Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi, khususnya dalam proses asesmen pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menyusun perangkat evaluasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di SMK PGRI 2 Palembang melalui workshop yang melibatkan 25 guru dari berbagai jurusan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan platform AI (ChatGPT, Quizizz AI, dan Google Form AI Grading), serta praktik langsung penyusunan soal, rubrik penilaian, dan integrasi asesmen ke dalam sistem pembelajaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, wawasan, kemampuan, dan keterampilan peserta, serta survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kompetensi. Aspek pengetahuan meningkat dari skor rata-rata 2,8 menjadi 4,6 (64,3%), wawasan dari 2,9 menjadi 4,5 (55,2%), kemampuan dari 2,7 menjadi 4,4 (62,9%), dan keterampilan mengalami peningkatan tertinggi dari 2,5 menjadi 4,7 (88,0%). Secara keseluruhan, rata-rata skor peserta meningkat dari 2,7 pada pre-test menjadi 4,6 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 67,3%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan AI dalam evaluasi pembelajaran efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas asesmen berbasis teknologi. Ke depan, kegiatan direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan berkelanjutan agar implementasi AI di sekolah dapat berjalan optimal dan konsisten