Qur'any, Fardiana Fikria
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan Pengaruhnya terhadap Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN Jakarta Qur'any, Fardiana Fikria
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.36186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat inovasi yang dilakukan dosen dalam pengembangan kurikulum khususnya Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan pengaruhnya terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa di dua program studi yaitu, Agribisnis dan Fisika. Metode pengumpulan data berupa kuesioner yang disebar pra dan pasca pembelajaran mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan juga wawancara oleh dosen mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan di dua prodi tersebut. Data kuesioner tersebut kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk melihat validitas dan reabilitas dan data wawancara akan dianalisis secara induktif-deduktif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa inovasi hanya terjadi pada RPS tidak pada proses pembelajaran seperti metode pembelajaran. Adapun pengaruh mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan tidak terlalu signifikan terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa yang ditunjukkan oleh uji t dengan Sig. (0.889) dimana angka ini berada di atas 0.05 sehingga dikatakan tidak berpengaruh.
Inovasi Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan Pengaruhnya terhadap Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa UIN Jakarta Qur'any, Fardiana Fikria
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 9 No. 2 December 2023
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v9i02.36186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat inovasi yang dilakukan dosen dalam pengembangan kurikulum khususnya Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan pengaruhnya terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa di dua program studi yaitu, Agribisnis dan Fisika. Metode pengumpulan data berupa kuesioner yang disebar pra dan pasca pembelajaran mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan dan juga wawancara oleh dosen mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan di dua prodi tersebut. Data kuesioner tersebut kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS untuk melihat validitas dan reabilitas dan data wawancara akan dianalisis secara induktif-deduktif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa inovasi hanya terjadi pada RPS tidak pada proses pembelajaran seperti metode pembelajaran. Adapun pengaruh mata kuliah Islam dan Ilmu Pengetahuan tidak terlalu signifikan terhadap sikap moderasi beragama mahasiswa yang ditunjukkan oleh uji t dengan Sig. (0.889) dimana angka ini berada di atas 0.05 sehingga dikatakan tidak berpengaruh.
Reinterpretasi Pemikiran Murtadha Muthahhari tentang Relasi Gender dalam Keluarga Qur'any, Fardiana Fikria; Mochammad Abu Dzar Al Ghiffari
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 12 No. 1 June 2026
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v12i1.46978

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Murtadha Muthahhari mengenai relasi gender dalam keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan yang merujuk pada karya-karya utama kedua tokoh serta literatur relevan lainnya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah, pendekatan hermeneutika dengan teori dari Paul Ricoeur melalui tahapan dekontekstualisasi guna mengungkap struktur makna normatif dan spiritual dalam teks. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi gender dalam keluarga dipahami bukan sebagai relasi hierarkis, melainkan sebagai keserasian ontologis yang berakar pada dimensi ruhani manusia. Selain itu, perbedaan hukum yang terjadi pada laki-laki perempuan sebagai bentuk menjaga keseimbangan peran dalam keluarga.