Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEK EKSTRAK INULIN UMBI DAHLIA TERHADAP PERLEMAKAN HATI PADA TIKUS DIABETES MELITUS TIPE 2 Ismawati, Ismawati; Aufa, Athiatul; saryono, Saryono; Romus, Ilhami; Putri, Veni Dayu; Yanti, Sri; Dyna, Fitri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i09.P13

Abstract

Several studies show a correlation between intestinal microbiota disturbances and metabolic disorders, including type 2 diabetes mellitus (T2DM). Fatty liver is one of the complications that occurs due to T2DM. Fatty liver is characterized by the accumulation of lipids in the liver in response to increased triglyceride synthesis in hepatocytes and is thought to be associated with disturbances in the gut microbiota so that changes in the gut microbiota can be a potential target for T2DM treatment. It is known that inulin, a prebiotic, can improve intestinal microbiota disorders. This study aims to analyze the effect of administering inulin from dahlia tubers on fatty liver in T2DM rats.The research design is an experimental study with a post-test-only control group design conducted from June to November 2023. The study used twenty male Rattus norvegicus Wistar strain divided into five groups: a control group, a T2DM-induced group, T2DM groups given inulin extract at doses of 0.5 mg/gBW, 1.0 mg/gBW, and 1.5 mg/gBW. The results showed that the T2DM group had a higher significant percentage of fatty liver (p <0.01) than the control group. Compared to the T2DM group, there was a decrease in the percentage of fatty liver in the T2DM groups given inulin at all doses (p<0.05). This study concluded that inulin administration can reduce fatty liver in T2DM rats. Keywords : Dahlia tubers., fatty liver., inulin., type 2 diabetes mellitus
THE CORRELATION BETWEEN BODY IMAGE AND COSMETIC CONSUMPTIVE BEHAVIOR IN NURSING STUDENTS AT PEKANBARU Febtrina, Rizka; Anjani, Cici; 'Irfan, M. Zul; Kharisna, Dendy; Dyna, Fitri
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 8, No 2 (2023): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v8i2.547

Abstract

Introduction: The increasing use of cosmetic products opens up opportunities for female college students to buy cosmetics. Excessive purchases of beauty tools for female students due to dissatisfaction about their body shape, so female students tend to beautify themselves by buying products that can highlight physical shapes that are considered attractive. The purpose of this study is to analyze the correlation between body image and cosmetic consumptive behavior in nursing students in Pekanbaru. Method: This study is quantitative research with a cross-sectional design. This research was conducted at one of the nursing education institutions in Pekanbaru The sampling technique uses probability sampling technique with stratified random sampling type with a total of 219 respondents. Instruments used the MBSRQ-AS (Multidimensional Body Self Relation Questionnaire-Appearance Scales) questionnaire and the cosmetic consumptive behavior questionnaire. The statistical test used is chi-square.  Results: The results of this study concluded body image was negative as many as 116 respondents (53%) and had consumptive behavior as many as 126 respondents (57.5%). Conclusions: That there was a significant correlation between body image and cosmetic consumptive behavior in nursing students at Pekanbaru with p value = 0.000.
Edukasi Adaptasi Kehamilan di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Febriyeni, Cindy; Nita, Yureya; Devita, Yeni; Alfianur, Alfianur; Saputra, Eko; Sriyani Harahap, Afrida; Azhari, Nesaliya; Candra, Yogi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1104

Abstract

Selama kehamilan ibu mengalami perubahan fisik seperti mual muntah, sakit pinggang, pusing kepala, apabila ibu tidak dapat beradaptasi dengn baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat pertumbuhan janin dalam kandungan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil maupun keluarganya mengenai adaptasi selama kehamilan. Sasaran pengabdian masyarakat ini ibu hamil dan keluarga Di Desa Sungai Bungo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Riau. Metode yang digunakan pembelajaran, diskusi dan simulasi cara menangani masalah yang terjadi pada saat hamil. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 15 ibu hamil dan keluarganya. Sebelum kegiatan, dilaksanakan pretest tentang pengetahuan adaptasi kehamilan, hasil pengetahuan rata-rata nilai 60 dan sikap 56 sedangkan posttest pengetahuan nilai 100 dan prilaku 75. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat secara garis besar tercapai sesuai tujuan kegiatan. Edukasi adaptasi ibu hamil telah dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Wanita Menghadapi Menopause Di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Rahmadani, Nelza; Dyna, Fitri; Maulinda, Dini; Adelia, Gita
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v5i2.1450

