Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Financial management to improve competitiveness in Indonesian fintech peer-to-peer lending companies Dachlan, Rudy Syafariansyah; Wahyuti, Sri; Yulidar Abbas, Muhammad Astri; Rohmah, Siti
Jurnal Mantik Vol. 9 No. 2 (2025): August: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v8i6.6459

Abstract

The rapid growth of Indonesia’s fintech industry, especially in peer-to-peer (P2P) lending, presents both opportunities and financial risks. This study aims to examine and compare the financial management strategies of two major Indonesian fintech companies—Easycash and Findaya—by analyzing their profitability, liquidity, solvency, and operational efficiency. Using a descriptive comparative design and secondary data from audited financial reports covering the period from 2019 to 2023, the study calculates key financial ratios, including ROA, ROE, Current Ratio, DER, and Efficiency Ratio. Results show that Easycash adopted a high-leverage growth model, experiencing a significant decline in profitability (ROA: 58.7% to 2.6%) and an increase in financial risk (DER reached 2.20). In contrast, Findaya followed a conservative financial strategy, improving performance with increased ROA (-53.8% to 16.0%), higher liquidity (CR: 4.15), and lower debt (DER: 0.32). These contrasting approaches provide insight into risk tolerance, strategy execution, and resilience. The study contributes by offering firm-level evidence on how financial management impacts competitiveness in Indonesia’s fintech sector and serves as a model for evaluating financial strategies in similar emerging markets.
Struktur Kepemilikan Dan Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Barang Konsumsi Di Indonesia Dachlan, Rudy Syafariansyah; Wahyuti, Sri; Aini, Nur Fadilah
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v5i2.9902

Abstract

Struktur kepemilikan merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja keuangan perusahaan, terutama di industri barang konsumsi cepat saji Indonesia yang kompetitif antara perusahaan keluarga dan perusahaan multinasional. Penelitian ini meneliti pengaruh kepemilikan terhadap profitabilitas, struktur modal, dan nilai perusahaan dengan membandingkan PT Mayora Indah Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2020–2024. Desain penelitian yang digunakan bersifat komparatif kuantitatif dengan data sekunder dari Bursa Efek Indonesia, berupa laporan keuangan yang telah diaudit dan laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan terhadap ROE, DER, dan PBV menggunakan uji normalitas serta uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unilever memiliki profitabilitas dan valuasi pasar yang lebih tinggi, sedangkan Mayora memiliki tingkat leverage yang lebih rendah dan stabil. Temuan ini memperluas teori trade-off dengan menunjukkan bahwa perusahaan keluarga cenderung menerapkan under-leverage untuk menjaga stabilitas, sementara perusahaan multinasional lebih agresif dalam pembiayaan utang demi mendorong pertumbuhan. Pendekatan longitudinal mengungkap bahwa pola ini tetap konsisten setelah pandemi, memberikan implikasi penting bagi investor, manajer, dan pembuat kebijakan. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan peran investor institusional sebagai mekanisme pengawasan manajerial. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena periode observasi yang relatif singkat dan cakupan industri yang sempit. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas data dan sektor yang diteliti agar hasilnya lebih representatif.