Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Workshop Peran Statistika Data Sains untuk Siswa-siswi SMA WASKITO Wiyanti, Wiwik; Agatha, Dhela Asafiani; Widjaya, Ferdinand Nathaniel
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15099

Abstract

Permintaan data saintis yang mumpuni di Indonesia saat tulisan ilmiah ini dibuat sedang terus meningkat. Pengetahuan dasar statistika yang berhubungan dengan data sains tentunya diharapkan dapat dibekalkan kepada generasi muda sedini mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi peran statistika dalam data sains kepada siswa-siswi SMA Waskito. Metode penelitian yang digunakan untuk keperluan analisa data adalah penelitian Mixed-Method. Adapun parameter kuantitatif yang diukur adalah apakah nilai rata-rata hasil pembelajaran melalui workshop peran statistika data sains untuk kelas XII SMA Waskito lebih dari 70 secara signifikan atau tidak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 176 siswa kelas XII SMA Waskito. Adapun analisa data menggunakan inferensia One Mean . Dari hasil analisa data diperoleh kesimpulan bahwa dari data post-test yang diperoleh tidak cukup bukti untuk mengatakan bahwa rata-rata nilai post-test lebih besar dari 70. Adapun saran untuk PKM selanjutnya adalah mengelola kelas secara virtual ataupun menggunakan laboratorium untuk praktikum, supaya hasil pembelajaran efektif dan tepat guna.
APPLICATING KAPLAN-MEIER SURVIVAL ANALYSIS ON EMPLOYEE’S TENURE BY OVERTIME AVAILABILITY STATUS Widjaya, Ferdinand Nathaniel
International Journal of Mathematics, Statistics, and Computing Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Mathematics, Statistics, and Computing
Publisher : Communication In Research And Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijmsc.v3i2.201

Abstract

This study aimed to analyze the impact of overtime work on the tenure of employees using the Kaplan-Meier method. The data used in this research encompassed employees’ tenure records and their overtime work status in a specific company. Utilizing the Kaplan-Meier method, the analysis revealed that employees engaged in overtime work exhibited a tenure end probability higher than those who did not. The Kaplan-Meier Survival Analysis shows a much steeper step-down probability for Overtime than those who don’t. Despite the substantial disparity in tenure probabilities on the graph, furthermore, statistical analysis (log-rank test) indicated that an employee engaged in overtime work did significantly influence the duration of their tenure. These findings provide crucial insights into workload during overtime, and overtime work policies within organizations could affect the employee significantly.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI AKADEMIK GEN Z DALAM PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK Seleky, Jacob Stevy; Yanuati, Anastasia Maria; Wiyanti, Wiwik; Agatha, Dhela Asafiani; Widjaya, Ferdinand Nathaniel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37169

Abstract

Abstrak: Pelatihan penulisan karya ilmiah untuk Generasi Z merupakan salah satu kegiatan penguatan literasi akademik. Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan Generasi Z menjadi individu yang terampil, kritis, dan berintegritas dalam menghasilkan karya ilmiah. Siswa yang duduk di kelas XII saat ini termasuk Generasi Z. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Sekolah Menengah Atas Jaya Plus Montessori berkolaborasi dengan Program Studi Statistika Universitas Matana mengadakan pelatihan penulisan karya ilmiah untuk siswa kelas XII yang berjumlah 12 orang. Kegiatan ini, selain sebagai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat juga merupakan implementasi dari kegiatan kampus berdampak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan adalah ceramah dan pelatihan. Keseluruhan kegiatan yang dilakukan terbagi dalam tiga tahap yaitu tahap pra pelaksanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Materi pelatihan terdiri dari penjelasan variabel penelitian dan indikatornya, penggunaan Google Forms untuk membuat kuesioner online, dan penggunaan Microsoft Excel untuk pengolahan dan penyajian data. Untuk evaluasi dan ukuran keberhasilan kegiatan pelatihan menggunakan hasil penilaian karya tulis ilmiah dan proses sidangnya. Berdasarkan hasilnya, rata-rata nilai yang diperoleh siswa berada pada interval 70 – 100 yang menunjukkan kelulusan 100%. Hasil tersebut membuktikan bahwa siswa dapat mengerjakan karya tulis ilmiah dengan baik sehingga dapat menjawab pertanyaan pada proses sidang. Dapat disimpulkan, kegiatan pelatihan ini telah berhasil mentransfer ilmu dan ketrampilan sehingga Generasi Z dapat menghasilkan karya tulis ilmiah dengan baik.Abstract: Scientific writing training for Generation Z is one way to strengthen academic literacy. This activity aims to prepare Generation Z to become skilled, critical, and integrity-driven individuals in producing scientific work. Students currently in grade XII belong to Generation Z. To achieve this goal, Jaya Plus Montessori High School collaborated with the Statistics Study Program at Matana University to conduct scientific writing training for 12 grade XII students. This activity, in addition to being a community service program, is also an implementation of an impactful campus initiative. The methods used in the training activities are lectures and practical exercises. The entire programme is divided into three stages: the pre-implementation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The training material consists of an explanation of research variables and their indicators, the use of Google Forms to create online questionnaires, and the use of Microsoft Excel for data processing and presentation. For evaluation and measuring the success of the training activities, the results of scientific writing assessments and their defence processes are used. Based on the results, the average scores obtained by students fall within the 70 – 100 range, indicating a 100% pass rate. These results demonstrate that students can complete scientific writing tasks well and can answer questions during the defence process. In conclusion, this training activity has successfully transferred knowledge and skills, enabling Generation Z to produce quality scientific writing.