Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tata Kelola Pemerintah Kota Medan Untuk Dapat Meningkatkan Kepuasan Pelayanan Publik Di Kota Medan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Banyaknya sampel yang dijadikan penelitian sebanyak 70 responden yang merupakan masyarakat di Kota Medan dimana Analisis data ini diperoleh melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian untuk mengumpulkan data primer yang disebarkan kepada masyarakat yang ada di Kota Medan lalu lanjutan dari proses pengolahan data untuk melihat bagaimana menginterpretasikan data, kemudian menganalisis data dari hasil yang sudah ada pada tahap hasil pengolahan data. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan skala ordinal dalam menjabarkan setiap indikator yang ada pada operasionalisasi konsep penelitian yang digunakan. Beberapa indikator kualitas pelayanan publik di Kota Medan yang menunjukkan pada kategori setuju yang terdapat pada analisis reliability yang ditinjau dari Kemudahan pengurusan dalam Pelayanan, Ketepatan waktu dalam Pengurusan Surat – Surat dan Tanpa adanya Hambatan, Kedisplinan Petugas Lebih Baik dari Terdahulu yang ada dalam Pelayanan di Kota Medan, pada bagian assurance yang ditinjau dari Kesopanan dan Keramahan Petugas Dalam Memberikan Pelayanan, Penanganan Pengaduan Layanan, Pada bagian empathy yang ditinjau dari Kewajaran biaya untuk mendapatkan pelayanan, Kesesuaian Antara Biaya Yang Dibayarkan Dengan Biaya Yang Telah Ditetapkan. Sementara pada kategori sangat setuju terdapat pada analisis tangibels yang terdiri dari kenyamanan di lingkungan unit pelayanan publik di Kota Medan, Pada analisis responsiveness terdiri dari Kompetensi/ kemampuan Petugas Dalam Pelayanan, Keadilan untuk Mendapatkan Pelayanan yang sudah diberikan, Ketepatan Pelaksanaan Terhadap Waktu Pelayanan. Sementara Pada analisis Assurance terdapat pada bagian Tanggungjawab Petugas dalam Memberikan Pelayanan