Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Applied Engineering and Social Science

Avatar Digital Cerdas Dengan Interaksi Untuk Mengurangi Stres Berbasis Augmented Reality Almuhasibi, Prabu Addin; Wardhana, Hariri; Prawita, Fat'hah Noor
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 2 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v2i1.7479

Abstract

Latar belakang pembuatan proyek akhir ini yaitu tekait dengan permasalahan tingkat masalah psikologis yang dimulai di masa pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu yang membuat seluruh masyarakat diharuskan untuk melakukan pembatasan sosial atau social distancing. Sehingga dengan hal itu, banyak orang yang jadinya memiliki tekanan psikologis dan salah satu faktornya yaitu adalah stres. Tujuan dari aplikasi ini yaitu untuk memberikan kemudahan pada seseorang yang memiliki masalah stres untuk bisa menceritakan pengalaman atau berbagi ceritanya dengan avatar digital yang sudah terintegrasi dengan chatGPT sehingga bisa merasakan pengalaman berinteraksi layaknya dengan manusia di dunia nyata disertai penggunaan augmented reality supaya pengalaman interaksinya lebih terasa. Lalu pengujian dari aplikasi dilakukan dengan metode usability testing kepada 25 responden dengan melakukan pre test terlebih dahulu yang tujuannya untuk mengetahui tingkat stres seseorang sebelum menggunakan aplikasi, lalu testing terkait fitur serta hal umum terkait aplikasi, dan post test setelah menggunakan aplikasi. Hasil penghitungan rata-rata untuk setiap pernyataan yaitu mendapatkan hasil diatas 80%, dibuktikan dengan pernyataan pada bagian hal umum terkait aplikasi mendapatkan hasil rata-rata 88,3% dan untuk fitur aplikasi mendapatkan nilai rata-rata 86,3%. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini mendapatkan respon yang sangat baik dari responden sehingga aplikasi ini dapat bermanfaat untuk mengurangi permasalahan stres.
IPON: Aplikasi Terjemahan Langsung Indonesia–Jepang untuk Membantu Komunikasi Pekerja Magang Indonesia di Jepang Berbasis Mobile Ahmad Abdul Fatah; Angel Maria Magdalena Silaban; Prawita, Fat'hah Noor
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i1.9620

Abstract

Sejak tahun 1993 hingga 2022, 94.348 pekerja magang Indonesia (kenshūsei) telah diberangkatkan ke Jepang melalui program pemagangan yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia, dengan 13.699 pekerja magang berpartisipasi pada tahun 2022. Program ini bertujuan untuk menguasai ilmu, etos kerja, dan praktik di Jepang. Namun, pekerja magang sering menghadapi tantangan dalam adaptasi budaya dan hambatan bahasa yang mempengaruhi kinerja dan interaksi sosial mereka. Kesenjangan budaya dan hambatan bahasa dapat menyebabkan kesalahpahaman, mempengaruhi produktivitas, dan menghambat interaksi sosial yang efektif antara pekerja magang dan rekan kerja Jepang mereka. Untuk mengatasi hambatan ini, dikembangkan aplikasi IPON Live Translation, yang dirancang untuk memfasilitasi komunikasi dua arah secara real-time antara pekerja magang Indonesia dan masyarakat Jepang. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur seperti terjemahan langsung, speech-to-text, text-to-speech, menu pengaturan untuk mencegah kesalahpahaman, menu tingkat kesopanan hasil terjemahan, dan romaji Jepang untuk memudahkan pekerja berkomunikasi tanpa harus membaca hiragana dan katakana. Dengan aplikasi ini, diharapkan para pekerja magang Indonesia dapat lebih mudah beradaptasi, berkomunikasi, dan memahami budaya kerja di Jepang. Hal ini akan membantu mereka memaksimalkan potensi dan kontribusi mereka selama program pemagangan, serta meningkatkan kualitas interaksi dan kerjasama dengan rekan kerja Jepang. Penulis mendapatkan feedback agar aplikasi IPON Live Translation dapat berguna lebih maksimal, dan dengan feedback narasumber yang diimplementasi, aplikasi dilakukan pengujian lagi kepada narasumber yang memberikan feedback dan narasumber lainnya, penulis mendapatkan hasil akhir sesuai data pengujian Usefullness, sebanyak 89.9% narasumber Sangat Setuju bahwa aplikasi ini berguna dalam fitur– fiturnya.
MicroLingo: Chatbot WhatsApp Berbasis AI untuk Pelatihan Bahasa Inggris dengan Pendekatan Microlearning untuk Pelaku UMKM Generasi Z di Indonesia Syekh Maulana Wijaya; Maria El Qibthiya Az Zahra; Prawita, Fat'hah Noor
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.9335

Abstract

MicroLingo: AI-based WhatsApp Chatbot to Practice English with a Microlearning Approach for Generation Z SME Actors in Indonesia. In the era of industry 4.0, proficiency in English is crucial, especially for SME actors who form the backbone of Indonesia’s economy. MicroLingo is an AI-based English language training platform implemented as a WhatsApp chatbot using microlearning approach. This platform is designed to help Generation Z SME actors improve their English skills in an accessible and understandable manner. This final project aims to address the limitations of similar previous applications, such as Duolingo, by adding pitching simulation feature and using the microlearning method. MicroLingo leverages various technologies such as LangChain with OpenAI to provide LLM with augmented data from MicroLingo materials, and the WhatsApp API for integration with the WhatsApp application. The outcome of this project is expected to expand user coverage by providing interactive and flexible English training. By using the microlearning approach, each learning module is broken down into small units that can be completed in a short time. This allows users to practice English in their spare time with more focus and flexibility. The use of WhatsApp as the main platform also minimizes hardware requirements, making MicroLingo accessible to more users. Although the primary target is young SME actors in Indonesia, MicroLingo is designed to be used by anyone who wants to learn English easily, anytime and anywhere.
MicroLingo: Chatbot WhatsApp Berbasis AI untuk Pelatihan Bahasa Inggris dengan Pendekatan Microlearning untuk Pelaku UMKM Generasi Z di Indonesia Maria El Qibthiya Az Zahra; Syekh Maulana Wijaya; Prawita, Fat'hah Noor
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v3i2.9935

Abstract

MicroLingo: AI-based WhatsApp Chatbot to Practice English with a Microlearning Approach for Generation Z SME Actors in Indonesia. In the era of industry 4.0, proficiency in English is crucial, especially for SME actors who form the backbone of Indonesia’s economy. MicroLingo is an AI-based English language training platform implemented as a WhatsApp chatbot using microlearning approach. This platform is designed to help Generation Z SME actors improve their English skills in an accessible and understandable manner. This final project aims to address the limitations of similar previous applications, such as Duolingo, by adding pitching simulation feature and using the microlearning method. MicroLingo leverages various technologies such as LangChain with OpenAI to provide LLM with augmented data from MicroLingo materials, and the WhatsApp API for integration with the WhatsApp application. The outcome of this project is expected to expand user coverage by providing interactive and flexible English training. By using the microlearning approach, each learning module is broken down into small units that can be completed in a short time. This allows users to practice English in their spare time with more focus and flexibility. The use of WhatsApp as the main platform also minimizes hardware requirements, making MicroLingo accessible to more users. Although the primary target is young SME actors in Indonesia, MicroLingo is designed to be used by anyone who wants to learn English easily, anytime and anywhere.