Latiefah Bahriah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Literasi Digital Terhadap Moral dan Ketimpangan Sosial Dalam Sustainable Development Goals 2030 Anita Rahmawati; Latiefah Bahriah; Ichsan Fauzi Rachman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak literasi digital terhadap moral dan ketimpangan sosial dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Metode yang digunakan yaitu metode literatur review yang merupakan kegiatan yang fokus terhadap sebuah topik spesifik yang menjadi minat untuk dianalisis secara kritis terhadap isi naskah yang dipelajari. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat dampak positif dan negatif dari literasi digital terhadap moral dan ketimpangan sosial dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat teknologi digital dan mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SGDs) 2030 secara berkelanjutan.
Dampak Korupsi Pemerintah Dalam Pengelolaan Bantuan Sosial Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Puspita, Anita Ratna; Anisa Fitri Almukharomah; Anita Rahmawati; Latiefah Bahriah; Nissa Maulida; Dilla Putri Sugihartini
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v2i1.2714

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dampak korupsi pemerintah terhadap pengelolaan bantuan sosial dan efeknya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. MetodeĀ  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur dengan memanfaatkan studi kepustakaan sebagai referensi dan sumber data, penelitian ini menyoroti bagaimana korupsi tidak hanya merugikan keuangan publik, tetapi juga secara langsung mempengaruhi kesejahteraan kelompok yang rentan. Temuan menunjukkan bahwa praktik korupsi dalam penyaluran bantuan sosial menyebabkan peningkatan tingkat kemiskinan dan memaksa individu untuk menghabiskan tabungan pribadi mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan beberapa solusi, termasuk penerapan platform digital untuk melaporkan penyimpangan, promosi pendidikan anti-korupsi, dan penegakan sanksi hukum yang ketat terhadap pelanggar. Dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan sosial, penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan dapat menjangkau mereka yang membutuhkan, sehingga pada akhirnya meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.