Zainatul Karomah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SANTRI Zainatul Karomah; hasanah, muhimmatul
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v3i2.762

Abstract

Salah satu faktor yang dapat menghambat tujuan pembelajaran di pondok pesantren adalah minat belajar. Minat belajar merupakan perasaan suka atau senang dalam belajar tanpa dorongan ataupun paksaan dari pihak lain. Begitupun santri yang memiliki minat belajar maka akan mendorong santri itu untuk membuat sesuai dengan minatnya dan minat itu akan memperbesar motif yang ada pada santri untuk belajar dengan demikin maka perlu membangkitkan minat belajar pada santri. Banyak sekali santri yang tidak tahu bagaimana cara mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi baik itu masalah keluarga, sosial, sekolah maupun masalah mereka saat dipondok terlebih lagi masalah belajar yang mereka hadapi. Melalui layanan konseling kelompok santri secara bersama-sama memberikan gagasan atau pendapat tentang suatu permasalahan yang ada dalam kelompok dan mendiskusikannya, serta mengembangkan nilai-nilai sikap serta tindakan yang sesuai dengan yang ada supaya bisa trungkap dalam kelompok dan tentunya dalam kegiatan tersebut didampingi oleh konselor ahli. Tujuan peneliian ini ingin mengetahui efektivitas konseling kelompok untuk meningkatkan minat belajar santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat? Desain penelitian merupakan desain eksperimen. Istrumen yang digunakan adalah memberikan angket pada responden dan melakukan treatment layanan konseling kelompok yang didampingi konselor ahli. Berdasarkan uji Wilcoxon Matched Pairs yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat kenaikan kedisiplinan santri sebesar 9,1% setelah dilakukan layanan konseling kelompok dengan nilai signisifikasi sebesar .005<0,05 maka hipotesis diterima bahwa layanan konseling kelompok efektiv untuk meningkatkan minat belajar santri.