Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manusia dan Alam (Refleksi Kritis untuk Memanusiakan Alam Berdasarkan Perspektif Filsafat Identitas F.W. J. Schelling) Valexsta, Adrianus Yoni; Satang, Antonius; Open, Bernadino Dadu; Yugar, Farelus
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38877

Abstract

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial (social creatures). Sebagai makhluk sosial ia membutuhkan yang lain untuk berada. Ia tidak hanya membutukan kodrat (yang lain) yang sama seperti dirinya, lebih dari itu ia membutuhkan alam sebagai patner dalam hidupnya. Namun, keberadaan manusia dan alam di planet ini sering kali mengobjekkan satu sama lain. Tidak bisa disangkal, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini manusia kerap kali bertindak sebagai penguasa atas ciptaan lainnya. Manusia mengeksploitasi alam (yang lain) dengan menjadikannya objek untuk meraup keuntungan pribadi. Sehingga semakin hari keutuhan dan keindahan alam semakin merosot. Oleh karena itu, artikel ini berikhtiar membangun kesadaran setiap pribadi terhadap realitas ini. Pandangan filsafat identitas Schelling menjadi pendasaran penulis untuk membuka daya kritis para pembaca dalam melihat alam secara baru. Alam dalam pandangan filsafat identitas Schelling tidak lagi dilihat sebagai objek belaka melainkan sebagai modus atau modi (cara) dari eksistensi Allah di dunia. Diharapkan pada akhirnya kesadaran akan cara pandang tersebut dihidupi dalam upaya untuk memanusiakan alam ini.
Pembangunan Mengkritisi Pembangunan Pertambangan di Flores ari Perspektif Etika Pembangunan Peter L. Berger: Potret Pembangunan Pertambangan di Flores Valexta, Adrianus Yoni; Satang, Antonius; Open, Bernadino Dadu; Yugar, Farelus
IN VERITATE LUX Vol 8 No 2 (2025): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v8i2.170

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis pembangunan pertambangan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menggunakan perspektif etika pembangunan Peter L. Berger. Aktivitas pertambangan di wilayah ini telah menimbulkan berbagai dampak negatif baik bagi masyarakat setempat maupun lingkungan. Aktivitas ini telah menyebabkan pencemaran tanah, hutan, air, dan udara, serta kerusakan pada harta milik masyarakat seperti rumah dan lahan perkebunan. Akibatnya, sektor pertanian salah satu pilar utama perekonomian lokal mengalami penurunan produktivitas. Dalam konteks ini, etika pembangunan Peter L. Berger relevan sebagai kerangka kerja kritis untuk menilai praktik pembangunan yang mengabaikan dimensi manusia. Berger dengan tegas mengkritik utopia pertumbuhan ekonomi yang dipromosikan oleh ideologi kapitalis dan sosialis dan mengusulkan konsep pembangunan yang menekankan pertimbangan biaya manusia dan upaya untuk mengurangi penderitaan sosial. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka, meneliti karya-karya ilmiah yang relevan untuk menganalisis isu pembangunan pertambangan di Pulau Flores melalui lensa etika pembangunan Peter L. Berger.