Saragi, Maria Magdalena
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi “Gizi Seimbang“ sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita Sitohang, Tiur Romatua; Saragi, Maria Magdalena; Yusniar, Yusniar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15441

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi pada ibu hamil dan ibu balita berjumlah 30 orang.  Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, meningkatkan pengetahuan tentang Ibu hamil dan ibu balita tentang gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Dari hasil evaluasi diperoleh pengetahuan ibu hamil dan ibu balita sebelum diberikan edukasi mayoritas cukup sebanyak 63,3% dan setelah dilakukan edukasi mayoritas baik  sebanyak 76,6%. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapakan kepada Ibu hamil dan Ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Gizi Seimbang, Stunting  ABSTRACT Stunting is a health issue in Indonesia. The Indonesian government aims to reduce the rate of growth failure or stunting by 14 percent by 2024. Community service is provided in the form of instruction for 30 pregnant women and mothers with toddlers. The goal of this community service is to realize community service as one of Higher Education's Tri Dharma activities, by boosting pregnant women's and mothers' under-five understanding of balanced nutrition in order to prevent stunting. According to the evaluation results, the majority of pregnant women and moms of toddlers had sufficient knowledge at 63.3% before receiving schooling, and the majority was good at 76.6% thereafter. It is believed that by participating in this community service activity, pregnant women and moms of toddlers can have a better understanding of balanced diet and therefore avoid stunting. Keywords: Education, Balanced Nutrition, Stunting
Edukasi “ Gizi Seimbang “ sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Sitohang, Tiur Romatua; Saragi, Maria Magdalena; Yusniar, Yusniar; Faisal, Faisal; Ramlan, Ramlan; Manalu, Minton
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15932

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi pada ibu hamil dan ibu balita berjumlah 30 orang.  Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, meningkatkan pengetahuan tentang Ibu hamil dan ibu balita tentang gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Dari hasil evaluasi diperoleh pengetahuan ibu hamil dan ibu balita sebelum diberikan edukasi mayoritas cukup sebanyak 63,3% dan setelah dilakukan edukasi mayoritas baik  sebanyak 76,6%. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapakan kepada Ibu hamil dan Ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Kata Kunci: Edukasi, Gizi Seimbang, Stunting  ABSTRACT Stunting is a health issue in Indonesia. The Indonesian government aims to reduce the rate of growth failure or stunting by 14 percent by 2024. Community service is provided in the form of instruction for 30 pregnant women and mothers with toddlers. The goal of this community service is to realize community service as one of Higher Education's Tri Dharma activities, by boosting pregnant women's and mothers' under-five understanding of balanced nutrition in order to prevent stunting. According to the evaluation results, the majority of pregnant women and moms of toddlers had sufficient knowledge at 63.3% before receiving schooling, and the majority was good at 76.6% thereafter. It is believed that by participating in this community service activity, pregnant women and moms of toddlers can have a better understanding of balanced diet and therefore avoid stunting. Keywords: Education, Balanced Nutrition, Stunting
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA ALTERNATIF UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Faisal, Faisal; Sitohang, Tiur Romatua; Yusniar, Yusniar; Saragi, Maria Magdalena; Manalu, Minton; Ramlan, Ramlan; Siregar, Ganti Tua
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34610

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih kita temui di Indonesia. Pada tahun 2024 Pemerintah Indonesia memiliki target untuk menurunkan gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen. Dampak stunting dapat menimbulkan gangguan perkembangan otak, kecerdasan, masalah pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh, penurunan kemampuan kognitif, kemampuan belajar, menurunnya system imunitas sehingga mudah sakit. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat (Kader posyandu, ibu balita, ibu yang memiliki anak balita) dalam memanfaatkan daun kelor sebagai upaya alternatif untuk pencegahan stunting. Peserta kegiatan sebanyak 40 orang yang terdiri dari kader posyandu, Ibu hamil dan ibu Balita. Metode kegiatan adalah pre test dengan menggunakan 15 butir pertanyaan, ceramah dan dilanjutkan dengan tanya jawab, simulasi pemanfaatan daun kelor, pembagian benih/bibit daun kelordiakhiri dengan post test menggunakan 15 butir pertanyaan. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan kader, ibu hamil dan ibu balita mayoritas cukup sebanyak 60% dan 40% pengetahuan baik. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan kader, ibu hamil dan ibu balita mengenai stunting dan pemanfaatan daun kelor sebagai upaya alternatif pencegahan stunting.Abstract: Stunting is a health problem that we still encounter in Indonesia. By 2024 the Indonesian Government has a target to reduce growth failure or stunting by 14 percent. Stunting has an impact on children's cognitive, motor and verbal development which is not optimal. In the future, stunted children have a higher risk of obesity and other diseases. Apart from that, children's learning capacity and performance as well as productivity and work capacity are also not optimal. The aim of this Community Service is to increase community knowledge (Posyandu cadres, mothers of toddlers, mothers of children under five) in using Moringa leaves as an alternative measure to prevent stunting. There were 40 activity participants consisting of posyandu cadres, pregnant women and toddler mothers. The activity method is a lecture followed by questions and answers, a simulation of the use of Moringa leaves, distribution of Moringa leaf seeds. The results of the activity obtained an increase in the knowledge of cadres, the majority of pregnant women and mothers of toddlers had sufficient knowledge of 60% and 40% had good knowledge. Implementation of Community Service Activities is able to increase the knowledge of cadres, pregnant women and mothers of toddlers regarding stunting and the use of Moringa leaves as an alternative measure to prevent stunting.