Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Penyebab Kemiskinan Dan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Rakyat Miskin Di Daerah Kecamatan Medan Timur Sugiharto, Bambang; Harkim, Harkim; Simanungkalit, Rejekia V; Andriani, Maya; Siregar, Ilhamsyah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.976

Abstract

Kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi bansga ini. Hampir disetiap daerah di terdapat kelompok masyarakat miskin yang perlu penanganan sistematis dan konsisten. Salah satu kelompok mayarakat miskin berada di wilayah kecamatan Medan Timur. Menurut data BPS jumlah penduduk miskin di Kecamatan Medan Timur adalah 5 127 jiwa. Hal ini tentu mejadi keprihatinan kita semua. Tim PKM ( Pengabdian Kepada Masyarakat ) dari STIE Profesional dan dari UPMI, dalam konteks ini ingin berpartisipasi dalam upaya pemerintah mengurangi angka kemiskinan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi penyebab kemiskinan , sehingga ada jalan keluar yang bisa ditempuh untuk menanggulanganginya. Hasil sosialisasi ini adalah masyarakat terutama yang berpendapatan rendah mendapatkan pengetahuan akan pentingnya meningkatkan income generate untuk kehidupan yang lebih sejahtera. Pengetahuan tentang kewirausahaan dan potensi daerah yang bisa di kembangkan menjadi materi yang mereka serap dengan amat antusias.
Sosialisasi Penyebab Kemiskinan Dan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi Rakyat Miskin Di Daerah Kecamatan Medan Timur Sugiharto, Bambang; Harkim, Harkim; Simanungkalit, Rejekia V; Andriani, Maya; Siregar, Ilhamsyah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.995

Abstract

Kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah bagi bansga ini. Hampir disetiap daerah di terdapat kelomok masyarakat miskin yang perlu penanganan sistematis dan konsisten. Salah satu kelompok mayarakat miskin berada di wilayah kecamatan Medan Timur. Menurut data BPS jumlah penduduk miskin di Kecamatan Medan Timur adalah 5 127 jiwa. Hal ini tentu mejadi keprihatinan kita semua. Tim PKM ( Pengabdian Kepada Masyarakat ) dari STIE Profesional dan dari UPMI, dalam konteks ini ingin berpartisipasi dalam upaya pemerintah mengurangi angka kemiskinan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi penyebab kemiskinan , sehingga ada jalan keluar yang bisa ditempuh untuk menanggulanganginya. Hasil sosialisasi ini adalah masyarakat terutama yang berpendapatan rendah mendapatkan pengetahuan akan pentingnya meningkatkan income generate untuk kehidupan yang lebih sejahtera. Pengetahuan tentang kewirausahaan dan potensi daerah yang bisa di kembangkan menjadi materi yang mereka serap dengan amat antusias.
Penguatan Kesadaran Masyarakat terhadap Risiko Banjir dan Dampaknya pada Sektor Ekonomi Lokal di Tapanuli Tengah dan Aceh Harkim, Harkim; Sugiharto, Bambang; Simanungkalit, Rejekia V; Andriani, Maya; Tarigan, Egy Juwita
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1938

Abstract

Flooding is one of the natural disasters that frequently occurs in the regions of Central Tapanuli and Aceh, causing not only physical damage but also significant impacts on the local economy. The low level of public awareness regarding flood risks, along with limited knowledge of its economic impacts, remains a major challenge in mitigation efforts. This community service activity aims to enhance public awareness and understanding of flood risks and their economic consequences. The methods used include participatory socialization, educational outreach, focus group discussions, and community-based assistance. The activity involves affected communities, village officials, and local business actors. The results indicate an improvement in community understanding and the emergence of awareness to implement simple mitigation measures and economic adaptation strategies, thereby strengthening community economic resilience in a sustainable manner.