Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) METHOD COMBINED WITH TOTAL PHYSICAL RESPONSE (TPR) METHOD ON UPGRADING COMMUNICATION SKILL ON ENGLISH LABORATORY Desi Qoriah; Ghaida Farisya
Journal Civics And Social Studies Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Civicos Vol 6 No 2 Tahun 2022
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v6i2.179

Abstract

In this era where international languages ​​are a bridge to access information in the digital world, every educational institution is looking for ways to get the best methods to improve international language communication skills. This research aims to determine the application of the Communicative Teaching Language (CLT) and Total Physical Response (TPR) methods in improving communication skills in English in practicum classes at the Faculty of Economics, Garut University. The research method uses experimental techniques with research samples of students who received practicum classes in the 2017-2021 period. Data collection techniques use observation, pre-test post-test, interviews and documentation. The research results show that the application of this method is able to provide a pleasant atmosphere in the classroom, can be well received by both students and teachers and improves students' ability to communicate in English and has other advantages in terms of student interest and enthusiasm which is quite good.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI SAWAH LEGA HEGAR RESORT GARUT Haura Isyara Putri; Deden Firman Syuyaman Rukma; Ghaida Farisya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6083

Abstract

Penelitian ini mengambil objek di Sawah Lega Hegar Resort Garut, kawasan wisata alam yang sedang berkembang di Kabupaten Garut, dengan tujuan untuk mengkaji keterkaitan antara kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan. Pentingnya menjaga kepuasan pelanggan sebagai tolak ukur keberhasilan di sektor pariwisata dan masih banyaknya keluhan konsumen terhadap layanan yang diberikan menjadi pendorong utama penelitian ini. Seratus responden dipilih dengan menggunakan metodologi purposive sample sebagai bagian dari pendekatan penelitian kuantitatif. Dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26, data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan tinjauan pustaka. Regresi linier sederhana kemudian digunakan untuk analisis. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan, dimana koefisien regresi tercatat sebesar 1,313 dan nilai signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Kedua variabel tersebut memiliki keterkaitan yang sangat kuat, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,926. Peningkatan kepuasan pelanggan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan dan menjaga mutu pelayanan Sawah Lega Hegar Resort.
PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN AKTIVITAS WISATA PETUALANGAN TERHADAP MINAT GENERASI-Z DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PAPANDAYAN GARUT Silmi Rahayu; Dani Adiatma; Ghaida Farisya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6116

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan strategi promosi pariwisata, salah satunya melalui influencer marketing yang efektif menjangkau Generasi Z. Di sisi lain, wisata petualangan menjadi daya tarik yang sesuai dengan karakter aktif generasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan aktivitas wisata petualangan terhadap minat berkunjung Generasi Z ke Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Garut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 146 responden Generasi Z yang pernah berkunjung, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan dalam membentuk persepsi destinasi. Aktivitas wisata petualangan memberikan pengaruh yang lebih dominan dalam meningkatkan minat berkunjung karena sesuai dengan kebutuhan Generasi Z akan pengalaman menantang dan autentik. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 50,4%, menunjukkan bahwa kombinasi strategi promosi digital dan pengembangan wisata berbasis petualangan dapat meningkatkan minat berkunjung Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara promosi digital dan penguatan atraksi wisata alam untuk menjaga daya saing destinasi.
ANALISIS POSITIONING COFFEE SHOP BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN DI KOTA GARUT Alvin Fauzi Alfiansyah; Deden Firman Syuyaman Rukma; Ghaida Farisya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi positioning lima coffee shop di Kota Garut berdasarkan persepsi konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih secara purposive dengan kriteria telah mengunjungi kelima coffee shop, yaitu 911 Coffee, Kopilogi, Gudang Rasa, Beri Kopi, dan Dua Warna Grote. Teknik analisis data yang digunakan adalah Multidimensional Scaling (MDS) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Atribut yang dianalisis mencakup lima dimensi utama: kualitas makanan dan minuman, kualitas pelayanan, harga, suasana, dan kemudahan akses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gudang Rasa dan Dua Warna Grote menempati posisi yang relatif unggul dalam benak konsumen, terutama dalam hal kualitas dan kenyamanan. Sementara itu, Kopilogi secara konsisten berada pada posisi terendah dalam semua dimensi, menunjukkan perlunya strategi reposisi. Peta persepsi yang dihasilkan menggambarkan posisi relatif antar merek dalam persaingan lokal. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola coffee shop dalam merancang strategi pemasaran berbasis persepsi konsumen guna meningkatkan daya saing usaha.