Abstract

Menopause merupakan proses alami yang akan dialami setiap wanita dan membutuhkan kesiapan untuk menghadapinya. Ketidaksiapan dapat memberikan dampak pada kualitas hidup seperti kesulitan beradaptasi terhadap perubahan yang mengarah pada penurunan fisik, kecemasan, stres, depresi, serta krisis spiritual seperti kehilangan arah hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan wanita menghadapi menopause di Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita premenopause dengan batasan usia 40-45 tahun. Jumlah sampel dalam penelitian berjumlah 87 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar ceklis serta kuesioner pengetahuan, kesiapan dan spiritualitas (Spiritual Well-Being Scale/SWBS), yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separuh responden siap menghadapi menopause sebanyak 49 orang (56,3%). Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat kesehatan (p=0,000; OR=8,853), pengetahuan (p=0,003; OR=4,286), dan spiritualitas (p=0,020; OR=5,476) terhadap kesiapan wanita menghadapi menopause. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan bagi wanita dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan menjelang menopause.
EDUKASI KESEHATAN REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA Dyna, Fitri; Hendra, Doni; Deswinda, Deswinda; Anita, Febri; Bahri, Samsul; Misran, Misran
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2045

Abstract

Anemia merupakan penyakit manusia yang paling umum. Anemia banyak terjadi pada masyarakat khususnya pada remaja dan ibu hamil. Di Indonesia prevalesi anemia pada remaja masih cukup tinggi. Menurut Riskesdas prevalensi pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Kurangnya pengetahuan remaja tentang anemia merupakan salah satu penyebab anemia pada remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi kesehatan pada remaja tentang anemia. Kegiatan ini di lakukan di SMA Witama Pekanbaru dengan jumlah peserta 160 siswa/siswi. Kegiatan dilakukan berupa pemberian edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah. Kegiatan diawali dari persiapan, pemberian materi dan evaluasi. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pretest dan setelah edukasi dilakukan postest. Hasil didapatkan terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum (4,10) dan sesudah (9,28). Nilai P value 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Diharapkan pada remaja dapat menerapkan perilaku sehat untuk mencegah anemia.
Intervensi Non-Farmakologi Kompres Bantal Hangat Dalam Menurunkan Nyeri Dismenorea Pada Mahasiswi Amini, Suci Hidayatul; Dyna, Fitri; Puswati, Desti; Febriyeni, Cindy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri pada abdomen bawah yang dapat menjalar ke pinggang dan muncul sebelum atau selama menstruasi. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga berdampak pada prestasi akademik serta kesehatan reproduksi mahasiswi. Berbagai metode penatalaksanaan dismenorea telah dikembangkan, meliputi pendekatan farmakologis dan non-farmakologis. Terapi farmakologis efektif dalam menurunkan nyeri, namun berpotensi menimbulkan efek samping apabila digunakan dalam jangka panjang. Kekhawatiran terhadap efek samping penggunaan terapi farmakologis menjadikan terapi non-farmakologis sebagai alternatif yang relevan untuk diterapkan. Salah satu metode non-farmakologis yang mudah diterapkan adalah kompres bantal hangat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres bantal hangat terhadap intensitas nyeri ]dismenorea pada mahasiswi. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi tingkat I Program Studi S1 Keperawatan sebanyak 238 orang, dengan 200 mahasiswi (84%) mengalami dismenorea. Sampel penelitian berjumlah 34 mahasiswi yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Intervensi berupa pemberian kompres bantal hangat dilakukan satu kali, dengan pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum intervensi sebesar 6,38 (SD = 1,181) dan setelah intervensi sebesar 3,32 (SD = 0,878). Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa kompres bantal hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenorea pada mahasiswi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan desain pre-test and post-test dengan kelompok kontrol.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN BERBASIS MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR Ramadani, Fairus; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Harahap, Afrida Sriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55513

