Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

CONTENT MARKETING SEBAGAI STRATEGI MERAIH ENGAGEMENT TINGGI MELALUI MEDIA SOSIAL: (Studi kasus pada Instagram @harian.disway Surabaya) Mahendra Syahputra, Dandy; Widhiandono, Doan
RELASI Vol 3 No 04 (2023): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engagement is very important because the more interactions that occur on a post that is uploaded, the higher the response and interest it will get from the audience. The aim of this research is to understand, analyze and describe the strategies used by the Harian Disway Surabaya to get high engagement on every Instagram post. The method used is qualitative, with a type of descriptive research that systematically describes the facts or characteristics of the object being studied carefully and factually. The data used comes from primary and secondary data obtained through surveys, observations, interviews, documentation, and literature reviews from previous related research. The results of this research is Harian Disway has utilized the theory of content marketing strategy well to create high engagement on its Instagram social media. There are also other factors that make @harian.disway Instagram content engagement is high, namely Harian Disway's upload speed compared to other media. Keyword: Content marketing, strategy, engagement, Instagram, Harian Disway.
PENERAPAN NEWS VALUE PADA PENENTUAN KONTEN INSTAGRAM HARIAN DISWAY Firmansyah, Hasnu Dani; Tandiallo, Thirza Renanda Putri; Widhiandono, Doan
RELASI Vol 4 No 02 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i02.1582

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh kuatnya arus penyebaran informasi melalui media sosial. Publik secara cepat dan ringkas dapat mengonsumsi berbagai konten berita dari seluruh dunia dengan media sosial. Hal ini menjadi tantangan bagi platform media untuk menyediakan informasi yang akurat sekaligus menarik perhatian pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseimbangan antara kecepatan penyebaran informasi dengan akurasi dan kredibilitas berita dari Instagram @harian.disway yang merupakan media sosial platform berita Harian Disway. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Harian Disway mampu mengelola sosial media dengan penerapan nilai berita dalam konten-konten yang dimuat sangat baik. saran dari penulis mengenai penelitian ini adalah diharapkan konten-konten yang ada di Instagram Harian Disway lebih berfokus kepada kedekatan antara pengelola instagram dengan viewers.
PERSEPSI MAHASISWA TERKAIT PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SALURAN PENYEBARAN BERITA POLITIK DI HARIAN DISWAY Dwiyanti, Afina; Syahputra, M Ridwan; Widhiandono, Doan
RELASI Vol 4 No 02 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i02.1583

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah lanskap industri media dan jurnalisme. Media sosial menjadi tempat manusia berinteraksi dan mendapatkan sebuah informasi. Hadirnya media sosial membuat komunikasi masyarakat berubah menjadi lebih cepat dan fleksibel tanpa perlu bertemu atau face to face. Media sosial juga mempunyai kekuatan dalam penyebaran berita mengenai berbagai peristiwa terhitung cepat mendapatkan tanggapan dari penggunanya, dari berbagai informasi yang tersebar melalui media sosial juga dapat menciptakan persepsi tersendiri bagi pengguna media sosial. Berita politik menjadi salah satu topik berita yang marak disukai oleh para pengguna media sosial, karena peristiwa politik selalu memiliki pengaruh baik secara langsung ataupun tidak pada Masyarakat. Salah satu media sosial yang di gunakan masyarakat untuk mencari informasi politik adalah instagram. Instagram, sebagai salah satu platform media sosial yang populer, telah menjadi saluran penyebaran berita yang semakin marak digunakan oleh berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemanfaatan Instagram sebagai saluran penyebaran berita politik oleh Harian Disway, sebuah media berita lokal di Indonesia. Instagram digunakan media Harian Disway sebagai saluran penyebaran berita dengan menyajikan konten berita lokal, nasional, ninternasional, hiburan, dan olahraga dalam format visual yang menarik. Mereka memanfaatkan fitur-fitur Instagram seperti feed utama, Instagram Stories, dan Reels untuk menyebarkan berita dengan gaya yang ringkas dan interaktif.
PERBEDAAN PENULISAN JUDUL ANTARA MEDIA CETAK DAN MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK PEMBACA Muhibin, Hilmy Maulana; Widhiandono, Doan
RELASI Vol 4 No 03 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i03.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara judul berita yang diterbitkan di media cetak dan media online. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi penulisan, penggunaan kata kunci, peran algoritma, etika penulisan dan tren penulisan pada judul berita di kedua jenis media tersebut. Metodologi yang digunakan adalah analisis perbedaan kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul berita di media online cenderung lebih sensasional dan clickbait dibandingkan dengan judul di media cetak yang lebih informatif dan deskriptif. Media online sering menggunakan kata-kata yang memancing emosi dan rasa penasaran pembaca, sedangkan media cetak lebih fokus pada keakuratan dan kelengkapan informasi. Selain itu, panjang judul di media online biasanya lebih pendek untuk menyesuaikan dengan format tampilan digital, sementara judul di media cetak cenderung lebih panjang dan detail. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pendekatan penulisan judul berita antara media cetak dan online, yang dipengaruhi oleh karakteristik dan tuntutan masing-masing platform. Studi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana media adaptif terhadap perubahan teknologi dan preferensi audiens, serta implikasinya terhadap kualitas dan kredibilitas informasi yang disampaikan kepada publik.
Strategi Endorsement Dalam Membangun Brand Awareness Akun TikTok @Fujiiian Diana, Adinda; Widhiandono, Doan
Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/imajinasi.v2i2.621

