Singarsa, Ida Bagus Arthya Weda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan Singarsa, Ida Bagus Arthya Weda; Kanaka, Ida Bagus Ari; Adisaputra, I Ketut Divayana; Widnyani, Ida Ayu Sri; Wicaksandita, I Dewa Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v4i2.4387

Abstract

Eksisnya kesenian pedalangan/pewayangan di Bali, tidak terlepas dari peran kaum wanita. Tidak hanya berpatisipasi aktif sebagai pemain wayang (dalang luh), kaum wanita berperan penting dalam konteks pendidikan dan peningkatan motivasi serta minat terhadap seni pedalangan. Tujuan penelitian ini: pertama, mengetahui wujud partisipasi kaum wanita dalam linimasa seni pedalangan; kedua, menganalisis dampak partisipasi kaum wanita terhadap peningkatan motivasi dalam pendidikan seni pedalangan. Metode kualitatif berpendekatan studi kasus ini menerapkan paradigma ‘feminis’ dan ‘interaksi sosial’ terhadap berbagai wujud partisipasi oleh praktisi dan akademisi wanita dalam bidang dan gelaran seni pedalangan. Metode ini didukung teori tindakan dan teori estetika. Hasil dari penelitian ini yaitu, pertama wujud partisipasi kaum wanita dalam linimasa seni pedalangan: a) Peran Historis Wanita dalam Pedalangan: b) Representasi Wanita dalam Seni Pedalangan: c) Kontribusi Wanita di Balik Layar: Kedua: Dampak partisipasi kaum wanita terhadap peningkatan motivasi dan minat seni pedalangan: a) Pengaruh Inspiratif dalang luh: b) Peningkatan Keterampilan dan Minat; c) Model dan Mentoring.
Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan Singarsa, Ida Bagus Arthya Weda; Kanaka, Ida Bagus Ari; Adisaputra, I Ketut Divayana; Widnyani, Ida Ayu Sri; Wicaksandita, I Dewa Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 4 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v4i2.4387

Abstract

Eksisnya kesenian pedalangan/pewayangan di Bali, tidak terlepas dari peran kaum wanita. Tidak hanya berpatisipasi aktif sebagai pemain wayang (dalang luh), kaum wanita berperan penting dalam konteks pendidikan dan peningkatan motivasi serta minat terhadap seni pedalangan. Tujuan penelitian ini: pertama, mengetahui wujud partisipasi kaum wanita dalam linimasa seni pedalangan; kedua, menganalisis dampak partisipasi kaum wanita terhadap peningkatan motivasi dalam pendidikan seni pedalangan. Metode kualitatif berpendekatan studi kasus ini menerapkan paradigma ‘feminis’ dan ‘interaksi sosial’ terhadap berbagai wujud partisipasi oleh praktisi dan akademisi wanita dalam bidang dan gelaran seni pedalangan. Metode ini didukung teori tindakan dan teori estetika. Hasil dari penelitian ini yaitu, pertama wujud partisipasi kaum wanita dalam linimasa seni pedalangan: a) Peran Historis Wanita dalam Pedalangan: b) Representasi Wanita dalam Seni Pedalangan: c) Kontribusi Wanita di Balik Layar: Kedua: Dampak partisipasi kaum wanita terhadap peningkatan motivasi dan minat seni pedalangan: a) Pengaruh Inspiratif dalang luh: b) Peningkatan Keterampilan dan Minat; c) Model dan Mentoring.
PAKELIRAN WAYANG BETEL INOVATIF SIWARAJANI: PENCIPTAAN WAYANG DON NANGKA BERBASIS LAKON LUBDHAKA SIWARATRI KALPA singarsa, ida bagus arthya weda; Sudarta, I Gusti Putu; Wicaksana, I Dewa Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v6i1.6491

Abstract

This artistic creation aims to develop an innovative wayang (shadow puppet) performance entitled Siwarajani, based on the Lubdhaka story from the Siwaratri Kalpa text, utilizing wayang don nangka (jackfruit leaf puppets) as the primary medium. The work addresses the gap between the ideal preservation of Balinese pedalangan tradition and contemporary artistic expression, while integrating ecological awareness and philosophical depth into performance art. The creation process employs the Panca Sthiti Ngawi Sani methodology developed by I Wayan Dibia, encompassing five stages: ngawirasa (inspiration), ngewacak (exploration), ngarencana (conception), ngawangun (execution), and ngebah (presentation). This method provides a structured framework for transforming abstract spiritual concepts into tangible artistic expression. The result is a 47-minute integrated performance that harmoniously combines traditional pedalangan elements with digital media innovation. The wayang don nangka crafted from dried jackfruit leaves serves not merely as visual property but as a philosophical symbol representing life cycles, impermanence, and spiritual transformation. The performance demonstrates that everyday natural materials, often overlooked, can become meaningful artistic media. This work implies significant potential for future research in developing sustainable puppet media and integrating digital platforms to support wayang performances. The novelty of this creation lies in the transformation of dried jackfruit leaves into philosophically grounded puppet media integrated with digital visual performance.