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian utama pada wanita dan masih menjadi masalah kesehatan serius, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Kanker serviks dapat dideteksi secara dini melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Pemeriksaan IVA telah disediakan oleh pemerintah sebagai upaya deteksi dini lesi prakanker, tetapi cakupannya masih rendah yaitu 5% dari target pemerintah 80 %. Cakupan pemeriksaan IVA masih sangat rendah, meskipun layanan ini tersedia secara gratis. Rendahnya cakupan ini salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan wanita usia subur mengenai pemeriksaan IVA. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan WUS dengan intervensi edukasi kesehatan berbasis media video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan berbasis media video terhadap pengetahuan WUS tentang pemeriksaan IVA. Desain penelitian menggunakan Quasy Experiment dengan One Group Pretest-Posttest Without Control Design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Langsat, Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur. Sampel penelitian berjumlah 67 orang sampel diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling . Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah  dilakukan uji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata pengetahuan WUS sebelum intervensi 13,25 sesudah intervensi 15,87. Analisis didapatkan  p value (0,000) artinya edukasi kesehatan berbasis media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA. Diharapkan pelayanan kesehatan meningkatkan promosi kesehatan tentang pemeriksaan IVA
Efektivitas Media Sosial Tiktok Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri Putri, Selly Amanda; Dyna, Fitri; Puswati, Desti; Febriyeni, Cindy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan prevalensi 66.271 kasus baru dan angka kematian mencapai 22.598 jiwa. Sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut, yang menunjukkan masih rendahnya pemahaman dan pengetahuan perempuan mengenai upaya deteksi dini kanker payudara. Padahal, kanker payudara dapat dideteksi sejak dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang bersifat sederhana, mudah dilakukan, dan tidak memerlukan biaya. Rendahnya praktik SADARI, khususnya pada remaja, berkaitan dengan kurangnya pengetahuan mengenai deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis media TikTok terhadap pengetahuan remaja tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X dan XI di SMK Perpajakan Riau, dengan sampel sebanyak 36 responden yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan edukasi adalah 13,94 (SD 4,242) dan meningkat menjadi 24,28 (SD 2,374) setelah diberikan edukasi. Hasil analisis uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa edukasi berbasis media TikTok efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan intervensi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan perilaku SADARI.
Gambaran Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Natasya, Fadni Fadila; Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Harahap, Afrida Sriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6635

Abstract

Mahasiswa program profesi Ners berada pada fase transisi perkembangan dewasa muda yang sangat rentan terhadap fenomena Quarter Life Crisis. Beban kerja klinis yang tinggi, tuntutan kompetensi akademik yang ketat, jadwal praktik shift yang padat, serta kekhawatiran mengenai prospek karier setelah lulus menjadi faktor pemicu utama munculnya krisis emosional ini. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis, motivasi belajar, dan performa profesional calon perawat, bahkan berpotensi memicu burnout dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran Quarter Life Crisis pada mahasiswa profesi Ners di Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 128 responden yang dipilih dengan teknik probability sampling melalui pendekatan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Quarter Life Crisis yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengidentifikasi distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami Quarter Life Crisis, yaitu sebanyak 106 mahasiswa (82,8%), sedangkan 22 mahasiswa (17,2%) tidak mengalami krisis. Temuan ini mengindikasikan tingginya kerentanan psikologis mahasiswa profesi Ners selama menjalani pendidikan klinis. Berdasarkan hasil tersebut, pihak institusi diharapkan menyediakan dukungan.
Intervensi Edukasi Kesehatan Reproduksi Melalui Media Video Terhadap Pengetahuan HIV/AIDS Pada Remaja Indri, Icha Rahmalia; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Maulinda, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6762

Abstract

Prevalensi kasus HIV pada remaja pada tahun 2025 mencapai sekitar 2.700 kasus dan dipengaruhi oleh perilaku berisiko serta rendahnya tingkat pengetahuan mengenai penularan dan pencegahan penyakit tersebut, sehingga diperlukan strategi edukasi kesehatan yang efektif melalui media yang menarik seperti video. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi edukasi kesehatan reproduksi berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan HIV/AIDS pada remaja. Metode yang digunakan adalah desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pre-test dan post-test without control. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 5 Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan HIV/AIDS yang telah diuji kelayakannya, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan sebelum intervensi sebesar 18,97 dan meningkat menjadi 20,80 setelah pemberian intervensi video. Analisis statistik memperlihatkan nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05) yang menandakan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi melalui media video efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Oleh karena itu, program edukasi berbasis video direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di sekolah sebagai upaya promotif dan preventif guna memperkuat pemahaman, sikap, serta kesiapsiagaan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS secara berkelanjutan.