Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital literacy dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII SMKN 14 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK serta adanya kesenjangan antara kompetensi siswa dan kebutuhan dunia kerja. Hasil pra-riset juga menunjukkan bahwa sebagian siswa masih memiliki keraguan dalam kesiapan kerja, terutama pada aspek penguasaan teknologi digital dan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 322 siswa dengan sampel 180 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportionate random sampling berdasarkan rumus Taro Yamane. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (t = 5,21; sig. 0,000), demikian pula self-efficacy (t = 6,34; sig. 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 72,18 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,56, yang berarti 56% kesiapan kerja dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, digital literacy dan self-efficacy berperan penting dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat pembelajaran berbasis digital dan pengembangan kepercayaan diri siswa melalui pembelajaran berbasis proyek dan praktik kerja lapangan.