Anbiya, Bakti Fatwa
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Membentuk Rasa Cinta Tanah Air Melalui Tradisi Lesung Bedhug dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Sosial Kewarganegaraan Muthi'ah, Inna 'Ainul; Anbiya, Bakti Fatwa; Nuriyah, Mey Liana Sinta; Suryahadi, Wildan; Sulistiawati, Andini
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 1, No 2 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v1i2.448

Abstract

ABSTRAKTradisi Lesung Bedhug memainkan peran sentral dalam menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap bangsa melalui kegiatan budaya yang memperkuat solidaritas sosial dan persatuan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran tradisi Lesung Bedhug dalam membentuk rasa cinta tanah air dan implikasinya terhadap kehidupan sosial dan kewarganegaraan. Metode yang digunakan melibatkan analisis literatur untuk meneliti relevansi tradisi budaya dalam pembentukan identitas nasional dan untuk memahami dampaknya terhadap kesadaran sosial dan kewarganegaraan masyarakat. Temuan utama dari artikel ini menunjukkan bahwa pentingnya menjaga dan memperkuat tradisi budaya sebagai sarana untuk membangun kesadaran kewarganegaraan yang inklusif dan memperkuat identitas nasional. Dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Lesung Bedhug, masyarakat dapat lebih terhubung dengan warisan budaya, merasa memiliki tanggung jawab, dan merasa lebih terikat dengan negara serta sesama warga negara. Hal ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial dan kewarganegaraan, serta memperkuat peran warga negara yang merupakan investasi penting bagi kemajuan dan stabilitas negara yang berkelanjutan. ABSTRACTThe Lesung Bedhug tradition plays a central role in fostering a sense of love and pride for the nation through cultural activities that strengthen social solidarity and unity. This article aims to explore the role of the Lesung Bedhug tradition in shaping the love of the homeland and its implications for social life and citizenship. The methods used involve a literature analysis to examine the relevance of cultural traditions in the formation of national identities and to understand their impact on people's social and civic consciousness. The main findings of this article point to the important of maintaining and strengthening cultural traditions as a means to build inclusive civic awareness and strengthen national identity. By understanding the values embodied in the Lesung Bedhug tradition, people can better connect with cultural heritage, feel a sense of responsibility, and feel more attached to the country and fellow citizens. This can increase people’s participation in social life and citizenship, as well as strengthenthe role of citizens who are important investment for the country’s sustainable progress and stability.  
Analisis Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Terkandung dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Rofiq, Ainur; Zaenia, Alvin; Anbiya, Bakti Fatwa; Khuzaima, Huriya Afrah; Zulfa, Aziya Alimatu; Maretta, Carina Winda
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.471

Abstract

Setiap individu memiliki kewajiban juga hak-haknya. Sangat penting untuk memahami tanggung jawab individu untuk menjaga kondisi sosial yang sejahtera, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Studi ini mengkaji hak dan kewajiban warga negara berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Fokus utama dari kajian ini untuk mengetahui secara menyeluruh bagaimana konstitusi menjamin dan menerapkan hak-hak dan kewajiban dasar warga negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan, pemeriksaan dokumen hukum, dan penelitian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak-hak asasi manusia seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kebebasan dikemukakan dilindungi UUD NRI 1945. Studi ini juga mengidentifikasi berbagai kewajiban warga negara, seperti membayar pajak, menghormati hak orang lain, dan mempertahankan negara. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya memahami dan menerapkan hak dan kewajiban setiap warga negara untuk mewujudkan kebangsaan serta kedaulatan yang adil dan harmonis. Hasil ini mendukung pemerintahan demokratis dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.Kata kunci : Hak dan Kewajiban; Konstitusi; UUD NRI 1945; Kesadaran Hukum
Analisis Tayangan Mata Najwa Episode 'Prabowo Subianto Bicara' dan Implikasinya Terhadap Minat Bela Negara Netizen Anbiya, Bakti Fatwa; Amaliya, Izana; Awaliah, Najwa; Zahry, Robby
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.467

Abstract

Tayangan "Prabowo Subianto Bicara" di Mata Najwa menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang bela negara di Indonesia. Episode ini menampilkan wawancara dengan Prabowo Subianto, seorang tokoh politik yang gigih dalam upayanya menjadi presiden meskipun menghadapi kritik dan tantangan. Prabowo menekankan pentingnya kualitas militer, pengabdian total seorang prajurit, dan perlunya mempertahankan wilayah darat dan laut untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tayangan ini memengaruhi minat bela negara netizen dengan respon yang beragam. Netizen pendukung menunjukkan apresiasi terhadap dedikasi Prabowo pada Indonesia dan nilai-nilai patriotisme. Di sisi lain, netizen yang kritis mempertanyakan kredibilitasnya terkait bela negara.  Dalam konteks ini, konsep bela negara di Indonesia perlu diperkuat melalui pendidikan kewarganegaraan yang lebih komprehensif, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan generasi muda. Tayangan seperti "Mata Najwa" berperan penting dalam membangkitkan minat bela negara dan mempromosikan dialog serta pemahaman bersama tentang isu-isu nasional yang krusial.
Blended Learning: Konsep. Manfaat, dan Tantangannya, Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran PAI Astriani, Nurul; Anbiya, Bakti Fatwa
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi pendidikan berbasis blended learning ditinjau dari konsep, kelebihan dan tantangan serta dampaknya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pendekatan studi pustaka melibatkan analisis literatur dari berbagai sumber seperti buku, artikel, jurnal, dan dokumen yang relevan dengan topik penelitian, untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknologi terus mengalami kemajuan pada masa ini, pendidikan juga terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Metode blended learning banyak memiliki keuntungan dan kelebihan tetapi dalam implementasinya juga mempunyai tantangan tersendiri. Namun berbagai tantangan tersebut dapat diatasi dengan persiapan yang matang, mulai dari mempersiapkan alat hingga melatih guru, siswa, bahkan orangtua siswa. Blended learning dapat efektif dan efisien apabila seluruh persiapan yang cukup dan tepat. Pendidik dan peserta didik didorong untuk memperluas penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran.
Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar Anbiya, Bakti Fatwa
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.17607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak - pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.
Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar Anbiya, Bakti Fatwa
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.17607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak - pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.