Abstract

This study aims to analyze the endorsement strategy used by the TikTok account @fujiiian in building personal brand awareness in the digital era. The research method used is descriptive qualitative with observation and documentation techniques on 16 endorsement videos uploaded during May 2025. The results of the study show that the @fujiiian account, with 36.9 million followers, consistently uploads endorsement content dominated by honest reviews, tutorials, and story telling. The average viewers per endorsement video of 7.42 million and an average engagement rate of 1.03% indicate the effectiveness of the strategy being implemented, where this figure is included in the good category for an account with tens of millions of followers. Active interaction with the audience through comment replies and live streaming also strengthens loyalty and emotional closeness between creators and followers. These findings confirm that an authentic, informative, and interactive endorsement strategy is able to build strong personal brand awareness and strengthen account positioning amidst influencer competition on TikTok. This study provides an academic contribution to the literature on personal branding and endorsement on social media, as well as being a practical reference for content creators who want to build a personal brand effectively on digital platforms.
REPRESENTASI PASANGAN IDEAL DALAM K-DRAMA WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINE Sinatrya, Zakeia Ayra; Widhiandono, Doan
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9168

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengungkap bagaimana teks media — dalam hal ini drama Korea When Life Gives You Tangerine — tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai alat produksi makna yang sarat dengan ideologi dan representasi sosial. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) model Norman Fairclough terhadap adegan dan dialog dalam drama Korea When Life Gives You Tangerine dan komentar penonton di media sosial TikTok, ditemukan bahwa meskipun sebagian penonton menyadari bahwa Gwan-sik merupakan hasil konstruksi naratif, banyak komentar di media sosial yang membandingkan karakter tersebut dengan pria Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengembangkan kesadaran kritis dan meningkatkan kemampuan literasi media agar tidak terjebak dalam pemahaman yang fiktif tentang relasi gender, sehingga penonton mampu membedakan nilai-nilai yang layak diteladani dan yang hanya bersifat dramatik. Dengan demikian, masyarakat tidak akan mudah terpengaruh oleh narasi populer yang cenderung menggambarkan relasi ideal, namun tidak selalu relevan dengan realitas yang ada. Kata Kunci: Representasi, Drama Korea, Analisis Wacana Kritis Abstract: This research reveals how media texts - in this case the Korean drama When Life Gives You Tangerine - do not only function as a form of entertainment, but also as a means of meaning production laden with ideology and social representation. Using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) method on scenes and dialogues in the Korean drama When Life Gives You Tangerine and viewers' comments on TikTok, it is found that although some viewers realize that Gwan-sik is a narrative construction, many comments on social media compare the character to Indonesian men, potentially leading to unrealistic expectations. Therefore, the public needs to develop critical awareness and improve media literacy skills to avoid being trapped in fictitious understandings of gender relations, so that viewers are able to distinguish between values that are worthy of emulation and those that are only dramatic. Thus, people will not be easily influenced by popular narratives that tend to depict idealized relations, but are not always relevant to the existing reality Keywords: Representation, Korean Drama, Critical Discourse Analysis
REPRESENTASI PASANGAN IDEAL DALAM K-DRAMA WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINE Sinatrya, Zakeia Ayra; Widhiandono, Doan
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9168

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengungkap bagaimana teks media — dalam hal ini drama Korea When Life Gives You Tangerine — tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai alat produksi makna yang sarat dengan ideologi dan representasi sosial. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) model Norman Fairclough terhadap adegan dan dialog dalam drama Korea When Life Gives You Tangerine dan komentar penonton di media sosial TikTok, ditemukan bahwa meskipun sebagian penonton menyadari bahwa Gwan-sik merupakan hasil konstruksi naratif, banyak komentar di media sosial yang membandingkan karakter tersebut dengan pria Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengembangkan kesadaran kritis dan meningkatkan kemampuan literasi media agar tidak terjebak dalam pemahaman yang fiktif tentang relasi gender, sehingga penonton mampu membedakan nilai-nilai yang layak diteladani dan yang hanya bersifat dramatik. Dengan demikian, masyarakat tidak akan mudah terpengaruh oleh narasi populer yang cenderung menggambarkan relasi ideal, namun tidak selalu relevan dengan realitas yang ada. Kata Kunci: Representasi, Drama Korea, Analisis Wacana Kritis Abstract: This research reveals how media texts - in this case the Korean drama When Life Gives You Tangerine - do not only function as a form of entertainment, but also as a means of meaning production laden with ideology and social representation. Using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) method on scenes and dialogues in the Korean drama When Life Gives You Tangerine and viewers' comments on TikTok, it is found that although some viewers realize that Gwan-sik is a narrative construction, many comments on social media compare the character to Indonesian men, potentially leading to unrealistic expectations. Therefore, the public needs to develop critical awareness and improve media literacy skills to avoid being trapped in fictitious understandings of gender relations, so that viewers are able to distinguish between values that are worthy of emulation and those that are only dramatic. Thus, people will not be easily influenced by popular narratives that tend to depict idealized relations, but are not always relevant to the existing reality Keywords: Representation, Korean Drama, Critical Discourse Analysis