Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran community marketing dalam membentuk citra merek (brand image) dan kepercayaan merek (brand trust) pada brand Avoskin melalui komunitas digital RUBI Community. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima anggota RUBI Community batch 8 sebagai informan kunci dan satu informan pendukung yang merupakan pengajar course RUBI Lingual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik community marketing dalam RUBI Community diwujudkan melalui tiga komponen utama, yaitu consciousness of kind, rituals and traditions, serta moral responsibility. Komponen consciousness of kind tercermin dari adanya rasa kebersamaan, identitas bersama, dan kesadaran kolektif antaranggota komunitas. Selanjutnya, rituals and traditions terlihat melalui partisipasi rutin anggota dalam kegiatan komunitas, tradisi pembelajaran melalui program edukasi, serta adanya bentuk apresiasi terhadap anggota. Sementara itu, moral responsibility diwujudkan melalui kepatuhan anggota terhadap aturan komunitas serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kenyamanan dan lingkungan komunitas digital. Praktik community marketing tersebut berkontribusi dalam membentuk citra merek Avoskin sebagai brand yang edukatif, suportif, dan memberdayakan perempuan. Selain itu, interaksi yang terbangun secara konsisten antara anggota komunitas dan brand turut meningkatkan kepercayaan anggota terhadap Avoskin. Dengan demikian, community marketing melalui RUBI Community berperan penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara brand dan konsumennya.