p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikilogiya Journal
Clarisa Aprilia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GANGGUAN KOMUNIKASI PADA ABK Clarisa Aprilia
Psikologiya Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Psikologiya Journal-June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/wc2zc677

Abstract

Komunikasi adalah kebutuhan dasar manusia yang dimulai sejak bayi hingga akhir hayat. Bayi mengkomunikasikan kebutuhan melalui tangisan, gerakan tubuh, dan ekspresi wajah. Pada usia 3-4 bulan, mereka mulai mengoceh dan meniru suara yang didengar. Ketika anak mengalami keterlambatan dalam bahasa, intervensi dini penting untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Peran orang tua sangat vital dalam merawat dan memahami anak dengan gangguan komunikasi. Pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam menangani anak berpengaruh besar pada perkembangan mereka. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memahami gangguan komunikasi pada anak berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua, observasi langsung, dan rekaman video perilaku komunikasi anak. Gangguan komunikasi pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti gangguan fisik, perkembangan, dan psikis. Terdapat berbagai jenis gangguan komunikasi seperti gangguan bahasa, bicara, suara, dan irama. Diagnosis DSM-V mengidentifikasi gangguan komunikasi sosial, pragmatik, dan gangguan kemampuan berbicara pada anak. Terapi dan dukungan yang sesuai diperlukan untuk membantu anak-anak dengan gangguan komunikasi dalam mencapai potensi mereka.
Cognitive Learning Theory: Skill Acquisition and Conditional Knowledge Clarisa Aprilia
Psikologiya Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Psikologiya Journal-June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/0y4sm303

Abstract

Active learning that focuses on developing students' mental abilities has taken center stage in modern education. Cognitive strategies are key in helping students connect new information with existing knowledge, improve their retention capacity and memory. The thinking approach to learning not only encourages the development of students' cognition but also prepares them to use the brain more effectively in dealing with various situations. Cognitive learning theory emphasizes that a person's behavior is influenced by the perception and understanding of situations related to learning objectives. The focus on the process of learning, not just the outcome, is the cornerstone of this theory. Figures such as Gestalt and Kurt Lewin emphasize the overall organization of information in an individual's understanding. Meanwhile, theories from Jean Piaget and Jerome S. Bruner highlight the child's active role in learning, with an emphasis on discovering and organizing learning materials. The application of cognitive learning strategies has a significant impact on students' problem-solving abilities, strengthening conceptual understanding and developing creative skills. Through this approach, students can internalize their knowledge in everyday life, apply it in relevant contexts, and develop important adaptive skills. The research used a qualitative approach with a focus on case studies and narrative analysis, exploring the influence of cognitive learning strategies on students' ability to solve problems and internalize knowledge.
Psikoedukasi Upaya Mengurangi Kecanduan Gadget Pada Remaja Di Smpn Satu Atap Suka Maju Clarisa Aprilia
Psikologiya Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Psikologiya Journal-June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/wmx37023

Abstract

      Remaja seringkali menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget, baik untuk keperluan akademik, hiburan, atau interaksi sosial. Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan tidur, isolasi sosial, penurunan kinerja akademik, dan bahkan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Oleh kerena itu, kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk mengurangi kecanduan terhadap gadget pada remaja di SMPN Satu Atap Suka Maju, Kec. Mestong, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Psikoedukasi dilakukan dalam bentuk 4 kegiatan yaitu LEGATO (Let’s Get To Know Each Other), sosialisasi diet & detox gadget, ajo bercerita, dan fun outdoor games. Kegiatan ini mendorong remaja untuk mengembangkan kesadaran diri tentang kebiasaan penggunaan gadget yang berlebihan. Remaja dapat mengenali tanda tanda kecanduan gadget dan apa pemicunya. Remaja dapat mengurangi penggunaan gadgetnya. Remaja melakukan kegiata yang menyenangkan selain bermain gadgetnya.