Zamahsari Abdul Azis
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Competitive Advantage dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam: (Studi Kasus pada SMAS Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung) Zamahsari Abdul Azis; Prim Masrokan Mutohar; Agus Eko Sujianto
Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Vol. 1 No. 3 (2024): September : Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/katalis.v1i3.568

Abstract

This research aims to describe competitive advantage which focuses on competitive strength, competitive area, and competitive results in improving the quality of Islamic education at SMAS Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. This research uses a qualitative approach with a field study type. The method used in this research is descriptive with data collection techniques using in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique in this research was carried out in three stages, namely data condensation, data presentation, and verification of findings. Checking the validity of data in research uses extension and persistence of participation. The results of this research show that (1) the competitive strength of SMAS Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung refers to its advantages and differentiates it from competitors, thereby providing a competitive advantage in the market. (2) The competitive area includes certain market segments or the entire market targeted by educational institutions. (3) Then the competitive results are reflected in the institution's ability to attract prospective students, provide quality education, and meet the needs of students and parents effectively.
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL Zamahsari Abdul Azis; Achmad Patoni; Binti Maunah
JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 2 No 1 (2024): Desember
Publisher : STAI KH. Muhammad Ali Shodiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/jipski.v2i1.211

Abstract

Seiring dengan semakin majunya teknologi pada dewasa ini, seorang pemimpin dituntut harus mampu mengikuti perkembangan. Hal tersebut diperlukan dalam rangka mengantisipasi kegagalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang selanjutnya memicu masyarakat untuk menyampaikan ketidakpuasannya. Salah satu pilihan untuk menyelesaikan masalah kompleks tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan kepemimpinan transformasi. Pemimpin transformasional akan mampu mengelola secara optimal sumber daya organisasi dalam rangka mencapai tujuan yang bermakna sesuai dengan target yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan karakteristik kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional sebagai salah satu model kepemimpinan yang lahir atas ketidakpuasan/ krisis kepercayaan terhadap model kepemimpinan yang ada dengan memotivasi pengikut tentang minat-minat pribadi yang melibatkan nilai-nilai pendidikan yang relevan dalam proses pertukaran dan tidak langsung menyentuh substansi perubahan yang dikehendaki. Karakteristik kepemimpinan transformasional terdiri atas idealized influence (pengaruh ideal), inspirational motivation (motivasi inspirasi), intellectual stimulation (stimulasi intelektual), dan individualized consideration (konsiderasi/pertimbangan individu). Komponen kepemimpinan yang dimiliki atau ditampilkan oleh pemimpin akan dapat di kategorikan kepemimpinan transformasional hendaknya memiliki karisma tinggi, membuat visi yang jelas, mengelola penyampaian visi, memotivasi tim, pertimbangan individu, kreatif dan inovatif, membangun budaya belajar di dalam organisasi, pembangkit intelektual.Kepemimpinan Transformasional dalam Revolusi Industri 4.0, pada lembaga pendidikan hendaknya mengembangkan Self-directed, Multi-sources, and Life-long learning, ICT base, memotivasi, dan responsif terhadap perubahan, adaptif, memiliki growth mindset, kemampuan dalam memanajemen SDM bawahannya, mampu meningkatkan kemampuan dan mengembangkan SDM anggota timnya dengan baik menerima, mendorong, dan memotivasi tim untuk memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama.