p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HIMMAH
Soebarna, Ahmad Baihaqi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Bekerja dalam Islam: Analisis Hadith-Hadith Relasi Etika Buruh Majikan Soebarna, Ahmad Baihaqi
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v7i1.2548

Abstract

Bekerja merupakan ibadah dan karenanya seseorang diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Di samping guna menerima hasil demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu kualifikasi pekerjaan dibutuhkan di samping tenaga, yakni dapat dipercaya. Kepercayaan merupakan bagian dari etika (akhlak) yang merupakan bagian dari source of values ajaran Islam, sebagaimana didakwahkan Muhammad SAW. Perbuatan Nabi Muhamamd SAW dalam konteks etika bekerja semata-mata demi mewujudkan kesetaraan derajat antar-umat manusia. Juga upaya menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban antar unsur pekerjaan, yakni buruh dan majikan. Berangkat dari keadilan dan kepatutan, Nabi Muhammad SAW berupaya mencapai keseimbangan dalam konteks bekerja.
Kesarjanaan Barat dalam Pengembangan Studi Al Qur’ān: Rekam Jejak Andrew Rippin dan Angelika Neuwirth Soebarna, Ahmad Baihaqi
Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 8 No 1 (2024): Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jkik.v8i1.3815

Abstract

Jurnal ini membahas rekam jejak kontribusi dua tokoh sarjana Barat dalam pengembangan studi al-Qur’ān, yakni Andrew Rippin dan Angelika Neuwirth. Terlepas dari kemunculan sarjana Barat dalam Studi al Qur’an yang menimbulkan polemik-apologetis sebab latar belakang teologis, kajian al-Qur’ān oleh para sarjana Barat memberikan warna baru bagi para sarjana Muslim. Berbagai hasil kajian dan penafsiran sarjana Barat dalam Studi Al Qur’an dapat dijadikan bahan kemawasan diri, mengasah nalar kritis serta meningkatkan semangat dalam kajian al Qur’an. Berangkat dari analisis deskriptif-komparatif. Jurnal ini berupaya mengulas serta membandingkan secara singkat karya berikut metode kajian yang ditawarkan Andrew Rippin dan Angelika Neuwirth dalam studi al Qur’an. Andrew Rippin dan Angelika Neuwirth bertemu dalam pusara filologi dimana literatur keislaman klasik dan agama-agama Semitik yang berbicara tentang al-Qur’ān dijadikan sebagai sumber utama. Rippin berangkat dari kajian tafsir klasik dan asbāb an-nuzūl, sedang Neuwirth melalui Late Antiquity al-Qur’ān pra-kanonisasi. Kajian ini menawarkan paradigma baru bagi sarjana Muslim terhadap sarjana Barat dalam studi al-Qur’ān, tepatnya pemikiran Andrew Rippin dan Angelika Neuwirth. Kata Kunci: Kajian Barat, al-Qur’ān, Andrew Rippin, Angelika Neuwirth