang tidak tertangani dengan baik dapat menghambat pemulihan fisik, menurunkan kualitas hidup, serta memengaruhi keberhasilan laktasi dan peran ibu dalam keluarga. Intervensi fisioterapi menjadi salah satu pendekatan penting untuk mendukung pemulihan dini dan mencegah komplikasi jangka panjang.Case Presentation: Seorang ibu berusia 35 tahun, postpartum hari pertama pasca sectio caesarea dan Metode Operatif Wanita (MOW), mengalami nyeri tekan di area insisi abdomen, keterbatasan mobilisasi, serta ketergantungan dalam perawatan diri. Pasien juga memiliki riwayat operasi sesar sebelumnya dan menjalani tirah baring dengan keluhan utama nyeri dan keterbatasan aktivitas.Management and Outcome: Pasien menjalani dua sesi intervensi fisioterapi meliputi breathing exercise, bridging, segmental rotation, ankle pumping, kegel exercise, mobilisasi aktif, dan breast care. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk nyeri dan Kenny Self Care untuk aktivitas fungsional. Hasil menunjukkan penurunan nyeri diam dari 2 menjadi 0, nyeri tekan dari 5 menjadi 3, dan nyeri gerak dari 6 menjadi 3. Selain itu, skor Kenny Self Care meningkat dari 35 menjadi 51, menandakan adanya perbaikan signifikan dalam kemampuan aktivitas fungsional pasien.Conclusion: Intervensi fisioterapi terstruktur efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan aktivitas fungsional pada ibu postpartum pasca sectio caesarea. Program latihan yang berkelanjutan dan edukasi mandiri di rumah sangat penting untuk mempercepat pemulihan, mencegah komplikasi, serta mendukung kualitas hidup ibu secara menyeluruh.