Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Sosial Aliansi Wija To Luwu Terhadap Wacana Pembentukan Provinsi Luwu Raya Damayanti, Nizar Amalia Amanhy; Syukur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 10, No 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.55403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Tahapan Gerakan sosial aliansi Wija To Luwu dalam upaya pemekaran provinsi Luwu raya dan 2) Faktor penghambat dalam upaya pemekaran provinsi Luwu raya. Jenis penelitian iniadalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 7 orang yang terdiri dari masing-masing narasumber yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: 1) Tokoh masyarakat, 2) Mahasiswa, 3) Masyarakat yang ikut serta dalam gerakan Aliansi Wija To Luwu ini. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber data. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan danverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tahapan gerakan sosial Aliansi Wija To Luwu dalam upaya pemekaran provinsi Luwu raya, yaitu a) Tahap kemunculan (emergence), b) Tahap peleburan (cholescene), c) Tahap Birokratisai (bureaucratization), d) Tahap Penurunan (decline). 2) Faktor penghambat dalam upaya pemekaran provinsi Luwu raya, yaitu a) Kurangnya Political will dari pemerintah, b) Adanya moratorium pemekaran daerah dari pemerintah.
MASCULINE DOMINATION IN DATING RELATIONSHIPS AMONG UNIVERSITY STUDENTS IN MAKASSAR CITY Damayanti, Nizar Amalia Amanhy; Yunus, Rabina; Sakaria
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/1mr1y617

Abstract

This study explores the manifestations of masculine domination in dating relationships among university students in Makassar City, considering the interaction between global hegemonic masculinity concepts and the local socio-cultural context of Bugis-Makassar, which is rich with the value of siri' (honor). Using a descriptive qualitative approach, data were collected from students aged 18-24 through semi-structured in-depth interviews and non-participant observation, followed by thematic analysis. The findings reveal four main forms of masculine domination: (1) Control and surveillance through digital media, normalized as expressions of responsibility and protection; (2) Assertion of economic dominance and decision-making, with pressure on men to be breadwinners and final decision-makers; (3) Regulation of emotion and femininity expression, where men suppress "weak" emotions while controlling their partner's emotional expressions, and women self-censor their independence to avoid threatening masculinity; and (4) Normalization of psychological violence, rationalized as a form of "discipline" for the partner's good. The novelty of the study lies in its empirical contextualization of hegemonic masculinity and cyber dating abuse within the Bugis-Makassar cultural setting, revealing how global norms adapt and are reinforced by local cultural logics such as siri'. The research also highlights the internalization of patriarchal norms by both genders, which facilitates the normalization of control and psychological violence. Implications emphasize the need for contextually relevant relationship health education and dating violence prevention programs in universities, aiming to deconstruct narratives of "control as care" and "violence as discipline." Recommendations include multi-level interventions targeting peer group norms and broader societal discourses that support hegemonic masculinity.