Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Sanitasi Lingkungan dan Rumah Sehat Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang Provinsi Riau Putra, Ifon Driposwana; Yulia, Vinna; Putri, Nadilla Audya; Hilvadani, Tita; Qoirunnisa, Qoirunnisa; Harmain, Harmain; Kuraesin, Meyse; Husna, Latifatul; Saputra, Edi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.452

Abstract

Manajemen sanitasi lingkungan adalah usaha mengendalikan semua faktor fisik lingkungan manusia yang mungkin menimbulkan hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik kesehatan dan daya tahan hidup manusia. Rumah sehat merupakan tempat berkumpulnya semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan rumah dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya. Sanitasi lingkungan dan rumah sehat saling berkaitan dan saling mendukung. Sanitasi lingkungan yang baik akan menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga dapat mendukung terciptanya rumah sehat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat Desa Balam Jaya sadar akan pentingnya menjaga Sanitasi Lingkungan untuk terciptanya Rumah Sehat. Metode yang digunakan yaitu dengan mengundang masyarakat untuk diberikan promosi Kesehatan tentang sanitasi lingkungan dan rumah sehat Kegiatan Ini di lakukan selama 3 minggu yaitu pada tanggal 18 Desember 2023 – 12 Januari 2024, Sampel yang digunakan sebanyak 40 responden. Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa kondisi sampah responden memenuhi syarat 30%, tidak memenuhi syarat 70%, penyediaan air bersih responden memenuhi syarat 85%, tidak memenuhi syarat 15%, dan sanitasi rumah sehat responden memenuhi syarat 60%,  tidak memenuhi syarat 40%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu kondisi sampah tidak memenuhi syarat, penyediaan air bersih, dan sanitasi rumah sehat berada dalam kategori memenuhi syarat. Saran dalam penelitian adalah diharapkan untuk edukasi pentingnya menjaga kondisi sanitasi rumah sehat dan lingkungan.
Hubungan Pengetahuan Dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Hilvadani, Tita; Dyna, Fitri; Maulinda, Dini; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7080

Abstract

Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang serius karena berisiko tinggi menularkan infeksi dari ibu ke anak. Pemeriksaan triple eliminasi merupakan upaya penting untuk mendeteksi dan mencegah penularan ketiga infeksi tersebut sejak dini. Namun, cakupan pemeriksaan triple eliminasi belum sepenuhnya optimal, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Payung Sekaki dengan jumlah 84 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu hamil dan lembar ceklis untuk mengetahui status pemeriksaan triple eliminasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (82,1%) dan hampir seluruh ibu hamil telah melakukan pemeriksaan triple eliminasi (95,2%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan cakupan pemeriksaan triple eliminasi sebagai upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak.