Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN KARAKTER WASAKA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN ADVERSITAS Miftahul Aula Sa’adah; Hamdan Juwaeni
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 4 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore how the application of Wasaka characters in improving adversity intelligence. Adversity intelligence refers to a student's ability to face, overcome, and thrive despite difficulties and pressures. This research uses a type of field research with a qualitative descriptive approach. The subjects in the study were the principal, teachers and students at MtsN 1 Banjar. Data was collected through in-depth interviews. After the data was collected, it was analyzed using inductive techniques that took steps: data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that MtsN 1 Banjar has implemented Wasaka character through learning tools that are integrated in subject areas. Making lesson plans includes the content of character education and the implementation of Wasaka characters in the learning process and extracurricular activities.
IMPLEMENTASI KONSELING BERBASIS NILAI DALAM MENINGKATKAN MORALITAS SISWA DI MTSN 1 BANJAR Miftahul Aula Sa’adah; Hamdan Juwaeni
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the implementation of value-based counseling in improving student morality at MtsN 1 Banjar. Through a qualitative approach with a case study method, this research involves in-depth interviews, observation, and documentation to understand how Guidance and Counseling (BK) teachers apply value-based counseling methods in shaping student character. The results show that storytelling, group discussion, self-reflection, and role-playing methods can help students understand and internalize moral values, such as honesty, discipline, and empathy. Collaboration between counseling teachers, parents, and subject teachers is also a key factor in building a consistent environment in instilling moral values to students. The positive impact is seen in the improvement of honesty, discipline, and caring for others, although there are still challenges such as time constraints and parental involvement. Overall, the implementation of value-based counseling shows an improvement in shaping students' morality, so this counseling is useful as an effort to build a generation with strong character and based on moral values.
Pengalaman Guru dalam Mengidentifikasi dan Mengatasi Kesulitan Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Alfia Hasanah; Nurhalisa, Nurhalisa; Miftahul Aula Sa’adah
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i4.824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman guru di SD Negeri Balida dalam mengidentifikasi kesulitan belajar pada siswa dengan gangguan belajar serta solusi yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. Mengingat tantangan yang dihadapi oleh siswa dengan gangguan belajar, penting untuk memahami cara-cara efektif yang dilakukan oleh guru dalam mendukung perkembangan akademik mereka. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang fokus pada pengalaman guru-guru yang mengajar siswa dengan gangguan belajar. Subjek penelitian terdiri dari guru-guru yang memiliki pengalaman dalam mengajar siswa dengan kesulitan belajar di SD Negeri Balida. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, yang bertujuan untuk memperoleh informasi terkait tantangan yang dihadapi oleh guru serta strategi yang diterapkan dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis tematik, di mana hasil wawancara dianalisis untuk menemukan tema-tema utama mengenai solusi yang diterapkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran individual, penggunaan metode visual dan praktis, serta pendampingan sosial dan emosional menjadi solusi yang paling efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan belajar. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembelajaran siswa dengan gangguan belajar.