Rumeon, Ramli
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK KLUSTERISASI KABUPATEN/KOTA BERDASARKAN TINGKAT KEMISKINAN DI KEPULAUAN MALUKU DAN PAPUA Matdoan, M. Y.; Igo, La; Rumeon, Ramli; Fadhilah, Rahmi; Laamena, N. S.
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 10, No 1 (2024): JSMS Januari 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v10i1.21260

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Tahun 2022 menunjukan bahwa persentase penduduk miskin terbesar berasal dari Kepulauan Maluku dan Papua. Penelitian ini menggunakan meotde K-Means untuk klusterisasi kabupaten/kota berdasarkan tingkat kemiskinan. Data yang diperoleh pada penelitian ini berasal dari BPS Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara yang terdiri dari 63 kabupaten/kota dengan 8 menggunakan variabel. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat 3 kluster dalam tingkat kemiskinan di Kepulauan Papua dan Maluku. Kluster 0 terdiri atas Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, Kota Merauke, Jayawijaya, Kota Jayapura, Lanni Jaya dan Kota Sorong. Cluster 1 yang terdiri atas Kabupaten Seram Bagian Barat, Buru, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Jayapura, Biak Numfor, Puncak Jaya, Nabire, Paniai, Mimika, Tolikara, Yahukimo, Puncak, Manokwari dan Nduga. Selanjutnya cluster 2 yang terdiri atas Kepulaun Tanimbar, Maluku Tenggara, Kepulaun Aru, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Tual, Halmahera Barat, Pulau Taliabu, Ternate, Tidore Kepulauan, Kepulauan Yapen,  Mappi, Boven Digoel, Asmat, Sarmi, Pegunungan Bintang, Keerom, Supiori, Waropen, Mamberamo Raya, Yalimo, Dogiyai, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Deiyai, Kaimana, Teluk Wondama, Fakfak, Teluk Bintuni, Sorong Selatan, Sorong, Tambrauw, Raja Ampat Maybrat, Pegunungan Arfak  dan Manokwari Selatan. Kata Kunci:  Kemiskinan, Klustering, K-Means.
PENGGUNAAN ANALISIS DISKRIMINAN DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI MALUKU TAHUN 2015 Rumeon, Ramli; Talakua, Mozart W.; Persulessy, E. R.
Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 1 No 1 (2022): Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/parameterv1i1pp15-28

Abstract

Di Indonesia khususnya Provinsi Maluku, masalah kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Walaupun angka kemiskinan menurun, tetapi faktanya masih banyak orang yang berada pada garis kemiskinan. Kemiskinan yang terjadi meliputi beberapa aspek antara lain pendidikan, pengangguran, bahkan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini akan membahas tentang beberapa faktor seperti Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Tingkat Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Maluku. Untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi dan membedakan tingkat kemiskinan daerah Kabupaten/Kota Provinsi Maluku digunakan metode analisis diskriminan. Analisis diskriminan adalah salah satu teknik analisis multivariat yang digunakan untuk mengklasifikasikan data ke dalam suatu kelompok berdasarkan variable terikat dan variabel bebas. Dengan menggunakan analisis diskriminan, terbukti bahwa faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Maluku pada tahun 2015 adalah Pertumbuhan Ekonomi.